Browsed by
Category: Uncategorized

Kompor Induksi PLN Kalselteng-Solusi Masa Depan yang lebih baik

Kompor Induksi PLN Kalselteng-Solusi Masa Depan yang lebih baik

sumber: architectaria.com

Apa yang ada dibenak kalian saat mendengar kata Kompor Induksi? Apakah itu jenis Kompor elite? Kompor Mahal? atau Kompor kekinian? Jujur, dipikiran emak-emak sepertiku kata Kompor Induksi masih terdengar terlalu elite karena aku yang hanya berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga diharuskan untuk bisa mencukupi kebutuhan rumah tangga seberapapun pemasukan yang ada. Rasanya terlalu jauh untuk berpikir mengenal bahkan memiliki Kompor Induksi. Tapi itu dulu, sebelum aku akhirnya mengetahui tentang kompor induksi di acara ‘Bamasak Mamakai Kompor Induksi’ – aman nyaman dan barasih di Taman Kamboja Banjarmasin pada tanggal 10 Desember 2017 kemarin. Menghadiri acara itu telah membuka pengetahuanku tentang kompor induksi.

Bersama chef agus sasirangan di acara ‘Bamasak Mamakai Kompor Induksi’

Kompor Induksi adalah salah satu jenis kompor yang memakai reaksi magnet untuk menghasilkan panas. Panas yang dihasilkan kompor ini berasal dari reaksi elektromagnetik antara alat masak dan area pada kompor. Jadi, sumber panasnya berasal dari panci atau wajan yang merupakan pemanas itu sendiri. Saat panci dan alat masak lainnya tidak diletakkan di atas kompor induksi, maka kompor ini tidak akan menghasilkan panas. Wow, ajaib ya! Saat mengetahui hal ini aku langsung berpikir, “ini dia kompor induksi-kompor masa depan” 

Ya, Kelak kompor gas yang kita pakai sekarang hanya akan menjadi sejarah seperti halnya kompor dengan minyak tanah dan tungku batu bara. Kenapa? Karena energi listrik selalu tersedia, sehingga pemakaian kompor induksi di masa depan sudah tidak dapat dipungkiri lagi. Ketersediaan listrik di Banjarmasin tentu tidak perlu diragukan lagi, karena pasokan listrik selalu ada di pln kalselteng. Oh ya, kalian juga bisa membaca Topik kompor induksi pln kalselteng di portal bpost online

Apakah Kompor Induksi sama dengan Kompor Elektik? Boros dong ya? 

Kompor induksi menggunakan listrik tapi kompor induksi berbeda dengan kompor elektrik. Kompor elektrik tidak menginduksi peralatan masak, tetapi mengalirkan panas pada peralatan masak tersebut. Bisa dibayangkan bukan? Artinya, untuk melakukan pemanasan dilakukan dengan mengubah energi listrik menjadi energi panas dan berarti konsumsi listrik dari kompor elektrik jauh lebih besar daripada kompor induksi. Emak-emak pilih mana? Pilih Kompor Induksi dong yah.. Lebih irit.. Hehe

Pemakaian Kompor Induksi ini jauh lebih aman karena tanpa api. Sehingga kejadian kebakaran karena lupa mematikan api tidak akan terjadi ketika kita menggunakan kompor ini. Ini penting sekali karena aku yang suka memasak ini sering sekali lupa mematikan api saat selesai mengangkat panci. Setelah selesai memasak, aku suka sekali asyik memoto makanan untuk bahan tulisan blog tanpa sadar kalau api di kompor masih menyala. Jadi, pertimbangan rasa aman saat membeli kompor induksi adalah nomor satu. 

Oh ya, salah satu masalah dalam aktivitas memasak yang aku lakukan adalah tidak stabilnya pengaturan suhu. Ya, kalian pastinya tahu kalau kompor gas yang emak-emak pakai itu tidak ada pengaturan suhu secara detail. Tetapi dengan memakai kompor induksi pengaturan suhunya dapat dipakai secara tepat. Kita bisa mengatur ingin memakai suhu tinggi, sedang ataupun rendah. Apa gunanya? Tentu berguna banget buat mengasah skill baking aku. Selain itu pengaturan suhu ini juga berguna untuk hal lainnya seperti pembuatan MPASI dan lain-lain. Wow, kompor induksi ternyata sangat nyaman digunakan. 

Membersihkan kompor induksi juga tergolong sangat mudah. Kita tinggal lap saja permukaan kompor induksi dengan kain lembab. Tampilan elegan dari kompor induksi membuat tampilan dapur jauh lebih rapi dan bersih. Ya, kalau orang banjar sepertiku menyebutnya dengan istilah barasih

Lengkap kan sudah kenapa kompor induksi menjadi pilihan kompor masa depan? Karena kompor induksi dinilai lebih aman, nyaman dan barasih. Ditambah lagi dengan pasokan listrik yang tak terbatas dari pln kalselteng. 

