Browsed by
Category: Uncategorized

Membaca Prospek Kerja Jurusan Manajemen di Universitas Gunadarma

Membaca Prospek Kerja Jurusan Manajemen di Universitas Gunadarma

(Sumber Foto : fe.gunadarma.ac.id)

Bila kita sedang mencermati beberapa jurusan yang tertera di fakultas ekonomi dari berbagai kampus yang ada di Indonesia, maka pasti salah satunya yang pasti ada merupakan jurusan manajemen. Jurusan manajemen bisa disebut sebagai salah satu program studi yang paling banyak diminati karena beberapa prospek kerja yang siap menyambut para alumninya.

Jurusan manajemen sendiri pada umumnya merupakan sebuah bidang keilmuan yang secara spesifik mencakup pembelajaran tentang kegiatan dan dinamika kerja dalam suatu perusahaan. Bidang keilmuan yang mempelajari tentang seluk beluk kegiatan kerja dalam suatu perusahaan tersebut termasuk kedalam disiplin ilmu ekonomi dan bisnis.

Tentu akan menjadi sebuah kebanggaan tersendiri, ketika seorang anak muda lulusan jurusan manajemen bisa diterima untuk bekeja dalam sebuah perusahaan besar. Seperti halnya beberapa profesi menarik lainnya, bekerja dalam sebuah manajemen perusahaan juga selayaknya menjadi hal yang didambakan para anak muda.

Maka, sangat penting kiranya bagi para anak SMA yang hendak meneruskan kuliah dengan memilih jurusan Manajemen agar mengenali kampusnya terlebih dahulu. Artinya, mengenali profil jurusan manajemen di setiap kampus merupakan hal yang wajib dilakukan oleh  anak SMA yang berniat melanjutkan kuliah ke jurusan manajemen.

Mengenali profil jurusan manajemen di suatu kampus menjadi sangat penting agar bisa mengetahui seberapa bagusnya mutu pendidikan serta kurikulum pembelajarannya. Maka, jurusan manajemen di Universitas Gunadarma bisa menjadi salah satu opsi terbaik untuk para siswa-siswi SMA yang hendak berkuliah di jurusan manajemen.

Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma menekankan penerapan kurikulum berbasis kompetensi sebagai komponen utama dalam menjalankan sistem pembelajaran bagi para mahasiswanya. Baik program studi manajemen keuangan maupun program studi manajemen pemasaran telah menjalankan sistem pembelajaran berbasis teknologi sebagai keunggulan utamanya.

(Sumber : Mamikos.com)

Hal tersebut sejalan dengan visi jurusan manajemen yang ingin terus mengembangkan dan meningkatkan mutu pendidikan dan alumninya hingga ke tingkat Internasional. Visi tersebut  

diharapkan sudah akan tercapai pada tahun 2022 mendatang, khususnya pada bidang keuangan, perbankan, pemasaran dan sumber daya manusia berbasis keunggulan. Visi tersebut dirumuskan dalam kegiatan tri dharma perguruan tinggi guna meningkatkan daya saing bangsa Indonesia menyongsong era revolusi industri 4.0.

Visi tersebut yang akan mendorong dan membentuk para calon sarjana manajemen di Universitas Gunadarma menjadi lulusan yang memiliki kompetensi kerja yang baik dan profesional. Memiliki kecakapan kerja dan pengambilan keputusan yang matang, disamping pemahaman akan teknologi dan informasi yang mumpuni.

Guna mencapai targetnya pada tahun 2022, jurusan manajemen di Universitas Gunadarma memiliki 11 dosen pengajar dengan kompetensi yang mumpuni. Keberadaan 11 dosen pengajar tersebut sangatlah penting dalam mengimplementasikan pola pembelajaran yang menggunakan kurikulum berbasis kompetensi dan teknologi informasi.

Jurusan manajemen di Universitas Gunadarma memiliki beberapa fasilitas yang akan menunjang kelancaran dan efektifitas pembelajaran para mahasiswanya sesuai visi dan misinya. Terdapat setidaknya 5 faslitas inti, yakni 3 laboratorium serta 2 lab untuk bidang perbankan serta statistika.

