Browsed by
Month: July 2019

Lidah Bayiku Putih, Ternyata itu Jamur

Lidah Bayiku Putih, Ternyata itu Jamur

“Anaknya kok nangis terus tiap nyusu, jangan-jangan susunya gak enak..”

“Iya, mamaknya gak makan sayur kali..”

… Well, tapi ASIku keluar deras kok. PD aku kencang kok. Dan, haruskah aku memberitahu kepada seluruh dunia kalau aku setiap hari makan sayur?

Yah, cerita ini adalah cerita 3 bulan yang lalu. Seharusnya sih, aku menulis cerita ini dulu sebelum menulis cerita tentang sulitnya memompa ASI. Tapi, biasalah ya karena kesibukan emak-emak tanpa ART dan punya newborn pada umumnya akhirnya cerita ini baru saja sempat kutulis. Aku berpikir, mungkin saja kan cerita ini berguna bagi kalian yang punya pengalaman sama sepertiku.

Anakku Tidak Mau Menyusu, Ternyata Lidahnya Bermasalah

Bukan. Bukan Tongue Tie.

Aku beberapa kali browsing untuk menanyakan masalah bayiku yang tidak mau menyusu. Awalnya, aku mencurigai Humaira ini Tongue Tie.

Ternyata tidak, bayi penderita tongue tie biasanya mengalami kesulitan menyusu dari awal kelahirannya. Ia lebih sering menggigit puting karena ia kesulitan menghisap dengan lidahnya. Tapi Humaira tidak begitu. Dia bisa menyusu dengan baik hingga satu bulan lebih. Dan masalah tidak mau menyusu ini baru-baru saja terjadi. Yah, pasti ada yang salah dengan mulutnya.

“Babuam kada lah ilatnya win?” (artinya: bebuam mungkin lidahnya win) tanya Mamaku yang hari itu datang kerumahku.

“Apa itu ‘babuam’ ma?”

“Lidahnya Putih..”

“Kalau putih kenapa ma?”

“Sakit itu. Lidahnya sakit kalau putih itu”

Aku lalu menengok lidah Humaira. Benar saja.. Lihatlah lidahnya..

Lidah Bayiku Putih, Kupikir Gara-Gara Makanan Panas

“Makanya kalo orang zaman dulu itu gak mau makan makanan panas kalau lagi menyusui. Nanti lidah anaknya sakit, putih-putih gara-gara ASI emaknya kepanasan..”

Aku pun hanya bisa ber ‘ooo’ biasa mendengar pernyataan para tetua. Dan yah.. Seperti biasa sebenarnya aku tidak terlalu percaya hal seperti itu. Untuk lebih jelasnya aku lebih memutuskan bertanya pada ahlinya. Dan aku memutuskan bertanya pada kakakku yang kebetulan seorang dokter.

“Itu infeksi jamur..” katanya.

“Jamur?” tanyaku mengulangi.

Yah, pertanyaan yang membingungkan. Karena aku begitu bingung bagaimana bisa jamur tumbuh di lidah bayi. Apakah lidah bayiku terlalu lembab begitu? Haha..

Dan aku pun kembali bertanya, “Apa jamurnya tumbuh karena aku makan makanan panas ya?”

Dan kakakku berkata, “Tidak ada hubungannya. Infeksi jamur ini gara-gara ASI yang mengendap dilidahnya. Karena itu sebaiknya lidah bayi sering dibersihkan dengan kasa steril..”

Dan akupun ber ‘ooo’ ria sambil browsing di internet

Lidah Bayi Putih, Infeksi Jamur, dan Penyebab dan Cara Mengatasinya

Jadi, Jamur penyebab infeksi ini namanya Candidaalbicans. Bukan hanya bayi, orang yang sehat saja bisa loh punya jamur ini di dalam mulutnya, tapi biasanya sih tidak menyebabkan masalah. Nah, yang jadi masalah adalah ketika pertumbuhan jamur yang terlalu cepat pada akhirnya dapat menginfeksi selaput mulut.

Ternyata, Infeksi jamur ini paling umum menyerang bayi berusia kurang dari 6 bulan. Konon, bayi lebih berisiko terinfeksi jamur karena sistem imun mereka belum berkembang sempurna dan kemampuannya dalam melawan infeksi masih rendah. Apalagi nih para bayi yang terlahir prematur atau sebelum usia kehamilan 37 minggu. Rentan bangwt kena infeksi jamur ini.