Nah, tertarik ingin membeli Kompor Induksi? Berbagai merk kompor induksi telah tersedia diantaranya adalah Philips, Midea, Kenwood, Mastoso,  Maspion, dan Cosmos. Harga dari kompor induksi ini juga bervariasi mulai dari 700k, 800k hingga 3 juta. 

sumber: sastodeal.com

Nah, didaerah Banjarmasin juga tersedia berbagai tempat untuk membeli kompor induksi. Tempat yang sering aku kunjungi yaitu Ufo Elektronik, Ace Hardware, SenWell, Depo Gemilang, Hypermart, dan Pondok Elektronik. Kalian juga bisa cek galeri kompor induksi di instagram pln kalselteng

 

Ingin Membeli Rak Sepatu? Pertimbangkan Beberapa Hal Ini Dulu

Ingin Membeli Rak Sepatu? Pertimbangkan Beberapa Hal Ini Dulu

“Dibuang sayang.. Tak dibuang nyampah”

Itulah yang kupikirkan saat melihat setumpuk sepatu didepan, belakang rumah hingga dikamarku. Entah sejak kapan saja aku membeli para sepatu itu. Faktanya sekarang para sepatu mulai mengumpul dan memenuhi ruangan dengan penampakan yang tidak menyenangkan.

Ya, aku memang hoby mengoleksi sepatu. Aku tidak sadar telah melakukan hoby ini bertahun-tahun lamanya hingga banyak sekali kotak sepatu menumpuk di rumahku. Percayalah, semuanya masih cukup untuk kakiku. Memang usiaku bertambah, tapi tidak untuk nomor sepatuku.

Setiap sepatu yang aku beli memiliki kenangan. Dari sepatu yang kubeli di pasar malam, mall, toko sepatu hingga secara online. Semuanya memiliki kenangan. Karena itulah aku tidak memiliki keinginan untuk memberikan sepatu-sepatu itu. Ya, setiap langkah jenis sepatu berbeda yang kupakai menyimpan sejuta kisah.

Mungkin aku tak pernah bercerita bahwa aku memiliki hoby traveling yang terpendam. Aku ingin menjelajah dunia,  dan sepatu adalah saksi bisu dari setiap langkahku. Memang, hoby traveling itu sampai kini memang hanya dapat kupendam. Apalah daya, aku hanya ibu rumah tangga yang tak punya banyak waktu luang untuk traveling bahkan dengan keluarga sekalipun.

Tapi impian tak boleh dikubur begitu saja bukan? Siapa tahu aku dapat berkeliling dunia beberapa tahun lagi? Atau beberapa bulan lagi?

“Hei sepatu.. Sabarlah menunggu kakiku melangkah lagi” ucapku pada para sepatu sambil mengemasnya kembali kedalam kotaknya.

Tak terasa kotak-kotak sepatu kini menjadi tumpukan gunung dibagian belakang rumahku saat kukumpulkan. Parahnya, kotak sepatu ternyata tidak membantu membuat para sepatu itu menjadi awet. Entah sejak kapan rumahku mulai dikunjungi tikus. Ya, beberapa sepatuku kini telah berlubang dan terkikis. 

“Aku butuh sesuatu untuk membuatnya rapi dan awet” pikirku.

Ya, aku butuh rak sepatu yang tertutup dan bagus dengan harga yang terjangkau. 

Memilih rak sepatu bukan hal yang mudah. Terlebih untuk para kolektor sepatu yang suka berganti-ganti sepatu saat berjalan. Ingin membeli rak sepatu? Yuk, pertimbangkan dulu!

source: cerpen.com

Beberapa pertimbangan yang kulakukan sebelum membeli rak sepatu diantaranya adalah:

1. Memastikan jumlah sepatu yang dimiliki dan ‘akan dimiliki’ lagi. Hal ini berguna untuk menentukan besar rak sepatu yang ingin dibeli. Aku sendiri lebih memilih rak sepatu tingkat tiga untuk menyesuaikan dengan jumlah sepatu yang kumiliki. 

2. Menentukan tempat ideal untuk meletakkan rak sepatu. Apakah rak sepatu akan diletakkan di luar kamar atau di dalam kamar ataupun diluar rumah. Memilih tempat ini berguna untuk mempertimbangkan jenis rak yang akan dipilih, apakah menggunakan rak terbuka atau tertutup. 

3. Jangan lupa memilih rak sepatu yang memiliki sedikit ruang udara atau ventilasi. Hal ini agar suhu di dalam rak tidak terlalu lembab maupun panas. 

Aku memiliki sepatu yang kuletakkan didepan rumah, belakang rumah hingga kamar. Masing-masing butuh tempat berbeda sesuai dengan cara kita mengorganisirnya. 

