Browsed by
Category: Lipstick

Review Emina Matte Lipstik 05 (Feathers) – Rekomendasi Lipstik Buat Emak Sok Imut yang Ingin Tetap Keliatan Muda

Review Emina Matte Lipstik 05 (Feathers) – Rekomendasi Lipstik Buat Emak Sok Imut yang Ingin Tetap Keliatan Muda

Judul kamu ya mak.. Selalu mengganggu pemandangan.. Hahahaha.. 😂

Biarlah, ini blog saya. Blog emak yang ngakunya masih muda. Jangan heran kalau tiap mampir ke blog ini kadang banyak tulisan konyol, kadang mewek serius, kadang sok-sokan nulis kritis. Emak memang doyan membagi-bagi kepribadian dalam tulisan supaya kayak aktor serbaguna. *lah..

Emak bukan beauty blogger, tapi lumayan demen sama yang namanya lipstik dan dunia make up jadi jangan ditanya kenapa mom blogger satu ini kadang nulis parenting sok kalem, kadang foto narsis monyong-monyongin bibir. Karena eh karena, itu adalah solusi ampuh buat hidup emak yang mood booster.

Baca juga: Review Lipcream Pixy 01 & 03

Baca juga: Review Lipcream Wardah No. 14, 17, dan 18

Baca juga: Review Poppy Dharsono Lipcream

Hari ini lagi pengen eksis. Ya, padahal bulan Ramadhan ya. Kok malah eksis? 😂

Ya.. hari ini saya ingin berbagi review produk nih dari emina. Siapa sih yang ga tau emina? Brand yang sekarang suka ngeluarin koleksi dengan pemandangan yang girly banget. Konon sih pasar emina memang anak-anak abegeh. Tapi masa emak yang satu ini ga boleh beli? Kan masih imut.. 😛

Masalah terbesar umat per(t)empu(r)an adalah dia enggak bisa ngebedain mana yang wajib dan mana yang sunah buat muka. Seharusnya sih kemarin saya beli sunscreen karena udah diwarning sama teman beauty blogger kalau wajib pakai sunscreen. Eh, Pas sampai di toko kosmetik bukannya beli sunscreen malah beli lipstik, padahal lipstik di rumah masih banyak. Dasar per(t)empu(r)an yang enggak bisa mikir pakai logika.

Iya, pas sampai rumah si Farisha nanya, “Ma? Beli lipstik lagi? Kan lipstik mama masih banyak? Jangan-jangan ini buat pica ya?”

😂

Biarlah, saya aslinya enggak nyesal emang beli lipstik ini. Ya, sebenarnya faktor yang bikin saya beli lipstik ini sih karena udah kalut mikirin bibir saya yang mulai menghitam karena keseringan pakai lip cream. Jadilah sesekali saya terkena racun beli lipstik matte batangan begini lagi. Ternyata ketika udah 3 hari pakai ini.. Beneran.. Deh.. Jatuh Cintah.. 😍

1. Packaging

Packaging emina memang juara. Sekilas mirip wardah sih tapi si emina ini lebih unyu. Kotaknya berwarna sama dengan warna lipstik didalamnya dan bertulisan SOUL gede yang memakan ruang dua sisi terus bikin dia look different, disisi lainnya tertulis ingredient, exp date and bla bla..

Cangkang lipstiknya oke, bulat dengan penampakan yang beda dibanding lipstik wardah batangan sata. Jadi ga mungkin ketuker lah ya walau sama-sama abu-abu. Dia punya ciri khas dengan tulisan SOUL di cangkang grey-Nya.

2. Tekstur

Sesuai namanya lipstik emina ini jenis matte tapi bukan dead matte. Maksudnya dia itu tidak seret dipakai dan masih creamy tanpa efek glossy.

Menurut saya tekstur emina ini ringan sekali, hampir mirip dengan matte version punya wardah.

3. Coverage

Saya kurang suka dengan coveragenya. Harus 2-3 kali apply. Mungkin karena ini pasarnya buat remaja kalee ya.. Jadi mereka disuruh pake lipstik itu yang tipis-tipis aja.. Soalnya bibirnya masih bagus. Lah, kalau emak-emak yang warna bibirnya udah hancur gini gak bisa dong coverage tipis.. 😂

Yah, kalau emak-emak bilang ‘gak ngirit’ lah coverage-nya. Tapi ngapain juga diirit? Toh nanti keracunan beli lipstik lagi bukan bahkan sebelum habis.. 😂

Jadi.. Habiskan sajaaaa…

4. Penampakan

Ini kan yang kalian tunggu-tunggu?

Bahkan mungkin ada yang enggak baca curcolan emak diatas dan langsung scroll kebawah cuma buat mantengin hasilnya… Hayoo.. Ngaku.. Kalian emang kepo banget liat muka saya.. 😂

Untung saya bukan guru ya, kalau saya guru udah saya kasih esaii kalian dengan pertanyaan konyol seperti..

