Ingin Membeli Rak Sepatu? Pertimbangkan Beberapa Hal Ini Dulu

Ingin Membeli Rak Sepatu? Pertimbangkan Beberapa Hal Ini Dulu

“Dibuang sayang.. Tak dibuang nyampah”

Itulah yang kupikirkan saat melihat setumpuk sepatu didepan, belakang rumah hingga dikamarku. Entah sejak kapan saja aku membeli para sepatu itu. Faktanya sekarang para sepatu mulai mengumpul dan memenuhi ruangan dengan penampakan yang tidak menyenangkan.

Ya, aku memang hoby mengoleksi sepatu. Aku tidak sadar telah melakukan hoby ini bertahun-tahun lamanya hingga banyak sekali kotak sepatu menumpuk di rumahku. Percayalah, semuanya masih cukup untuk kakiku. Memang usiaku bertambah, tapi tidak untuk nomor sepatuku.

Setiap sepatu yang aku beli memiliki kenangan. Dari sepatu yang kubeli di pasar malam, mall, toko sepatu hingga secara online. Semuanya memiliki kenangan. Karena itulah aku tidak memiliki keinginan untuk memberikan sepatu-sepatu itu. Ya, setiap langkah jenis sepatu berbeda yang kupakai menyimpan sejuta kisah.

Mungkin aku tak pernah bercerita bahwa aku memiliki hoby traveling yang terpendam. Aku ingin menjelajah dunia,  dan sepatu adalah saksi bisu dari setiap langkahku. Memang, hoby traveling itu sampai kini memang hanya dapat kupendam. Apalah daya, aku hanya ibu rumah tangga yang tak punya banyak waktu luang untuk traveling bahkan dengan keluarga sekalipun.

Tapi impian tak boleh dikubur begitu saja bukan? Siapa tahu aku dapat berkeliling dunia beberapa tahun lagi? Atau beberapa bulan lagi?

“Hei sepatu.. Sabarlah menunggu kakiku melangkah lagi” ucapku pada para sepatu sambil mengemasnya kembali kedalam kotaknya.

Tak terasa kotak-kotak sepatu kini menjadi tumpukan gunung dibagian belakang rumahku saat kukumpulkan. Parahnya, kotak sepatu ternyata tidak membantu membuat para sepatu itu menjadi awet. Entah sejak kapan rumahku mulai dikunjungi tikus. Ya, beberapa sepatuku kini telah berlubang dan terkikis. 

“Aku butuh sesuatu untuk membuatnya rapi dan awet” pikirku.

Ya, aku butuh rak sepatu yang tertutup dan bagus dengan harga yang terjangkau. 

Memilih rak sepatu bukan hal yang mudah. Terlebih untuk para kolektor sepatu yang suka berganti-ganti sepatu saat berjalan. Ingin membeli rak sepatu? Yuk, pertimbangkan dulu!

source: cerpen.com

Beberapa pertimbangan yang kulakukan sebelum membeli rak sepatu diantaranya adalah:

1. Memastikan jumlah sepatu yang dimiliki dan ‘akan dimiliki’ lagi. Hal ini berguna untuk menentukan besar rak sepatu yang ingin dibeli. Aku sendiri lebih memilih rak sepatu tingkat tiga untuk menyesuaikan dengan jumlah sepatu yang kumiliki. 

2. Menentukan tempat ideal untuk meletakkan rak sepatu. Apakah rak sepatu akan diletakkan di luar kamar atau di dalam kamar ataupun diluar rumah. Memilih tempat ini berguna untuk mempertimbangkan jenis rak yang akan dipilih, apakah menggunakan rak terbuka atau tertutup. 

3. Jangan lupa memilih rak sepatu yang memiliki sedikit ruang udara atau ventilasi. Hal ini agar suhu di dalam rak tidak terlalu lembab maupun panas. 