Untuk sepatu yang sering kupakai, aku meletakkannya didepan rumah dengan rak sepatu tipe terbuka. Rak sepatu jenis ini sangat sesuai untuk anda yang ingin praktis bepergian. Biasanya sepatu yang aku taruh di rak sepatu ini adalah sepatu dengan harga medium dan nyaman digunakan sehari-hari. 

source: super.mataharimall.com

Untuk sepatu yang hanya kupakai dimoment spesial dan hanya kujadikan koleksi maka aku memilih menyimpannya di rak sepatu model tertutup seperti pada gambar dibawah ini

source: super.mataharimall.com

Kelebihan rak sepatu jenis diatas adalah agar kita dapat menyimpan dengan rapi supaya dapat terhindar dari debu dan tikus. Selain itu, rak ini juga multifungsi. Selain dapat menjadi rak sepatu, ini juga bisa dipergunakan menjadi rak baju, tas atau barang lain. Penutupnya menggunakan resleting, jadi lebih rapat. Rak sepatu ini juga mudah dibongkar pasang.

Bagaimana dengan bahan yang digunakan sebagai pertimbangan? 

Ada 3 jenis bahan rak sepatu yang ada, diantaranya adalah:

1. Bahan Besi

Bahan besi merupakan bahan yang cukup kuat. Selain itu, rak dengan bahan besi juga anti rayap.

Namun, kelemahan dari bahan besi adalah bisa berkarat. Selain itu ada beberapa bahan besi yang cukup berat sehingga sulit dipindahkan. 

2. Bahan Kayu

Rak sepatu dari bahan kayu memiliki nilai estetika yang tinggi. Rak sepatu dari kayu memiliki keindahan ukiran alami sehingga memunculkan kesan elegan bahkan mewah pada rak sepatu. Rak sepatu dari kayu berkualitas seperti kayu jati dapat mengalahkan rak kayu besi. Sehingga rak kayu berkualitas lebih awet. 

Namun, jika salah memilih bahan kayu yang digunakan maka rak sepatu akan mudah patah dan dimakan rayap. Selain itu, ketika disimpan di luar rumah atau di tempat yang lembab, bahan kayu akan mudah berjamur atau keropos.

3. Bahan Plastik

Bahan plastik sejauh ini merupakan favoritku. Plastik cenderung awet, memiliki banyak variasi dan harga yang terjangkau. 

Keunggulan lain dari rak sepatu plastik adalah sangat fleksibel. Rak sepatu plastik dapat dipindahkan dengan mudah karena beratnya sangat ringan jika dibandingkan dengan rak sepatu yang terbuat dari bahan kayu maupun besi.

Beberapa rak sepatu plastik juga dapat dibongkar pasang untuk memudahkan kita jika hendak memindahkannya. 

Nah, sudah diputuskan ingin membeli rak sepatu bagaimana? 

Apapun pilihannya, yang penting jangan biarkan sepatu kita rusak dengan pemakaian yang terbilang sangat jarang. Buat aku, itu sayang banget. Menjaga lebih baik daripada terbuang percuma bukan?

Karena kita tidak tau, sepatu mana yang akan menemani kita saat melakukan perjalanan. Rawatlah saksi bisu itu, karena ia adalah bagian dari kenangan. 😊

Wisata Kuliner di Kota Hujan, Jangan Sampai Lewatkan Kencana Park Bogor

Wisata Kuliner di Kota Hujan, Jangan Sampai Lewatkan Kencana Park Bogor

 

source:tribunnews.com

Sedang jalan-jalan di Kota Bogor? Bingung milih tempat wisata di Bogor? Datang saja langsung ke Kencana Park Bogor. Karena di tempat wisata yang berlokasi di Babakan, Bogor Tengah ini, kalian akan banyak menemukan seseruan, seperti berkebun, memelihara dan merawat tanaman. Tapi tidak hanya itu saja loh, ada satu hal yang pasti bikin kalian betah lama-lama di sini. Apakah itu?


Yap benar sekali! Kita sedang berbicara tentang kulinernya. Sudah menjadi rahasia umum jika kawasan Kencana Park ini dikelilingi cafe atau resto yang menawarkan kuliner dengan cita rasa nomor wahid. Penasaran? Ingin mencoba? Yuk langsung saja disimak beberapa rekomendasi kuliner yang ada di sana.


1. Rumah Cupcakes

source:cimanggubogor.com

Yang satu ini sangat rekomended bagi kalian yang suka makanan manis. Rumah Cupcakes berlokasi tidak jauh dari Kencana Park, tepatnya berada di jalan Sanggabuana. Tempat yang satu ini menawarkan aneka varian cupcakes. Tidak hanya rasanya yang lezat, aneka bentuk cupcakes yang lucu bisa juga kalian temui di sini. Oh iya, tempat makan minimalis ini juga menawarkan menu BBQ loh. 


2. Lasagna Gulung

sumber:ulinulin.com

Jika biasanya Lasagna adalah makanan panggang berlapis dengan aneka isian seperti daging dan sayuran, namun kota Bogor menawarkan Lasagna dengan ciri khas berbeda, yakni Lasagna gulung. Hmm pasti penasaran kan?