Adapun untuk Laboratorium Manajemen dasar memiliki beberapa mata kuliah yang wajib ditempuh oleh para mahasiswanya. Yakni, mata kuliah Riset Pemasaran, mata kuliah Matematika Ekonomi1, mata kuliah Matematika Ekonomi 2, serta mata kuliah statistika 1 dan mata kuliah statistika 2.

Sementara itu, di Laboratorium Manajemen Menengah memiliki beberapa mata kuliah yang wajib ditempuh oleh para mahasiswanya. Yakni, mata kuliah Manajemen Keuangan, mata kuliah Dasar Manajemen Keuangan, mata kuliah Manajemen Keuangan, mata kuliah Manajemen Operasional, mata kuliah Riset Operasional 1 dan mata kuliah Riset Operasional 2.

Laboratorium Manajemen Lanjut memiliki cakupan materi perkuliahan yang relatif lebih sedikit, namun bobotnya cukup berat. Yakni, mata kuliah Komputerisasi Akuntansi Keuangan, mata kuliah Pengantar Teknologi SIM 2, mata kuliah Penganggaran Perusahaan 2 serta Komputerisasi Lembaga Keuangan Perbankan.

Adapun beberapa mata kuliah yang diajarkan di Laboratorium tersebut memiliki durasi total selama 48 per mata kulianhnya dalam satu semester. Sistem perencaan dan rancangan pola pembelajaran yang matang tersebut yang mengantarkan jurusan manajemen di Universitas Gunadarma mendapatkan akreditasi A.

(Sumber Foto : fe.gunadarma.ac.id)

Akreditasi A jurusan manajemen tersebut tepatnya diraih pada tanggal 11 Maret 2015 berdasarkan SK 089/SK/BAN-PT/Akred/S/III/2015. Sehingga, menjadi sebuah penanda mutlak akan mutu pendidikan serta output yang akan dihasilkannya nanti.

Satu hal yang jelas, sarjana Manajemen memiliki banyak opsi dan peluang dalam bekerja, mulai dari menjadi seorang pengusaha, pegawai BUMN, bekerja di perusahaan multinasional, menjad seorang project manajer, bahkan menjadi seorang konsultan.

Masih banyak lagi beberapa posisis strategis yang sangat relevan dengan kompetensi keilmuan para lulusan Manajemen. Satu hal yang jelas, profesi yang disebutkan tersebut sangat mengapresiasi dalam hal gaji para pekerjanya. Jadi, bila anda ingin berkuliah di jurusan manajemen, yuk segera mendaftar dan berkuliah di jurusan manajemen Universitas Gunadarma.

Rekomendasi 5 Karakter FF Terbaik dan Cocok Untuk Pemula

Rekomendasi 5 Karakter FF Terbaik dan Cocok Untuk Pemula

Bingung pilih karakter FF yang cocok untuk pemula? Inilah rekomendasi 5 karakter FF terbaik, cocok untuk pemain FF pemula

Apakah kamu pemain baru dalam game Free Fire? Masih bingung bagaimana memilih karakter Free Fire? Tenang, di artikel ini kita akan bahas seputar pemilihan karakter FF. Kita akan bahas rekomendasi 5 karakter FF yang bagus dan menarik untuk para pemula. 

Tak hanya itu, kita juga akan bahas beberapa tips dalam memainkan karakter FF tertentu. Langsung saja, inilah 5 karakter FF yang cocok untuk pemula. 

1. Jota FF

Salah satu karakter FF yang menarik untuk dipakai adalah Jota FF. Karakter ini terinspirasi dari tokoh peran kenamaan Indonesia yakni Joe Taslim. Jota digambarkan sebagai sosok berusia 31 tahun. Ia bisa disebut sebagai karakter dengan latar belakang paling normal dibandingkan karakter lain. Ia berasal dari keluarga biasa dan menjalani masa kecil seperti anak-anak kebanyakan. Namun, rutinitas harian yang biasa membuat Jota ingin mencari tantangan baru. Ia pun menekuni parkour demi bisa melihat dunia dari balik gedung yang dipanjatnya.