“Apa latar belakang emak sheza beli lipstik padahal udah punya banyak?”

Noh, cari jawaban di atas.. *asli jengkelin banget mak blogger satu ini.. 😂

Baiklah, ini dia penampakan saya before-half-after pakai lipstik ini.

Dibagian atas saya enggak pakai lipstik ya. Udah, ga usah kritik bibir item.. Dosa.. Haha..

Dibagian tengah yang saya kasih lipstik cuma bibir bawah. Udah rada cantik… Yeeekan? 😂

Dibagian akhir udah dioles semua. 2x oles atau 3x ya? Saya lupa.. 😅

Yah, begitulah hasilnya.. Warnanya cantik dan kelihatan nude dan remaja banget. Cocok lah buat kalian para emak yang menolak tua. Haha.

Emak2 anak satu yang selalu ingin tampil muda😂
Katanya kalau review itu harus maksimal, ada versi oon dan monyong. Yang monyong jangan ya.. Saya sudah tobat😂

Oya, di foto kali ini aku udah dandan ya. Bukan bare face (makanya ‘rada agak’ mendingan). Versi bareface aku banyak kok. Baca aja label kecantikan dan tutorial make up aku. 😉
5. Daya Tahan

Buat kalian yang bulan ramadhan ini suka bete hapus-hapus lipcream buat wudhu mungkin lipstik emina ini cocok loh. Karena dia enggak waterproof dan luntur kena air. Selama ramadhan ini, saya memakai lipstik emina ini untuk sehari-hari dan teraweh supaya terlihat natural dan wudhu friendly.

Kalau enggak kena air daya tahannya bagaimana?

Kalau kalian puasa, lipstik ini recomended banget karena kelihatan banget warnanya agak pucat jadi kalau orang liat bisa mikir gini.. “Oh, si anu kalem banget hari ini. Bibirnya pucat kayak gak pakai lipstik..”

*padahal aslinya nutupin bibir yang item.. 😂

Kabar baiknya adalah lipstik ini awet kalau gak kena air. Ya, kalau kita puasa itu mungkin tahan lah ya 3-4 jam. Kalau udah mulai luntur juga gampang pakainya.

Kesimpulannya…

(+) Hal yang aku suka dari lipstik ini:

-Tekstur ringan, creamy namun tidak glossy

-Travel Friendly

-Warna Cantik dan Natural

-Harga terjangkau (55.000 diskon menjadi 49.000)

(-) Hal yang tidak aku suka dari lipstik ini:

-Coverage kurang oke

-Mengandung Propylparaben – not bumil busui friendly

Beli Lagi?

-Kalau kalian mau beliin atau ada endorse dan give away bilang-bilang ya.. Mak mau ngirit dulu.. 😂

Yup, itu dia review lipstik ala ala dari saya. Punya lipstik emina juga? Curcol yuk.. 😉

Review Poppy Dharsono Lipcream No. 01, 05, 07, 08 & 09

Review Poppy Dharsono Lipcream No. 01, 05, 07, 08 & 09

Halo.. Content Writer Shezahome ternyata udah pindah genre yaa.. 😝

Lipstik lagi.. Lipstik lagi.. Hahahaha..  😂

Ah biarlah.. Begini-begini saya tetap emak-emak blogger kok, bukan beauty blogger. Tapi berhubung postingan lipstik wardah sebelumnya ramai sekali hingga mencapai ribuan dan mendominasi page view di blog shezahome ya sekalian saja..

“Pecahkan saja kacanya biar ramai” 😂

***

Jadi sekarang udah jadi beauty blogger? 

Bukan, saya tidak mau berbangga diri menyebut diri sebagai beauty blogger. Karena saya sebenarnya malas sekali menulis perintilan make up apalagi masalah packaging dan bla bla. Bukan jiwa saya rasanya kalau pekerjaan selingannya adalah memoto perintilan make up dan skincare. Terlebih lagi, saya udah emak-emak yang pastinya akan dipandang negatif kalau terlalu sering selfie. Haha..

Tapi jujur saja, dari dulu mengoleksi lipstik sudah menjadi hoby saya. Dan hoby itu langsung tersalur ketika saya menjadi blogger. Mendapat informasi tentang job dan endorse kosmetik membuat saya ‘gatal’ ingin ikut mencoba. Walau sadar diri sih, saya bukan beauty blogger. Namun setiap pembagian form dan informasi job tentang beauty aku selalu join didalamnya.

Sabtu siang kemarin, tepatnya tanggal 2 Desember. Tiba-tiba saja datang petugas pos dari JNE mengetuk rumah dan menyebut nama saya, bukan nama suami saya. “Mba Aswinda Utari?” Katanya.

“Eh, iya.. Paket dari mana? Terima kasih  ya.. ” Kataku bingung sambil membaca pengirim dari paket itu, jujur aku masih bingung mengingat aku tidak ada membeli barang online beberapa waktu lalu.  Dengan seksama aku membaca namaku dan alamatnya, takut salah kirim. Tapi aku cukup yakin bahwa ini ditujukan padaku karena nama panjangku_kan tidak ‘pasaran’.