Ada 4 jenis Lasagna gulung yang ditawarkan, yaitu beef, tuna, kerang, dan ayam. Meskipun harga yang ditawarkan sedikit menguras kantong celana, tapi gak ada salahnya kan untuk sesekali mencoba.


3. Macaroni Panggang

sumber:kuliner-bogor.com

Kalau kuliner yang ini, sudah menjadi primadona warga lokal dan juga wisatawan yang datang ke Bogor. Masih terletak di kawasan Kencana Park, Macaroni Panggang selalu ramai dikunjungi. Tempat yang buka pada pukul 7 pagi ini memiliki menu macaroni yang menjadi idaman para pengunjung, yakni macaroni special.


Macaroni spesial diisi dengan jamur hioko dan smoked beef, ada juga pilihan ukuran yang bisa kalian pilih, mulai dari small, medium, hingga large. Jadi, untuk kalian yang hobi memanjakan lidah, wajib datang ke tempat yang satu ini.


4. Pia Apple Pie

sumber:myeatandtravelstory.wordpress.com

Lokasi Pia Apple Pie masih dalam kawasan Kencana Park Bogor, yang menjadi daya tarik tempat ini adalah semua menu makanan yang tersaji, dimasak tanpa menggunakan bahan pengawet. Kalian bisa menikmati aneka varian pie di sini, mulai dari pie tradisional hingga pie dengan cita rasa dan bentuk modern.

Untuk masalah harga, gak mahal-mahal banget kok. Harga yang ditawarkan mulai dari 9000 rupiah hingga yang paling mahal sekitar 80 ribu saja. Menarik kan.


5. Death by Chocolate and Spaghetti 

source:anekatempatwisata.com

Dilihat dari namanya saja tempat ini sudah unik. Berlokasi di jalan Ceremai, masih di kawasan Kencana Park Bogor, Death by Chocolate and Spagheti menawarkan beraneka macam sajian menu coklat. Selain itu, banyak juga varian menu pasta yang unik dan yang pasti jarang kalian temukan di tempat lain.

Menggunakan rumah tua sebagai tempat makan, menjadikan Death by Chocolate and spaghetti sangat nyaman bagi kalian yang ingin bersantai bersama keluarga sambil memanjakan lidah.

Sebenarnya masih banyak lagi kuliner khas yang ada di kawasan Kencana Park Bogor. Jadi, untuk mengetahui selengkapnya, langsung saja ajak teman dan keluarga tercinta untuk berkunjung ke tempat wisata di Bogor yang satu ini. Dijamin gak bakal nyesel dan merasa rugi deh.

Move On Ngeblog bersama Komunitas Female Blogger Banjarmasin

Move On Ngeblog bersama Komunitas Female Blogger Banjarmasin

I think I’m just the Only One Who have ‘Strange Hobby’.. 
But now.. I know.. I’m not Alone..

Sejak kecil aku merasa memiliki hoby yang aneh. Saat teman-temanku asik bermain dengan sesama, aku lebih suka diam di kelas sambil menghisap permen lolipopku. Salah satu temanku kemudian bertanya, “Kamu ngapain?” dan aku menjawab, “Sedang mengkhayal”

Aku tidak terlalu suka dengan keramaian. Tapi aku suka berpura-pura ramai dipikiranku sendiri. Jikapun aku butuh teman_aku hanya butuh SATU. Ya, cukup satu saja yang mengerti diriku dan paham denganku maka aku akan menjadikannya SEGALANYA.

Nyatanya, menemukan satu teman yang mengerti dirimu itu sulit. Sejak itu aku berpikir, “Aku kah yang terlalu aneh?”

Ketika Guruku bertanya mengenai Cita-cita, aku hanya bisa menjawab menjadi Guru. Namun ketika ditanya, “Apa Hobymu? ”

Aku menjawab, “Mengkhayal”

Lantas seisi kelas mentertawakanku.

Aku tidak mengerti dimana sisi lucu dari jawabanku. Itu benar, aku hoby melamun. Kadang ketika selesai membaca satu buku_aku bisa tersenyum-senyum sendiri. Kemudian aku berbaring dengan wajah berseri-seri hingga berjam-jam lamanya. Ya, sudah terlalu sering orang tuaku mengira ekspresi itu adalah ‘Jatuh Cinta’. Kenyataannya, tidak. 😂

Aku memiliki hoby aneh sejak kecil. Aku suka berimajinasi. Aku bahkan memiliki ‘sebutan lain’ dalam versiku sendiri untuk setiap teman dikelasku.

Kemudian, suatu hari hoby menulis itu muncul begitu saja ketika Sekolah Dasar. Aku suka ‘menulis’ berbagai fenomena disekitarku. Mulai dari keluhan dengan berbagai omelan mama, bertengkar dengan kakak, rasa iri dengan adik kembarku, rasa senang ketika ayah membela segala egoku hingga bully yang dilakukan teman-temanku.