Kelebihan utama karakter Jota adalah sulit dibunuh, sebab punya skill yang bisa memulihkan HP (Health Point). Menarik, banget kan? Jika kamu tertarik, kamu bisa juga memainkan karakter ini. 

2. Karakter K Free Fire

Berikutnya ada karakter K Free Fire. Ciri khas karakter ini adalah memiliki kemampuan khusus berupa Max EP meningkat sebesar 50. Mode Jiu Jitsu: teman satu tim dalam jarak 6m mendapatkan peningkatan rasio konversi EP sebesar 500%. Mode Psikologi: Pulihkan 2 EP setiap 4 detik, hingga 6 EP. CD tukar mode: 20 detik. Dalam game FF, karakter K ini memiliki usia 31 tahun. Apakah kamu tertarik untuk mencobanya? 

3. Hayato FF

Karakter FF yang juga populer adalah Hayato FF. Dengan penampilan yang keren, tak heran Hayato FF menjadi salah satu karakter favorit. Bagi yang penasaran, inilah skill andalan Hayato FF dan yang membuatnya kuat. Makin HP atau darah menipis, damage yang dihasilkan karakter ini akan makin kuat. Ketika darah menurun sebesar 10%, penetrasi armor Hayato akan meningkat sebesar 7,5%, meningkat lagi di level 2 menjadi 8%, di level ketiga menjadi 8,5%, di level 4 menjadi 4%, kemudian mendapatkan Fist of Flame di level 5.

Penetrasi armor akan terus naik menjadi 9,5% di level 6, dan akan mendapatkan Banner Life of Hayato di level ke 7. Kesimpulannya, lawan pun harus berhati-hati karena makin diserang, Hayato malah akan memberikan serangan yang lebih bar-bar. Keren, kan? 

Jika tertarik kamu bisa mencobanya. 

4. Luqueta FF

Yang keempat ada karakter Luqueta. Dalam game FF, karakter ini berusia 20 tahun dan merupakan seorang bintang sepak bola. Salah satu kekuatan utama karakter ini adalah setiap kali berhasil melakukan kill akan meningkatkan maks HP hingga 35. Jika tertarik kamu juga bisa mencoba karakter ini. 

5. Maxim Free Fire 

Salah satu ciri khas Maxim adalah tampilannya yang santai dengan pakaian khas anak muda. Tentunya tampilan keren ini menjadi salah satu ciri khas dari Maxim. Skill Maxim Free Fire yang utama adalah Gluttony yang membuatnya bisa menggunakan Medkit dan memakan jamur lebih cepat mulai 2% hingga 12% di level tertinggi. Dengan cara ini, ketika berada dalam perang, Maxim bisa lebih cepat pulih dan kembali melakukan penyerangan terhadap musuh. 

Jika kamu ingin memainkan karakter Maxim, jangan lupa untuk mempelajari combo dan perpaduan item yang cocok untuk karakter ini. 

Tips Mempelajari Karakter FF 

Jika kamu tertarik untuk menggali lebih dalam tentang karakter FF, kamu juga bisa pelajari langsung di web ff.garena.com. Kamu bisa buka menu karakter. Di sana kamu akan menemukan banyak ulasan seputar karakter-karakter FF. Selamat mencoba dan happy gaming! 

Borong Prestasi, 3 Tim Peneliti Mahasiswa Gunadarma Lolos Program Pendanaan PKM 2021

Borong Prestasi, 3 Tim Peneliti Mahasiswa Gunadarma Lolos Program Pendanaan PKM 2021

           Pada tau gak sama PKM? Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan sebuah program yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan dari Kemenristekdikti untuk mewadahi dan mengasah kreativitas dan inovasi para mahasiswa se-Indonesia. Sebagaimana ilmu dan penerapakan teori yang sudah dipelajari di kampus, agar kemudian bisa dikaji, dikembangkan serta diterapkan menjadi sebuah program kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat umum.