Tertulis ‘Kosmetik Poppy Dharsono’. Sambil mengingat-ngingat tentang form yang pernah aku isi, aku kemudian teringat tentang email 2 bulan yang lalu dari Poppy Dharsono. Langsung saja aku membuka email itu kembali, takut kalau saja ada brief yang terlewat. Cukup bingung karena email balasan dariku tidak dibalas dan aku sudah yakin bahwa tidak akan mendapat free produk dari poppy. Dan tidak ada email baru darinya. Lalu produk ini? Kenapa tiba-tiba datang dengan namaku?

Inilah yang dinamakan rejeki. Berarti sebagai balas jasa aku harus melakukan review di blog walau tanpa brief. Karena aku mau membalas jasa mereka yang memberiku lipstik gratis. Hihi..

Aku membuka isi dari kotak mungil berwarna putih itu. Dan surprised! didalamnya ada 5 lipcream poppy. Waw, ini sih lumayan banyak! Kemarin kan aku cuma dapet 3, hehe..

Varian lipstik yang aku dapat diantaranya adalah 01 (Peach Echo), 05 (Peony), 07 (Dusty Rose), 08 (Raisin) dan 09 (Crimson Red). Aku cukup senang karena saat melihat warnanya ada 3-4 warna yang sepertinya aku suka. Benar-benar rejeki tak terduga.

Tanpa pikir panjang aku langsung mencoba mengoleskan 5 warnanya di tanganku. Hmm.. Benar-benar koleksi baru yang menyenangkan.

Jadi, produk lipstik ini bernama “Liquefied Matte Lip Color”. Ini merupakan varian terbaru dari lipstik Poppy Dharsono. Produk ini mengklaim bahwa “memiliki formula yang ringan daan mengandung bahan aktif yang menutrisi bibir yaitu Vitamin E dan Rice Bran Oil untuk hasil usapan yang halus dan nyaman digunakan tidak hanya dibibir, tetapi juga di mata dan pipi.” 

Kalian baca kalimat terakhirnya? Iya, kita sepemikiran. Ngapain juga lipcream dioles ke mata n pipi? Baru tau ternyata lipcream bisa buat eyeliner dan blush on. Huahahaha..  😂

Apah? Kalian belum tau Poppy Dharsono Cosmetic? Meragukan produk ini?

FYI, Poppy Dharsono kosmetik ini adalah merek kosmetik buatan perancang senior Poppy Dharsono yang dirancang dan diproduksi secara teliti dengan menggunakan bahan baku dan formula terbaik. Poppy Dharsono Cosmetics ini didirikan tahun 1989 dan menjadi pelopor perancang kosmetik pertama di Indonesia. Yes, ini produk lokal! Aku suka dengan produk lokal!

Oke, berhubung aku lagi ‘rajin’ mari kita ulas satu persatu tentang produk Liquefied Matte Lip Color ini.

a. Packaging

Menurutku packaging lipstik ini cukup elegan. Walau sekilas mirip dengan wardah tapi warna tutup aplikatornya agak gold dan berpola bunga.

Kuas aplikatornya juga lembut dan gampang diaplikasikan.

b. Tekstur

Yang aku suka dari lipcream ini adalah teksturnya. Teksturnya lembut dan tidak terlalu cair. Saat mengambil aplikator kita bisa langsung mengolesnya dibibir tanpa takut belepotan karena tekstur creamynya pas.

c. Finishing 

Hasil akhir dari pemakaian lipstik ini bukan dead matte. Namun, masih sedikit terlihat creamy walau matte. Ini yang bikin aku suka. Selama memakai ini bibir aku tidak kering dan malah terasa lembab. Padahal lipcream matte biasanya membuat bibir kering, bukan?

Tapi eh tapi.. Nunggu lipcream ini benar-benar menempel dan agak mengering dibibir itu butuh waktu 2-3 menit lebih lama di banding jenis lipcream yang aku pake selama ini. Tapi peduli amat kan? Wong finishing-nya kece aja.. Haha

d. Daya Tahan

Daya tahannya sejauh ini juara. Aku memakainya selama 4 jam sambil sesekali makan ringan dan berkuah hingga minum memakai sedotan. Tapi warnanya so far tetap stay. Walau memang, agak transfer di gelas. Tapi masih bisa ditoleransi lah..

Nah, sekarang mari kita lihat satu persatu warnanya ya..

1. 01 (Peach Echo)

Warna ini mirip dengan nomor 03 See u latte milik wardah namun memiliki sedikit sisi glowing seperti no.14 My Honey Bee milik wardah. Sebut saja warna ini perpaduan keduanya. Hmm.. Sebenarnya kemiripannya lebih mendekati 01 Vinca nya si purba sari. Tapi so far this is the best.. 