Tadinya, aku menyebut buku itu sebagai buku harian. Sampai suatu hari buku itu ditemukan oleh kakakku dan dibaca ditengah-tengah anggota keluargaku. Memang, aku berharap suatu hari ada yang membaca buku harianku_tapi tidak dalam moment yang memalukan seperti itu. 😅

Aku sempat jera menulis hingga kemudian Ayahku membelikanku kado ulang tahun berupa ‘istana buku’. Ya, itu adalah kado yang tidak akan pernah aku lupakan seumur hidupku. Kado istana buku merupakan sebuah istana kertas yang didalamnya berisi buku-buku dongeng mungil. Imajinasi liarku menjadi-jadi.

Sejak itu aku punya ide aneh yang terlintas begitu saja didalam otakku. Aku menulis cerita singkat dengan panjang tiga paragraf. Sangat jelek namun aku senang. Paragraf pertama menceritakan karakter antagonis. Paragraf kedua menceritakan kedatangan tokoh protagonis. Dan paragraf tiga aku mematikan salah satunya atau mendamaikannya. Ya, sesimple itu. 😂

Namun salah seorang teman SD ku menyukainya dan kau tau? Itulah saat pertama aku merasa memiliki ‘fans’ dan teman satu passion.. 😄

***

Kekurangan dari kepribadian melankolis-plegmatis sepertiku adalah tidak percaya diri dengan kemampuan sendiri, butuh rule mode dalam kehidupan, serta memiliki perasaan yang halus. Ya, kekurangan itu telah membuatku pensiun dengan kegiatan menulis. Hal ini terjadi begitu saja ketika teman sepassionku hilang, nilai pelajaranku tidak bagus, dan aku dinilai sebagai anak kuper dilingkunganku. Setiap remaja butuh sedikit rasa penerimaan bukan? 

Aku pensiun menulis selama 5 tahun lamanya. Kemudian bersambung menulis novel ketika kelas 3 SMA_yang tidak jelas rimbanya kemana sekarang. Lalu hoby menulisku hilang total ketika kuliah. Sampai kemudian aku bertemu dengan dia yang suka menulis. Dan aku mulai melanjutkan menulis lagi. Walau bukan jenis novel tapi hanyalah catatan renungan-renungan kelabu. 

Sepertinya hoby menulisku tak pernah berkembang ke arah yang positif. Karena itulah aku akhirnya berpikir bahwa menulis tidak akan membawaku kemana-mana. Saat menikah dan memiliki anak, suamiku mendorongku untuk terus menulis. Ia membelikan diary, menyuruhku menulis di kompasiana, menyuruhku rajin membaca tapi aku mengabaikan segala ceramahnya. Aku berpikir, “Siapa yang akan menerimaku dengan tulisan? Bukankah aku lebih baik menghabiskan waktu belajar memasak, membersihkan rumah, dan bermain dengan anak?” 

Saat itu aku masih menjadi Ibu Rumah Tangga yang idealis. Menganggap semua pekerjaan rumah harus perfect dan tidak perlu me time. Kenyataannya aku menjadi ibu mengerikan dibalik gaya perfeksionisku. Aku sering kali marah tidak jelas, menangis tidak jelas dan mulai menyalahkan keluargaku atas segala punyusutan dalam diriku. Itulah saat pertama kali aku sadar telah terkena gejala post partum depression. 

Kemudian, bulan January 2017 aku memutuskan membuat blog di wordpress. Aku pikir blog akan membuat kondisi psikologisku membaik pasca beberapa tahun menjadi stay at home mom. Suamiku mendukung secara positif dan dia menekankan padaku betapa pentingnya ‘konsisten’ dalam menulis. Konsisten berarti harus menulis secara terjadwal dan sering. Minimal 3 hari sekali. 

Aku melakukannya. Menulis berbagai hal yang aku pendam selama ini. Jika kehabisan inspirasi, aku akan menulis resep masakan. Namun bulan maret 2017 aku mulai galau dalam menulis. Karena statistik blogku yang tak kunjung naik, follower yang sedikit, dan tidak ada komunitas. Ngeblog itu hanya self healing. Pikirku. 

Tapi dimana serunya ngeblog jika itu hanya berputar pada diriku sendiri saja? Bukankah inti dari ngeblog adalah berbagi? Dimana tempat berbagi? Bagaimana aku bisa move on dengan ngeblog? 


***

Tidak ada yang lebih menyenangkan dibanding menemukan ‘seseorang yang begitu mengerti dirimu’.

Ya, itu benar.