Well, Humaira terkena infeksi jamur dilidah ini pada usia 2 bulan. Jika aku urutkan, penyebabnya antara lain karena:

1. Humaira masih sangat rentan terkena infeksi jamur pada usia dibawah 6 bulan. Ya kan, penjelasan diatas menyebutkab bahwa sistem imun bayi umur segini lemah.

2. Aku jarang sekali membersihkan sisa endapan susu dilidahnya memakai kasa steril. Karena ngapain juga dibersihkan kan? Nidurinnya aja susah banget. Masa pas bobo mulutnya mau dibuka dan dibersihkan. Haha.. *mencari pembenaran.

3. Aku mengonsumsi antibiotik saat menyembuhkan luka operasi cesar. Ibu yang mengonsumsi antibioktik saat menyusui maka sistem imun anaknya sedikit rendah

Kata dokter sih yaa.. Katanya loh.. Lidah bayi putih ini gak ada hubungannya sama emaknya suka makan makanan panas. Memang sih makanan bagusnya dikonsumsi ketika dingin ya. Karena kita sebenarnya gak diperbolehkan meniup makanan panas. Tapi, faktanya namanya emak-emak rempong kadang suka cepat lapar dan dimakanlah makanan yang baru masak tadi. Pembenarannya, yaa kapan lagi.. Mumpung bayi tidur kan? *suka pembenaran anaknya.. 😂

Lantas bagaimana cara mengatasi lidah bayi yang berjamur ini?

Pertama, rajin-rajin bersihkan lidah bayi memakai kasa steril. Its work loh. Tapi, peernya adalah itu susah banget loh maaak.

Ngebuka mulut bayi itu susahnya minta ampun. Apalagi meraih pangkal lidahnya. Belum lagii rentan bikin bayi muntah. Sumpah susah banget.

Lalu, apa solusi terbaik?

Ya kedokter mak.

Nah, aku dikasih obat Kandistatin oleh dokter.

Jangan asal beli ya. Harus dengan resep dokter. Okay.

Jadi, obat ini dioleskan dilidah bayi yang berjamur 3 kali sehari sebanyak 1 cc.

Sukses gak setiap kali mengobatinnya?

Namanya yang diobatin adalah bayi.. Maka ngobatinnya tidak semudah itu fergusoo…

Hampir setiap kali Humaira diobati, dia selalu muntah. Drama banget kan?

Akhirnya obatinnya sering diulang. Sambil berdoa mudahan enggak muntah lagi. Bayangin aja, saat sakit begini si Humaira itu susah sekali menyusu. Ditambah saat diobati dia muntah. Huft.. Makanya berat badannya sedikit sekali naiknya. Sedih banget lah. Hiks.

Tapi, biarpun mengobatinya penuh suka duka.. Alhamdulillah, dalam waktu 4-5 hari pengobatan jamurnya mulai hilang 85%. Humaira pun mulai menyusu dengan nyaman lagi.

Memang, ada yang berbeda dari proses menyusu humaira sejak ia terkena infeksi jamur di lidahnya. Biasanya, Humaira selalu ingin menyusu setiap melihatku. Sejak lidahnya berjamur itu.. Ia kehilangan keinginan untuk menyusu lagi. Ia hanya menangis tanpa memperdulikan payudaraku.

Yah.. Humaira kehilangan proses nomor 1 dan 2…😭

Akhirnya, aku harus selalu rajin mengASIhi. Walau Humaira sering menolak tapi jika Humaira ingin tidur atau sedang tidur ia pasti mau membuka mulutnya untuk menyusu. Yah, setidaknya.. Humaira masih bisa menyusu minimal 8x sehari. Setiap perjalanan mengASIhi itu memang berbeda-beda ya..

Tapi tetap semangat! Karena pasti selalu ada jalan!

Yuk Coba Kuliner di Layar Seafood Jakarta.. Lezat, Mengenyangkan, dan Ramah Dikantong!

Yuk Coba Kuliner di Layar Seafood Jakarta.. Lezat, Mengenyangkan, dan Ramah Dikantong!

Hari gini siapa sih yang gak suka sama Seafood? Kalau enggak suka paling-paling nih ada riwayat alergi atau enggak ngerti kalau seafood itu makanan laut. Malah mengira itu ‘siput’ seperti anakku Farisha dulu, hmm.. Ada yang sama? Haha

Iya, Kenyataannya.. makanan laut atau seafood memiliki banyak peminat dan pasti selalu dicari oleh orang-orang yang sedang mencari rekomendasi makanan lezat. Makanan laut atau seafood memang sudah terkenal akan kelezatannya, akan tetapi memiliki harga yang relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan daging ayam. Ini nih yanh bikin aku dan keluarga termasuk jarang sekali makan seafood.