2. 05 (Peony) 

Warna ini mirip dengan 05 (Speachless) milik wardah. Namun lebih sedikit kemerahan sehingga terlihat lebih cerah. Sejauh ini, ini merupakan warna favoriteku (juga favorite suamiku.. 😝). Warnanya sangat cerah dan memberi kesan ehm..  ‘sexy’. 😆

3. 07 (Dusty Rose) 

Warna ini benar-benar kembar dengan wardah no. 10 (Pretty Berry). Perbedaannya hanyalah warna ini terlihat lebih glowing. Sebenarnya, warna ini hampir mirip dengan warna asli bibirku. Jadi ketika memakai ini terlihat tidak ada perbedaan.

4. 08 (Raisin) 

Nah, kalau warna satu ini baru pertama kali aku punya. Warna Vampire banget nget nget. Saking vampirenya suamiku sampai bilang “Jangan kutuk aku Maleficent” 😂

Serius, warna ini sebenarnya tidak cantik dipakai buat aku. Tapi warna ini keren. Aku tetep nyimpan warna ini deh karena mungkin saja sesekali aku pengen make up ala ala vampire atau mak lampir gitu. Haha..

5. 09 (Crimson Red)

Sesuai namanya, warna ini merah sexy. Memakai varian warna ini berasa menjadi devil di film ‘devil wears prada’. Tau? Ah masa ga tau sih.. Coba deh liat mirip kan! *dilempar pake ulekan.. 😂

Aku sih masih ga pede makai warna ini secara full buat keluar rumah. Aku hanya memakainya dengan teknik ombre.

Baca juga : “Lipstik menor? Ini cara memakainya!”

Warna merah ini mirip dengan 03 (Party Red) milik Pixy. Tapi sedikit lebih kalem yang ini. Ini adalah warna merah sexy yang paling kusuka.

Nah, dari kelima warna diatas kalian suka yang mana?

Sharing yuk!

Over alll yang aku suka dari Lipstik Poppy ini adalah:

  • Warna Pigmented
  • Tekstur Creamy di bibir-tidak dead matte
  • Ringan
  • Tahan lama

Yang aku ga suka cuma satu. Dia agak transfer digelas dan sedotan. 😬

Harganya? Hmm.. Sejauh yang aku tau harganya sekitar Rp 87.000. Cukup mahal buat aku sih. Tapi kalo kualitas segini juara sih ya bakal beli lagi. Soalnya aku suka banget sama yang No. 05 (Peony) dan suamiku juga paling suka sama warna itu.. 😍

Oke, sekian review lipstik dari aku..

Semoga bermanfaat.. 😊

Review Wardah Exclusive Matte Lipcream No. 14, 16 & 17

Review Wardah Exclusive Matte Lipcream No. 14, 16 & 17

Halo.. Apa kabar jeng?

Halah, sejak kapan kamu nyapa jeng-jengan sih? Sok sosialita banget.. 😅

Anggap aja udah jadi emak-emak sosialita ya.. Walau aslinya lebih sering dirumah berkutat dengan dapur, sumur dan kasur. 😂

Ya.. Walau kegiatan harian dominanku terisi dengan hari-hari emak-emak rumahan pada umumnya tapi satu hal yang tidak boleh aku abaikan dalam menjalaninya. Nah, apa itu?

Yes, Percaya Diri!

Percaya tidak kalau setiap kali aku melakukan rutinitas pekerjaan rumah aku selalu butuh stok percaya diri berlebih? Karena dimana-mana aku itu hoby liat kaca, Hihi.. Malu-maluin ga sih?

Dan tau ga hal yang paling nyebelin itu apa ngeliat bare face diri sendiri? Yup! Bibir pucet, rada item dan tidak innocent. *tsah.. Gimana mau jadi istri idaman kalo punya bibir begitu ya?

Karena itu sejak menikah aku ini jadi lipstik addict! Nah, salah satu brand kosmetik yang membuatku jatuh cinta dengan produk lipstiknya adalah wardah. I’m sooo in love with this lipcream! 

Baca juga: Review Wardah Exclusive Matte Lipcream No. 03, 04, 05, & 10

Banyak amat koleksi lipstik wardah kamu win? 

Iya donk! Karena aku itu suka bangeett sama lipcream dari wardah. Makanya aku pengen beli lagi, lagi dan lagi. Walau aku ga tau juga kapan aja sih makenya ato bagus dan cocok semua ga sih? Tapi tetep aja aku beli kalau ada budget berlebih. Seolah-olah warna lipstiknya wardah itu racun yang melambai-lambai selalu minta cobain. 😅

Alhamdulillah, walau aku punya beberapa warna yang kurang cocok di bibir dan kulit aku namun seiring berjalan waktu aku punya trik khusus untuk membuat warna yang tidak cocok menjadi cocok buat aku.😊

Baca juga: Punya warna lipstik menor dan tidak cocok? Begini caranya..