Itulah yang terjadi saat aku bertemu dua orang perempuan ketika seminar Dancow “Katakan, IYA-BOLEH untuk mendukung eksplorasi si kecil” di Hotel Golden Tulip Banjarmasin bulan Februari lalu. Singkat cerita, disana aku diundang sebagai blogger untuk meliput acara Dancow. Aku pikir tadinya mungkin aku disana akan sendirian saja_seperti biasa. 😂

Ternyata aku bertemu dengan dua blogger perempuan lainnya. Mereka bernama Shovya dan Leha. Aku duduk berjejer dengan mereka dan mendengarkan ‘kata-kata yang tidak aku mengerti’. Sebut saja itu niche, tld, hingga monetize dan job. Ya ampun, begitu mengasyikkan-kah dunia ngeblog itu? Pikirku.

Leha, Shovya, dan Aku

Aku memutuskan untuk bertanya tentang komunitas blogger yang ada diindonesia hingga yang khusus di Kalimantan Selatan. Dan mereka antusias. Shovya adalah member dari Blogger Banua dan Leha adalah member dari Female Blogger Banjarmasin. Berhubung aku lebih suka dengan ‘komunitas khusus perempuan’ maka aku memilih bergabung di Female Blogger Banjarmasin.

Saat pertama kali bergabung hanya ada beberapa member disana. Aku pikir jelas alasannya, karena tidak banyak orang yang memiliki passion dibidang menulis. Kenyataannya, sejak aku bergabung hingga sekarang_anggota Female Blogger Banjarmasin semakin bertambah dan kami semakin serius dengan membentuk sistem kepengurusan hingga secara khusus mengelola sosial media kami.

Aku benar-benar bersyukur tergabung dalam komunitas ini. Aku pernah tergabung dalam komunitas ’emak-emak’, komunitas agamis, komunitas ‘alay’ namun tidak pernah merasa secocok dan senyaman ini. Ya, seseorang pernah berkata padaku bahwa, “Kita tidak bisa menjadikan semua orang sebagai teman kita berpijak, kita butuh beberapa topeng dibalik itu semua agar diterima. Tapi yang menerimamu apa adanya_hanyalah keluarga dan mereka yang satu passion denganmu”

Itu benar, dan akhirnya aku memutuskan untuk menjadi member Female Blogger Banjarmasin selamanya. 😂

Anggota famale blogger banjarmasin memiliki jenis niche yang berbeda untuk blog yang dikelolanya. Ada yang memiliki niche Lifestyle, Beauty, hingga Travelling. Tadinya, aku adalah satu-satunya member yang memiliki niche Food didalamnya. Namun sekarang jujur saja niche blogku memuat banyak post lain selain Food. Dan yang paling lucu itu adalah aku mulai suka menulis di label kecantikan bertema lipstik. Dan terakhir, aku sekarang mulai suka berganti-ganti BB Cream. 😂

Itulah yang terjadi ketika dalam komunitas ini banyak Beauty Bloggernya. Maklum, aku memiliki sedikit beberapa sifat plegmatis sehingga suka sedikit terbawa arus.

Tapi itu benar, selama ngeblog aku tidak pernah berpisah dengan skincare maupun make up. Jika beberapa orang berpendapat bahwa make up adalah alat untuk bernarsis ria maka bagiku sendiri make up (khususnya lipstik) merupakan alat penunjang percaya diri saat ngeblog.

Nulis aja perlu lisptik win? Kamu waras?

Katakan saja aneh, tapi inspirasiku datang selalu dari luar rumah.. Sehingga lipstik selalu menemaniku saat mencari inspirasi.. 😂

Contohnya saat aku mengunjungi anakku pada jam istirahat sekolah untuk membawakannya kue. Aku suka sekali mendengar pembicaraan emak-emak dan menjadikannya inspirasi tulisanku. Eits, tapi jangan salah. Aku tidak pernah menulis gosip secara gamblang. Aku hanya menulis dan menangkap kesimpulan agar mendapat pembelajaran. Bukankah itu yang namanya terinspirasi?

Nah, bicara soal lipstik aku punya brand favorite yang bener-bener kece soal make up. Siapa lagi kalau bukan Wardah? I’m so in love with Wardah. Mulai dari Bedak, lipstik, blush on, eye shadow semua dari wardah. Kenapa? Karena aku terlanjur jatuh cinta sama make up wardah sejak acara ‘behantaran’ saat pernikahanku dulu. Wardah merupakan make up pertama yang membuatku jatuh cinta. 😍

Baru-baru ini yang membuatku sangat luar biasa ketagihan adalah mengoleksi berbagai warna lipcream wardah. Ya, sejak pertama kali membeli Wardah Ekslusive Matte Lip Cream No. 5 (Speachless) aku akhirnya mulai mencoba warna lain. Aku sudah memiliki lipcream wardah no. 3, 4, 5 dan 10. Menurutku produk lipcream wardah ini kece banget. Warnanya pigmented dan selalu bikin aku merasa cantik saat mencari inspirasi diluar.