            Adapun Program PKM sendiri meliputi 5 bidang, yaitu bidang penelitian, bidang kewirausahaan, bidang pengabdian masyarakat, bidang teknologi serta bidang karsa cipta. Nah, Kelima bidang PKM tersebut bisa dipilih satu kelompok mahasiswa untuk diikuti dalam bentuk perancangan sebuah proposal rancangan program.

            Setiap tahun awal tahun ajaran, ada banyak sekali mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia yang mengajukan proposal PKM. Sebagian diantaranya tersebut, ada beberapa kelompok mahasiswa yang berhasil lolos pendanaan program PKM setiap tahunnya.

            Begitupun dengan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2021, Universtas Gunadarma menjadi kampus yang terbilang memboyong banyak predikat kelolosan pada program PKM 2021. Prestasi mahasiwa gunadarma di Program Kreativitas Mahasiswa 2021 terbukti melalui lolosnya 3 tim PKM di tahun 2021.

            Dikutip dari kemahasiswaan.gunadarma.ac.id, berdasarkan surat edaran resmi dari Direktorat Jenderal Kemenristekdikti yang rilis pada 5 mei 2021. Terdapat sekitar 67.743 proposal yang diajukan dan tervalidasi, namun hanya terpilih sekitar 4.522 proposal pendanaan PKM 2021, termasuk 3 diantaranya berasal dari Mahasiswa Universitas Gunadarma.

            Keberhasilan lolosnya tiga proposal PKM 2021 ke tahap pendanaan tersebut merupakan sebuah keberhasilan sekaligus prestasi mahasiswa gunadarma. Mengingat begitu banyaknya proposal yang terkirim dari berbagai seluruh kampus di seluruh Indonesia dan melalui prosese seleksi dan persaingan yang luar biasa ketatnya.

Profil 3 Tim Peneliti Mahasiswa Gunadarma

            Berikut ini ulasan dan profil ketiga tim mahasiswa Gunadarma yang lolos ke fase pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa di tahun 2021 :

            Kelolosan yang pertama, yakni di Program Kreativitas Mahasiswa bidang kewirausahaan yang diasuh oleh Moh. Ega Elman Miska, S.P., M.Si. selaku dosen pembimbing. Sementara itu tim ini diketuai oleh Desti Srinadila, serta Dyon Rahman Isnainy, Istianah, Dina Amaliatul Arifah dan Restu Firman Hadi sebagai anggota tim. Kelima mahasiswa tersebut bersal dari program studi yang sama yakni Agroteknologi.

            Tim PKM Kewirausahan ini berhak lolos ke tahapan pendanaan melalui proposalnya yang berjudul Essential Oil Asiatis dan Limbah Kulit Buah Tropis Sebagai Parfum Plus Aromaterapi Pencegah Rhinovirus.

Mengubah Essential Oil dan kulit buah tropis menjadi sebuah parfum tentu merupakan terobosan baru dalam dunia kewirausahaan, sedangkan mengubahnya menjadi aromaterapi tentu menjadi sebuah inovasi besar dalam bidang kesehatan. Tak heran, bila kemudian proposal yang diajukan oleh Desti Srinadila tersebut terpilih dan lolos ke fase pendanaan berkat rancanan proposalnya yang sangat inovatif dan kreatif.

Sementara itu, proposal kedua dari mahasiswa Universitas Gunadarma yang lolos ke fase pendanaan PKM 2021 berasal dari bidang cipta karsa.  Melaui perencanaan sebuah proposal yang bertujuan untuk menciptakan sebuah aplikasi yang dapat membantu seseorang untuk bisa lebih mengaktualisasikan dirinya di dunia nyata.