Aku memiliki sepatu yang kuletakkan didepan rumah, belakang rumah hingga kamar. Masing-masing butuh tempat berbeda sesuai dengan cara kita mengorganisirnya. 

Untuk sepatu yang sering kupakai, aku meletakkannya didepan rumah dengan rak sepatu tipe terbuka. Rak sepatu jenis ini sangat sesuai untuk anda yang ingin praktis bepergian. Biasanya sepatu yang aku taruh di rak sepatu ini adalah sepatu dengan harga medium dan nyaman digunakan sehari-hari. 

source: super.mataharimall.com

Untuk sepatu yang hanya kupakai dimoment spesial dan hanya kujadikan koleksi maka aku memilih menyimpannya di rak sepatu model tertutup seperti pada gambar dibawah ini

source: super.mataharimall.com

Kelebihan rak sepatu jenis diatas adalah agar kita dapat menyimpan dengan rapi supaya dapat terhindar dari debu dan tikus. Selain itu, rak ini juga multifungsi. Selain dapat menjadi rak sepatu, ini juga bisa dipergunakan menjadi rak baju, tas atau barang lain. Penutupnya menggunakan resleting, jadi lebih rapat. Rak sepatu ini juga mudah dibongkar pasang.

Bagaimana dengan bahan yang digunakan sebagai pertimbangan? 

Ada 3 jenis bahan rak sepatu yang ada, diantaranya adalah:

1. Bahan Besi

Bahan besi merupakan bahan yang cukup kuat. Selain itu, rak dengan bahan besi juga anti rayap.

Namun, kelemahan dari bahan besi adalah bisa berkarat. Selain itu ada beberapa bahan besi yang cukup berat sehingga sulit dipindahkan. 

2. Bahan Kayu

Rak sepatu dari bahan kayu memiliki nilai estetika yang tinggi. Rak sepatu dari kayu memiliki keindahan ukiran alami sehingga memunculkan kesan elegan bahkan mewah pada rak sepatu. Rak sepatu dari kayu berkualitas seperti kayu jati dapat mengalahkan rak kayu besi. Sehingga rak kayu berkualitas lebih awet. 

Namun, jika salah memilih bahan kayu yang digunakan maka rak sepatu akan mudah patah dan dimakan rayap. Selain itu, ketika disimpan di luar rumah atau di tempat yang lembab, bahan kayu akan mudah berjamur atau keropos.

3. Bahan Plastik

Bahan plastik sejauh ini merupakan favoritku. Plastik cenderung awet, memiliki banyak variasi dan harga yang terjangkau. 

Keunggulan lain dari rak sepatu plastik adalah sangat fleksibel. Rak sepatu plastik dapat dipindahkan dengan mudah karena beratnya sangat ringan jika dibandingkan dengan rak sepatu yang terbuat dari bahan kayu maupun besi.

Beberapa rak sepatu plastik juga dapat dibongkar pasang untuk memudahkan kita jika hendak memindahkannya. 

Nah, sudah diputuskan ingin membeli rak sepatu bagaimana? 

Apapun pilihannya, yang penting jangan biarkan sepatu kita rusak dengan pemakaian yang terbilang sangat jarang. Buat aku, itu sayang banget. Menjaga lebih baik daripada terbuang percuma bukan?

Karena kita tidak tau, sepatu mana yang akan menemani kita saat melakukan perjalanan. Rawatlah saksi bisu itu, karena ia adalah bagian dari kenangan. 😊

Komentari dong sista

3 thoughts on “Ingin Membeli Rak Sepatu? Pertimbangkan Beberapa Hal Ini Dulu

  1. Aku punya yg bahan besi yang sisi-sisi bergambar gitu dan unyu. Alhamdulillah cukup awet sampe sekarang tp sayangnya ga muat lagi nyimpan sepatu aku sendiri, kebanyakan punya sepatu dan letakinnya dalam kamar 😀 kehabisan ruang Wkwkwkwk padahal mah maunya diluar kamar.

Komentari dong sista

IBX598B146B8E64A