Dan warna yang paling menyenangkan dan membuat wajahku fresh adalah no. 05 (Speachless). Aku selalu ketagihan dengan berbagai warna nude hingga orange karena warna itu bisa ‘sedikit’ menyamarkan usiaku sebenarnya.. 😂

Lipstik adalah senjata percaya diriku dalam mencari inspirasi

***

Oke, itu sekilas cerita tentang Female Blogger Banjarmasin dan hal yang membuatku ‘teracuni’ dengan produk kecantikan hingga brand favorite aku, Wardah. 😘

Sekarang bagaimana kabar Female Blogger Banjarmasin?

Alhamdulillah, Female Blogger Banjarmasin telah berumur satu tahun dan kita sudah banyak kemajuan didepan. Tepatnya tanggal 6 Oktober 2016 (06-10-2016) Female Blogger Banjarmasin berulang tahun yang pertama. Aku berharap komunitas ini akan lebih maju dan lebih bersemangat sehingga memberi keberkahan untuk setiap member dan memberi manfaat untuk setiap orang dengan tulisan. 😊

Oya, Kami sudah memiliki Struktur Organisasi yang jelas untuk kepengurusan. Siapa saja sih? Yuk, kepoin..

  • Ketua: Ruli Retno Mawarni (www.ruliretno.com)
  • Wakil Ketua: Vina Jihan Faheera (www.reistilldoll.com)
  • Sekretaris: Siti Zulaeha Barsieh (www.syunamom.com)
  • Bendahara: Rima Melaty (www.rima-angel.com)
  • PJ Sosmed: Dina Yulini Fahdina (www.dinalangkar.com)
  • Humas: Antung Apriana (www.ayanapunya.com)

Dan beberapa member lainnya. Saat ini member kami sudah mencapai 20 orang. Dikit ya? Eh banyak kok.. 😂

Soal angka itu tak masalah bukan? Yang penting kami kece dan konsisten nulis setiap bulannya dan dapat job. Hehe..

Berbicara tentang konsisten, hal yang paling membuatku bersemangat bergabung dalam komunitas Female Blogger Banjarmasin adalah kami memiliki jadwal untuk share link setiap hari selasa dan sabtu. Pada jadwal share link kami diwajibkan untuk saling blog walking. Bagaimana jika kami tidak blog walking dan ada yang terlewat meninggalkan komentar? Secara tegas sudah ada sanksi khusus untuk itu, yaitu tidak boleh mengikuti kegiatan share link selama 2 minggu. Ngomong-ngomong, aku juga pernah kena sanksi loh satu kali. Oh, semoga itu yang terakhir. 😂

Oh iya, kami sudah pernah meet up loh. Dan luar biasa menyenangkan bertemu dengan orang-orang yang satu passion denganmu. Rata-rata dari kami memang pendiam tapi siapa sangka kami bisa seriang ini jika berkumpul bersama?

Meet up kedua adalah saat kami menghadiri HP Notebook Gathering Media di Swiss Bell Hotel. Ini ketiga kalinya aku meet up dengan member Female Blogger Banjarmasin. Sayangnya hanya Aku, Rima, dan Kak Pita yang hadir. Tapi tidak apa-apa, aku sangat senang sekali. 😊

Kak Pita, Aku dan Rima

Jika tidak bertemu dengan komunitas kece ini mungkin saja aku tidak bisa begini. Mungkin aku kini hanya Ibu Rumah Tangga biasa yang sangat moody ngeblog karena tidak ada pembaca, komunitas pendukung, job, dan berbagai event blogger. Mungkin kini aku hanya menggerutu dengan berbagai pekerjaan rumahku tanpa bisa move on. Tapi komunitas ini merubahku, benar-benar merubahku

Well, ulang tahun ga ada event spesial?

Ah, siapa bilang..! Ada Kok! 😆

Event spesial berikutnya dari Female Blogger Banjarmasin adalah mengadakan Beauty Class spesial dengan Wardah di Street Food Banjarmasin. Acara ini akan berlangsung pada 22 Oktober 2016. Penasaran dengan acara ini? Bagaimana sih Beauty Class bareng wardah? Tenang saja, aku pasti akan menulis pengalamanku pertama kalinya  mengikuti beauty class di blog ini. 😊

Jadi, Anda perempuan dan seorang blogger yang berdomisili dibanjarmasin? Bingung bagaimana cara move on dalam ngeblog? Tertarik ingin bergabung dengan komunitas Female Blogger Banjarmasin? Yuk, kepo’in tentang kita di instagram dan twitter kami.

Karena komunitas satu passion adalah wadah yang bisa membuatmu move on. Jadi, mari segera move on! Tunggu apa lagi!

Belanja Aksesoris Handphone? Yuk, ke duahari.com aja!! 

Belanja Aksesoris Handphone? Yuk, ke duahari.com aja!! 

Beberapa hari ini hujan mulai sering turun. Mungkin dalam sehari hujan bisa saja turun 2-3 kali. Bagi Ibu Rumah Tangga seperti saya hujan bukanlah sebuah halangan, namun sepenuhnya adalah berkah. 