Nah, kalian tau kan aku udah ikutan beauty class bareng FBB dengan Wardah? Waktu itu sebelum aku ikutan aku udah berdoa banget supaya isi hampers dari wardah adalah lipstik. Karena aku sukaa semua lipstik wardah. Dan Alhamdulillah doaku terkabul.. 😍

Yeay! Wardah Exclusive Matte Lipcream No. 14 (My Honey Bee), No. 16 (Heart Beet) dan No. 17 (Rosy Cheek) sudah ditanganku sekarang! Saking senangnya aku sampai tidak sabar mencoba mengoles warnanya ditanganku.

 No. 14-My Honey Bee

Saat melihat Packaging No. 14 pertama kali aku udah punya firasat kalau ini bakal sama kayak No. 03 (See you Latte). Ternyata ketika aku coba tonenya agak tinggi dari See you latte dan terkesan lebih glow plus charming. Dan aku suka! Ini kelihatan soft banget di bibir aku. Warnanya juga cukup pigmented walau hanya sekali oles padahal ini nude banget.

Edisi emak-emak sok single.. 😜

No. 16-Heart Beet 

Sesuai namanya Heart Beet ini berwarna seperti hati, pink keunguan. Warna ini pigmented banget dan membuat kesan bibir terlihat lebih bervolume. Nah, buat bibir yang udah bervolume duluan kayak bibir aku ini, warna ini lumayan membuat kesan menor. Teman-temanku bilang ini seksi. Tapi buat aku ini bikin aku terlihat agak tua. Hihi..

Full oles no ombre

Berpikir untuk cancel beli warna ini? Pikir lagi ya! Karena ini belum selesai.. Hihi..

Warna ini sebenarnya seksi dan cantik asal bisa menggunakannya. Saat beauty class kami diajarkan untuk membuat kesan ombre dengan mencampurkannya dengan no. 14. Nah, bagaimana hasilnya? Bisa dilihat dari foto hasil beauty class aku ya.. 😊

Ombre no 14 & 16

Solusi lain untuk warna ini adalah dengan mengoleskannya sedikit saja, kemudian ratakan dengan tangan. Saking pigmentednya warnanya udah benar-benar nyebar. Hasilnya? Warna pink cantik keunguan yang terkesan feminine. Mau lebih soft? Tenang taburkan blush on pada tahap finishing supaya berkesan lebih elegan dan matte finish. 😍

Olesan 2 titik yang disebar + blush on

Mau skip beli warna ini? Pikir lagi yah..hehe..

No. 17-Rosy Cheek

Nah, kalau No. 14 itu kalem dan No. 16 terkesan berani maka No. 17 ini terkesan stabil. Eh, stabil? 😅

Maksud aku tidak kalem banget juga tidak menor. Cocok buat para remaja dan emak menolak tua seperti saya.. 😂

Ga percaya? Yuk liat ketika aku pake ini.. Kece loh, bangsa abegeh juga.. 😝

Ini warna vampire pertama yang aku punya. Warnanya gelap tapi sekseeeh sekali.. 😆

Rosaline Cullen cuyy.. Hahahaha 😂

Warna ini di aku sih udah oke, ga usah pake di-mix dengan warna lain. Cocok banget dipake buat anter jemput anak sekolah sampai adegan bikin masakan siang. 😄

Nah, dari ketiga warna diatas kalian suka yang mana?

Kalo aku sih suka ketiganya.. 😘 semuanya kece dan kalau dimix makin oke!

Overall yang aku suka dan tidak suka dari lipcream wardah adalah:

(+)

  • Warna Pigmented banget
  • Tekstur ringan
  • Ga bikin bibir kering *asal oles lipbalm ya jangan lupa
  • Harga medium
  • Tahan lama >6 jam *dg catatan makan cantik ya, no kuah.. Hihi
  • Halal

(-)

  • Agak transfer digelas

Repurchase? Yes!

Punya warna lipstik Menor dan tidak cocok? Coba cara ini agar tak terbuang percuma! 

Punya warna lipstik Menor dan tidak cocok? Coba cara ini agar tak terbuang percuma! 

Lipstik adalah jenis racun yang tak ada habisnya bagi kaum hawa. Bagaimana tidak? Setiap brand selalu mengeluarkan jenis dan warna lipstik terbaru untuk mengupdate passion mereka. Sehingga lipstik jenis apapun memang selalu laris manis dipasaran.

Bagi saya, lipstik adalah pelengkapan utama yang menunjang rasa percaya diri. Rasanya hampa sekali kalau keluar rumah tanpa lipstik. Disamping itu wajahku terlihat lebih pucat dan tidak segar saat tidak memakai lipstik.

Awalnya aku hanya berani memakai jenis lipstik berwarna nude. Hal ini karena jenis warna nude membuat volume bibirku yang agak tebal terlihat lebih tipis. Selain itu, aku kurang percaya diri memakai warna yang lebih tinggi dibanding nude karena membuat wajahku terkesan menor dan lebih tua.