Sebuah gagasan produk cipta karsa yang luar biasa tersebut berhasil berkat tangan dingin seorang Guntur Eka Saputra, S.T., M.M.S.I. selaku pembibing. Sementara itu, anggota tim PKM kewirausahaan ini diketaui oleh Tangguh Destio Pramono dari program studi Sistem Informasi. Sementara itu keempat anggota lainnya yakni Haikal Ardikatama, Sinatrio Bimo dan Adam rozq berasal dari program studi Teknik Informatika, sementara 1 anggota lainnya yakni Josephine Haneta berasal dari program studi Psikologi. Kelompok tersebut berpeluang besar untuk merealisasikan produk aplikasinya setelah lolos di fase pendanaan PKM Kewirausahaan 2021.

Sementara itu, kelompok ketiga dari mahasiswa Universitas Gunadarma yang lolos ke fase pendanaan PKM 2021 yakni hadir dari bidang Riset Eksakta. Kelompok yang dipimpin oleh Silvina Malasari (Agroteknologi) ini mengajukan sebuah proposal berjudul Peningkatan Produksi Bioaktif Simplisia Daun Kumis Kucing sebagai Anti-Hiperglikemik dengan Formlasi Pemupukan Serta Rotasi Panen. Kelolosan proposal tersebut juga menjadi bukti keberhasilan Moh. Ega Hilman, S.P., M.Si. selaku dosen pembimbing tim serta seluruh anggota dalam kelompok PKM Riset Eksakta.

            Anggota dalam kelompok PKM ini mayoritas berasal dari jurusan Agroteknologi, seperti Qonitah Fauziyah serta Neni Selita. Sedangkan satu anggota lainnya yakni Widya Tri Septiana berasal dari jurusan Farmasi. Kekompakan dan kreatifitas kelompok ini pada akhirnya berhasil meloloskan proposalnya ke tahapan fase pendanaan untuk merealisasikan gagasan perencanaan proposalnya.

            Keberhasilan meloloskan 3 proposal di Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2021 diharapkan menjadi awalan dari rentetan prestasi yang akan diraih oleh mahasiswa Universitas Gunadarma. Kedepannya, prestasi mahasiswa gunadarma diharapkan akan terus semakin banyak bermunculan, tak hanya di bidang PKM tapi juga di bidang dan event lainnya.

Rekomendasi Kampus Swasta Murah Tapi Berkualitas

Rekomendasi Kampus Swasta Murah Tapi Berkualitas

Ehm, ada yang lagi nyari kampus swasta murah

Tenang aja, saat ini cukup banyak kok universitas swasta berkualitas dengan biaya kuliah terjangkau. Pastinya ini sangat cocok bagi kamu yang tidak lolos melalui jalur SNMPTN maupun SBMPTN. Kek emak dulu.. *eh

Seperti yang diketahui, untuk bisa masuk ke kampus negeri dengan jalur SNMPTN atau SBMPTN bukan hal yang mudah. Bahkan ada sebagian universitas negeri yang sangat sulit untuk ditembus karena persaingan ketat dan terbatasnya bangku yang disediakan. Hiks

Masuk Kampus Swasta, Kenapa Enggak? 

Hmm.. Jika kamu enggak lolos di PTN (Perguruan Tinggi Negeri), kamu masih bisa kok melanjutkan kuliah di PTS (Perguruan Tinggi Swasta). Biasanya universitas swasta memiliki kuota mahasiswa yang lebih banyak, sehingga kesempatan untuk diterima jauh lebih besar. 

Tapi, bukan juga asal pilih kampus swasta gitu.  Kamu tetap harus memilih kampus swasta dengan kualitas terbaik. Pilihlah universitas yang sudah mendapatkan akreditas bagus, memiliki fasilitas lengkap, serta menyediakan wadah pengembangan diri untuk mahasiswa. Agar ketika lulus nanti setidaknya kamu bisa punya hobi dan passion yang diandalkan. 

Tapi win, biasanya PTS tuh mahal! 

Iya juga sih, biaya kuliah mungkin juga perlu kamu pertimbangkan. Meskipun PTS dikenal sebagai universitas dengan biaya mahal tetapi masih banyak kok PTS dengan biaya murah, salah satunya adalah Universitas Gunadarma. 🙂

Universitas Gunadarma, Rekomendasi Kampus Swasta Murah nan Berkualitas

Universitas Gunadarma menjadi rekomendasi terbaik bagi kamu yang mencari kampus swasta murah tapi berkualitas. Universitas Gunadarma adalah kampus yang unggul dalam prestasi dan teknologi.