Berkah pertama karena saya bukan pecinta rasa panas dan bukan pecinta ruangan ber-AC namun pecinta kesejukan. Berkah kedua karena saya senang dengan suara hujan walau tidak termasuk petir yang terkadang menyertainya. Berkah ketiga adalah saya percaya bahwa dalam setiap tetesan hujan, ada rejeki didalamnya. Dan yang terakhir, saya bersyukur walau dengan kehidupan ekonomi yang terbilang sederhana dan jelas tidak memiliki mobil didalamnya namun tetap bisa bersosialisasi hingga melakukan transaksi jual-beli hanya dengan mengandalkan kuota saja. 

Ya, belakangan ini saya dilanda ‘malas gerak’ tingkat akut. Bahkan untuk sekedar kepasar saja saya sangat malas. Tentu saja saya tidak menyalahkan hujan atas rasa malas itu. Tapi saya berasumsi bahwa hujan yang datang saat itu adalah pembawa rejeki bagi orang lain. Sehingga saya yang terbiasa kepasar diharuskan mendistribusikan rejeki ketangan yang lain, bukan sekedar langganan saja. Ya, saya mulai mengandalkan transaksi pembelian online untuk penyaluran rejeki yang pas agar berkah dikala musim hujan tiba. 

Awalnya saya hanya membeli barang seperti buku, peralatan bermain hingga hiasan rumah. Lama kelamaan, saya mulai addicted dengan bertransaksi online. Ya, bagaimana tidak? Hanya dengan melihat situs online, memilih, dan transfer uang saya dapat santai sambil menunggu barang tiba tanpa harus repot keluar rumah. Akhirnya, hampir segala kebutuhan rumah tangga saya penuhi dengan pembelian online. 

Kemudian, suami yang mulai menggelengkan kepala melihat hobi saya yang baru ini mulai bertanya, “Tau ga situs jual beli Handphone dan Aksesoris yang terpercaya?” 

Saya melongo, terus terang saya bukan penggemar Aksesoris Handphone apalagi suka ganti-ganti Handphone. Akhirnya, saya bertanya pada salah seorang teman saya tentang situs web terpercaya yang melayani jual-beli Aksesoris Handphone secara online. Dan dia menjawab, “duahari.com aja” 

Sekilas ketika dia menyebut namanya aku hanya bisa mengernyitkan dahi sambil berpikir, “Duaharidotcom? Kok namanya ga ada nyambung-nyambungnya?” 

Ahh.. Ya sudahlah liat – liat dulu… 

Dan aku langsung mengklik halaman duahari.com. Saat membaca halamannya aku sempat berpikir bahwa ini hanya situs jual beli online secara umum karena banyak barang yang dijual disana. 

“Duahari.com adalah online shopping mall yang berkomitmen memberikan pengalaman berbelanja online yang aman, nyaman, mudah, menyenangkan, dimana saja dan kapan saja” 

Namun, Duahari.com rupanya sudah terkenal sebagai situs online untuk jual-beli Aksesoris handphone. Bisa dilihat pada menu bahwa situs ini lebih mengkhususkan penjualan Aksesoris Handphone. 

Jadi, kenapa saya merekomendasikan duahari.com untuk membeli Aksesoris Handphone? Ya, karena banyak kelebihannya, antara lain sebagai berikut:

1. Duahari.com menghadirkan cicilan 0% untuk semua produk dengan tenor cicilan hingga 12 bulan. 

2. Duahari.com memberikan layanan gratis pengiriman keseluruh indonesia. 

3. Duahari.com memfasilitasi layanan pengembalian produk dengan batas waktu klaim 15 hari setelah produk diterima. 

4. Pembayaran mudah, dengan berbagai pilihan metode pembayaran yang aman dan bervariasi. Dengan sertifikasi VeriSign dan Credit card fraud detection system. 

5. Duahari.com menyediakan layanan costumer care yang siap membantu konsumen untuk bertanya, dan berkonsultasi seputar layanan duahari.com. 

6. Terdapat beberapa promo menarik di Duahari.com. 

Gimana? Tertarik kan? Nah, tapi ribet ga sih kalau mau berbelanja disini? 

Pencarian produk original favoritnya tergolong mudah karena ada berbagai fitur pencarian, pilihan kategori, hingga produk Rekomendasi. Kita tinggal klik produk untuk masuk kehalaman produk detail. 

Kemudian klik tombol “tambahkan kechart” lalu klik “Lanjutkan belanja”. Jika anda ingin mengubah isi pesanan maka klik “Lihat/Ubah isi Bag” 

Gimana? Mudahkan? 

Oya, bukan cuma Aksesoris Handphone loh yang available di Duahari.com, bahkan kebutuhan sehari-hari juga ada loh seperti berbagai peralatan untuk hiburan, alat olah raga, hingga peralatan rumah tangga dan peralatan make up. Yeay!! 

Jadi, tunggu apa lagi.. Yuk, ke duahari.com

😊

Happy Shopping!! 

IBX598B146B8E64A