Namun seiring berjalan waktu, warna-warna lipstik semakin bervariasi. Dari warna merah gonjreng, pink, hingga ala vampir. Jujur, sebagai seorang perempuan racun yang paling membuatku bernafsu pada kosmetik adalah lipstik. Maka, beberapa kali aku mulai mencoba berbagai warna selain nude.

Dimulai dari warna pink hingga merah. Awalnya aku pikir wajahku perlu sedikit perubahan supaya tidak monoton kalemnya (kalem?). Ternyata? Ternyata memakai lipstik dengan warna terang itu perlu kekuatan percaya diri lebih tinggi dibanding apapun. 😂

Awalnya, jika sudah terlanjur membeli lipstik dengan warna yang tidak cocok aku langsung saja berniat memberikannya kepada yang lain. Ya, ngapain juga disimpan buat koleksi kalau ujung-ujungnya tak terpakai dan bakal expired.

Ternyata dari 10 lipstik yang aku punya sekarang hampir semuanya terpakai. Karena aku sudah punya warna-warna favorite hasil dari perpaduan warna lipstik yang aku suka dan tidak aku suka.

Oh ya, aku juga pernah review tentang lipstik sebelumnya. Bisa dilihat disini ya..

“Curcolan Lipstik Part I Wardah Exclusive Matte Lip Cream”

“Curcolan Lipstik Part II Pixy Matte Lipcream”

Sebenarnya aku juga sempat membeli Lipstik Purbasari Hi-Matte Lipcream tapi belum sempat mereview karena sudah badmood dengan warnanya. Saat itu aku membeli No. 04, Zinnia. Sangat tidak cocok di kulit wajahku. Membuatku terlihat lebih tua 10 tahun. 😢

Aku suka dengan varian Purbasari Hi-Matte Lipcream yang No. 01, Vinca. Tapi hanya sempat satu bulan aku memakainya lipstiknya sudah kering dan habis. Belum juga sempat direview. Kenapa? Malas tentunya jawabannya.. Haha..

Dan inilah daftar lipstik yang tidak cocok denganku:

1. Pixy Lipcream 03 (Classic Red)

Jujur aku membeli ini karena racun dari beauty blogger. Aku lupa namanya, yang jelas sama dia cocok. Coba kalo sama aku?

Beginilah..

Mau kemana tanteee… 😝

2. Purbasari Hi-Matte Lipcream No. 04, Zinnia

Aku benar-benar menyesal membeli varian warna yang ini. Wajahku yang imut ini jadi keliatan 10 tahun lebih tua. (emang umurmu berapa win) 😛

3. Pixy Silky Fit Lipstik No. 106 Strawberry Milk Satin

Kalau untuk yang ini sebenarnya aku enggak menyesal lebih tepatnya beruntung dapat ini satu paket sama maskara dan pelentiknya dengan harga diskon. 😆

Aku sangat tidak cocok memakai lipstik yang glossy. Lipstik jenis ini membuat volume bibirku terlihat lebih besar. Tapi kan sayang ya kalo dibuang?

4. Pixy Lipcream 01, Chic Rose

Mungkin jika kalian membaca review lipstik ku sebelumnya kalian akan bilang cocok ya. Tapi sebenarnya itu kurang cocok 😭

Make lipstik ini sama ga pake lipstik ga ada bedanya. Ciusss.. Hiks..

5. Wardah Exclusive Matte Lip Cream No. 10, Pretty Berry

Awal aku membeli ini, aku yakin sekali ini pasti cantik. Ternyata warnanya pucat banget. Sama dengan warna bibirku. Dan anehnya terkesan tua sekali aku memakai ini. Ya, pucat dan tua. Mungkin juga karena jenis kulitku tidak cocok. 

Kenapa dibeli? Ya, karena terkena racun para beauty blogger yang cocok make.. Hihihi.. 

Ya, itulah daftar lipstik yang ‘kecelakaan’ dan sangat amat jarang aku pakai.

Ops, tapi itu tadinya loh.. Sekarang semuanya terpakai. Bahkan kayaknya kalau daftar lipstik kecelakaan itu habis aku mau beli lagi.. Hihi..

Gimana sih caranya supaya memakai jenis lipstik diatas tapi tetap kece? Yuk, intip mix lipstik ala aku dan tutorialnya.. 😄

1. Mix 1: Pixy Lipcream 01, Purbasari Hi-Matte Lipcream No.04, dan Pixy Lipcream 03

Sebut saja ini perpaduan dari semua warna lipstik yang tidak aku sukai. 😂

Tapi kalau di mix cantik ga sih? Yuk, kita liat.. 

Pertama oleskan Pixy Lipcream 01 dibibir. Kemudian oleskan Purbasari Hi-Matte Lipcream dibagian bibir yang agak dalam. Keringkan sebentar lalu oles Pixy Lipcream 03. 

Lumayan lah ya jadinya, bisa kok buat dipakai sehari-hari supaya tetap kece dirumah. 😆

2. Mix 2: Wardah Exclusive Matte Lip Cream 03, Pixy Lipcream 03, dan Purbasari Matte No. 90

Waw, bukannya wardah No. 03 itu bagus? 