Akan tetapi, tanggapan tersebut kini sudah terpatahkan dengan hadirnya Layar Seafood Jakarta yang menawarkan aneka seafood lezat dengan harga yang terjangkau!

Layar Seafood Jakarta, Seafood Lezat Hadir di Ibu Kota

Source image: tripadvisor.com

Menu seafood sudah banyak digemari oleh orang banyak dikarenakan kelezatan dan cita rasa yang berbeda dengan makanan-makanan lainnya. Sensasi yang aku sukai dalam makanan seafood adalah cita rasa manis gurihnya hasil olahan hewan laut yang terasa sangat segar, terutama ketika ditangkap dan diolah ketika masih hidup. Olahan ikan sungai saja kadang kalah dengan manisnya rasa makanan seafood yang diolah dari hewan laut yang masih segar. Aku masih ingat sekali sensasi memakan ikan laut bakar tenggiri beberapa waktu lalu di dekat pantai. Rasanya, ingin sekali mengajak keluarga makan seafood yang benar-benar segar lagi..

Masalahnya, aku dan keluarga tinggal di kota. Belakangan aku baru tau kalau di Ibu Kota Jakarta terdapat tempat makan yang menjual berbagai macam menu seafood yang diolah dari bahan hewan laut yang segar. Kini, menu seafood yang lezat tersebut bisa kita jumpai di pusat kota. Layar Seafood Jakarta merupakan suatu restoran yang terdapat di pusat kota Jakarta yang menghidangkan aneka olahan seafood lezat dengan harga yang terjangkau. Ya, terjangkau dengan mudah dan tanpa merogoh kocek yang tebal. Oya, Ulasan lengkap mengenai Layar Seafood Jakarta bisa Anda lihat di Traveloka Eats.

Kenapa Harus Mengunjungi Layar Seafood Jakarta?

Pernah gak sih ke Layar Seafood yang berada di Surabaya? Kalau sudah pernah tentu sudah mengetahui bagaimana lezatnya menu-menu yang dihidangkan oleh restoran ini. Nah, untuk menikmati lezatnya olahan seafood khas restoran ini, kalian yang tinggal di Jakarta tidak perlu lagi untuk datang jauh-jauh ke Surabaya karena kini Layar Seafood sudah hadir di Jakarta!

Layar Seafood Jakarta memiliki desain tempat yang sangat luas dan nyaman agar membuat para pengunjung merasa betah berlama-lama untuk menikmati beragam hidangan yang ada disini. Ada banyak menu yang bisa kita nikmati di Layar Seafood Jakarta. Semuanya menggunakan bahan baku yang segar. Hal itulah yang menyebabkan olahan seafood disini menjadi terasa lebih alami.

Source: eatandtreats.blogspot.com

Oya, kita bisa memesan menu yang beragam, mulai dari ikan, kepiting, udang, lobster, cumi-cumi, kerang, dan masih banyak lagi. Selain itu juga terdapat berbagai makanan pencuci mulut dan minuman segar yang akan menyegarkan dahaga. Berapa biayanya? cukup mengeluarkan kocek sekitar Rp. 250.000 saja, kita bisa menikmati berbagai pilihan menu untuk 2 orang. Nah, tapi dikarenakan tempat yang selalu ramai maka ada baiknya sebelum ingin melakukan acara makan-makan bersama dengan keluarga, kerabat, ataupun teman kantor kita melakukan reservasi terlebih dahulu agar tetap bisa mendapat meja dan menikmati kelezatan berbagai hidangan seafood yang dihidangkan di Layar Seafood Jakarta.

Lokasi Layar Seafood Jakarta

Nah, Jika sudah tidak sabar lagi dan ingin segera merasakan ‘gimana sih’ nikmatnya olahan seafood yang ada di Layar Seafood Jakarta, kita bisa mengunjungi restoran ini yang berada di Jalan Pesanggrahan Raya Nomor 80, Jakarta Barat. Kita tidak akan merasa kesulitan menemukan tempat ini. Why? karena mudah untuk diakses baik itu dengan menggunakan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum. Jika Anda merupakan pengunjung yang berasal dari luar kota Jakarta pun tidak akan merasa kesulitan jika ingin berkunjung ke restoran ini. Anda bisa menggunakan penunjuk jalan yang menggunakan koneksi internet dengan hanya mencari “Layar Seafood Jakarta”, maka rute untuk menuju lokasi restoran ini akan langsung muncul dan membantu Anda sampai hingga tujuan.

Wow, gimana? Yuk, kuliner ke Layar Seafood Jakarta!

IBX598B146B8E64A