Ya, bagus.. Tapi terlalu pucat jika hanya itu yang dipakai. Karena itu biasanya aku mix dengan Pixy 03 dan aku timpa lagi dengan Purbasari No. 90 supaya lebih fresh. 

3. Mix 3: Wardah Lipcream No. 10, Wardah Lipcream No. 04, Pixy Silky Fit Lipstik No. 106

Untuk Mix selanjutnya, aku mengumpulkan varian warna pink agar menciptakan gradasi cantik yang soft dibibir. 

Caranya pertama oleskan wardah lipcream No. 10, Pretty Berry. Kemudian oles bagian agak dalam atau tengah bibir dengan wardah lipcream No. 04, Pink Me. Keringkan sebentar lalu timpa dengan Pixy Silky Fit Lipstik 106, Strawberry Milk Satin. 

Memang untuk jenis bibir sepertiku memakai warna pink sedikit menambah volume bibir. Tapi jika warna pinknya cantik kenapa tidak? Pede aja kali ya.. Hihi.. 

4. Mix 4: Wardah Exclusive Matte Lip Cream No. 05 dan Pixy Lipcream No. 03

 

Varian warna wardah yang satu ini memang bukan warna kecelakaan yang aku beli, tapi merupakan warna favoriteku. Entah kenapa memakai wardah No. 05 (Speachless) membuat wajahku terasa lebih putih dan segar. Mungkin karena warnanya fresh dan kalem.

Mix terakhir ini merupakan warna lipstik yang paling sering aku pakai. Menggunakannya mudah sekali, hanya dengan mengoles lipstik wardah lipcream 05 kemudian dikeringkan sebentar. Lalu oles Pixy Lipcream 03 dibagian tengah bibir.

Jadi, menurut kalian mix yang mana yang paling bagus?

Aku paling suka dengan No. 2 dan No. 4.. 😊

Jadi, masih bingung dengan warna lipstik yang tidak cocok? Yuk, coba cara ini! 

Review Pixy Lipcream 01 & 03 (Curcolan Lipstik Part II) 

Review Pixy Lipcream 01 & 03 (Curcolan Lipstik Part II) 

Halo.. Holaaa… Kali ini aku mau ngasih Review dunia perlipstikan lagi. Sebenarnya sudah lama sih mau review ini, tapi berhubung baru ‘nemu’ lipstick kekinian ini akhirnya reviewnya aku tahaaan mulu. 

Sempet kesal sama para sales pixy ini. Sudah 3 minggu dari aku pesan mereka bilang nomor 01 (Chic Rose) selalu habis. Akhirnya aku beli nomor 03 (Classic Red), hitung-hitung supaya penasaranku tentang lipstik kekinian ini terjawab. Sebenarnya aku masih super penasaran sama yang nomor 01 karena so far nomor 03 ga cucok di aku. Mba sales bilang seminggu sekali barang restok lagi di hari sabtu.

Aku dengan polosnya setiap sabtu selalu kesitu dan berakhir ‘habis’. Akhirnya diminggu ketiga aku bilang “Saya udah mesan loh mba, minggu kemaren, minggu kemarennya, kemarennya minggu barusan.. Ko habis terus, kemarin udah ninggal nomor hape disini biar bisa update kalo baru datang, tapi ga dihubungin juga” 

Mba salesnya bilang “Namanya siapa mba?” (sambil ngecek buku catatan) 

“Winda mba” jawabku. 

“Oh iya, ada nih.. Bentar yah saya ambilin..”

Well, ternyata ada stok buat para pemesan terdahulu. Weleh-weleh gitu to.. Harus bilang gitu dulu.. Wkwk.. Aku sebenarnya ninggalin nomor hape sekitar 3 minggu yang lalu, mungkin juga nama winda yang terdaftar disitu adalah ‘winda yang baru’ untunglah namaku cukup pasaran pikirku. Bayangin aja kalo aku nyebut ‘Aswinda’ mungkin dia skip aku lagi buat nunggu diminggu berikutnya. Haha..

Finally aku punya dua varian warna pixy lipcream, Chic Rose(01) dan Classic Red(03). YES.. 

Lipcream Pixy ini terbilang cukup murah dibanding varian Lipcream lainnya. Only 39000 loh. Emejing kan? Aku pertama kali beli lipcream itu keluaran wardah. Harganya 50000, dan waktu itu kayaknya ga ada yang nyaingin murahnya zaman-zaman lagi rame lipcream ini. Aku cukup puas sama wardah. Matte finishnya memuaskan dan warnanya cantik-cantik. U can see it here

Sebenarnya aku mau beli warna orange kayak wardah 05. Kebetulan punyaku udah abis. Tapi si pixy ini ga punya varian warna peach. Akhirnya aku memberanikan diri pertama kalinya beli lipstik merah gonjreng karena warna nude tidak tersedia waktu pertama kali ketoko. Yup, itu yang no. 03 (Classic Red). Kenapa aku jadi berani beli ini? Entahlah, mungkin aku udah keselek racun dari para beauty blogger. Haha. 

Jujur aku kurang pede make yang no. 03, karena itu aku juga beli yang no. 01. Berikut perbandingan warnanya ditangan aku. 

Dari situ udah keliatan banget ya warnanya beda jauh. Berikut penampakan ngasal jepret ketika pertama make ini:

Kekurangan dari memakai lipstik merah dengan volume bibir medium hingga tebal adalah harus bisa mempertahankan senyum bibir agar terkesan elegan, bukan menor. Jelas, aku bukan salah satu yang elegan. Aku tidak bisa mempertahankan senyum yang stabil agar bibirku terlihat kecil dan tipis. Lipstik merah menurutku hanya cocok dipakai oleh wanita yang mempunyai volume bibir super tipis. Sementara untuk tipikal sepertiku yang bervolume bibir medium lebih cocok memakai warna nude. Saking pedenya aku sampai berani monyong. Wkwkwk.. 😂

Kekurangan dari warna Chic Rose (01) adalah warnanya hampir mirip sama warna bibir. Mirip banget malah ya kalo ama warna asli bibir aku. Haduh, jadi ini kembaran ceritanya sama wardah no. 10 (Pretty Berry). Liat aja, digambar ini bibir atas ga kukasih lipstik. Bibir bawah aku pakein. Mirip banget kan? *ngakunya😂

Untuk warna kulit yang ‘nanggung putihnya’ kayak aku warna ini terlalu kalem dan kurang membuat wajahku bercahaya (hoek, silahkan kalo mau muntah 😂) sementara warna merah membuat muka over cerah dan over menor. So far, Aku sudah jatuh cinta sama warna peach karena bikin muka terlihat fresh walau aslinya biasa aja, plus juga terlihat biasa dan tidak menor. 

Oya, aku suka sama baunya. Baunya kayak vanila gitu. Berasa makan kue deh. Terus pas diaplikasikan dibibir ringan banget kesannya. Menurutku lipcream ini lipcream teringan yang pernah aku pake. 

Oke, mari kita lihat perbandingan keduanya dengan wajah senyum yang ‘dimaksimalkan’ 😅

Digambar atas ini polesannya cuma pake BB cream dan bedak tabur. Entah kenapa warna kulitnya beda😅, padahal polesannya sama. Foto lipstik no. 03 emang lebih jauh hari diambil. Ditempat berbeda dengan cahaya berbeda, mungkin itulah alasan perbedaaannya. Maklumi skill fotografiku jauh dan jauh sekali, masih amatiran.. 😢
Berhubung budget kecantikanku lumayan terbatas setiap bulannya, mungkin 3 bulan lagi aku baru berani review lipstik baru. Aku baru nyadar pensil alis udah abis setelah 3 tahun lamanya. Haha. Punya alis tebal emang rada cuek sama penampilan alis tapi kadang pensil alis itu perlu juga sih buat penyeimbang alisku yang agak berbeda diujungnya (nyurcol ga nyambung). 

Well, aku cukup puas sama Lipstik Pixy ini. Ibu tetangga bilang no. 01 cocok di aku (tapi beliau emang bilang cocok semua sih dari dulu, hihi). Dan untuk no. 03 setelah berbagai eksperimen campur mencampur warna akhirnya aku memutuskan untuk tetap memakainya. Aku punya 2 varian warna baru yang kuciptakan sendiri berkat lipstik merah gonjreng ini, mungkin lain kali aku mau review tentang campur mencampur warna lipstik versi aku. 

Tahan lama? Mm.. Kalo bagi aku masih kurang tahan lamanya. Aku pake makan siang si lipstik udah agak rontok, kata para beauty blogger kebanyakan harus dioles sampe 3x sampai mencapai matte finish. Kalau aku makenya cuma sekali apply sih soalnya warnanya ga jauh beda sama warna asli bibir aku. Oya, lipstik ini juga agak transfer juga digelas. Dan tau yang bikin aku makin bete? Warnanya teroksidasi berubah jadi ‘menggelap’ setelah beberapa waktu sehabis dipakai. Hiks.. 😢 *sepertinya aku make ini buat daily dirumah aja deh biar ga kusam. Oya, kalo yang nomor 03 oksidasinya kurang sih dibanding yang nomor 01. 

Btw, Silahkan yang mau nengok lagi kenarsiskan emak sebelum warna teroksidasi. 😅

(+) 

  • Harga Murah
  • Bau wangi, seperti vanila
  • Ringan di Bibir

(-) 

  • Varian warna kurang banyak 
  • Kurang tahan lama dibanding lipcream lain
  • Agak transfer jika tersentuh
  • Warna menggelap setelah beberapa waktu. Sepertinya perlu minimum 2x apply. 

Beli lagi? Mau sih, kalo ada warna peach dan tak teroksidasi..😅

IBX598B146B8E64A