Iya, Universitas Gunadarma berhasil meraih berbagai prestasi membanggakan baik di dalam maupun di luar negeri. Di tahun 2021 ini, Universitas Gunadarma memperoleh peringkat ke-4 sebagai universitas terbaik di Indonesia.

Penilaian tersebut dilakukan oleh Webometrics Ranking of World Universities, yang merupakan lembaga pemeringkat perguruan tinggi di seluruh dunia. Wah, gak main-main kan yang menilai. Tentu sudah tidak diragukan lagi kualitas dan fasilitas Universitas Gunadarma.

Selain itu, Universitas Gunadarma juga unggul dalam teknologi. Universitas Gunadarma selalu mengedepankan pemanfaatan teknologi internet dalam segala bidang termasuk dalam setiap kegiatan atau proses pembelajaran.

Kenapa Harus Pilih Universitas Gunadarma?

1.Biaya Kuliah Murah

Jangan khawatir, biaya kuliah di Universitas Gunadarma terbilang masih sangat terjangkau. Bila dibandingkan dengan kampus lain, Universitas Gunadarma menjadi salah satu perguruan tinggi swasta dengan biaya kuliah murah.

Selain itu, Universitas Gunadarma juga memberikan beasiswa untuk mahasiswa berprestasi dan mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi. Beasiswa diberikan dalam bentuk keringanan sebagian atau bahkan biaya penuh kuliah yang dibayarkan.

Ada berbagai macam beasiswa di Universitas Gunadarma mulai dari beasiswa bagi mahasiswa berprestasi yang berdedikasi tinggi pada almamater, beasiswa untuk mahasiswa yang kurang mampu, tetapi memiliki prestasi akademik yang baik, hingga beasiswa melalui jalur PMDK (Penelusuran Minat dan Kemampuan) dengan bekerja sama dengan beberapa sekolah untuk siswa berprestasi.

2.Sudah Terakreditasi A

Jika kamu menginginkan kampus dengan kualitas terbaik, maka pilihlah kampus yang sudah terakreditasi. Semakin bagus tingkat akreditasinya, semakin baik juga kualitas dan mutu lulusan dari perguruan tinggi tersebut.

Karena itu, Universitas Gunadarma sangat direkomendasikan bagi calon mahasiswa baru. Hal ini karena Universitas Gunadarma sudah memperoleh akreditasi dengan peringkat “A” berdasarkan surat keputusan nomor 244/SK/BAN-PT/Akred/PT/X/2018 dari BAN PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi).

Bukan hanya kampusnya saja yang mendapat akreditas A, tetapi sebagian besar program studi di Universitas Gunadarma juga sudah mendapatkan peringkat akreditasi A dan B. Tentu tidak perlu diragukan lagi kualitas kampus yang satu ini.

3.Fasilitas yang Lengkap dan Memadai

Universitas Gunadarma memiliki fasilitas yang lengkap dan memadai, sehingga bisa membantu menunjang keefektifan proses belajar mahasiswa. Ada berbagai macam fasilitas yang diberikan mulai dari lapangan olahraga, perpustakaan, sarana ibadah, laboratorium dan masih banyak lagi lainnya.

Universitas Gunadarma menyediakan fasilitas laboratorium yang bisa digunakan untuk seluruh mahasiswa Universitas Gunadarma sesuai dengan kebutuhan praktikum mata kuliah yang diperoleh di kelas.

4.Agro Teknologi

Gunadarma Technopark (GTP) merupakan komplek/kawasan pengembangan teknologi, manajemen, pendidikan dan bisnis secara terpadu. Gunadarma Technopark berada di Desa Jamali-Mulyasari, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur.

Kawasan ini bersifat holistic integrative untuk menunjang kegiatan pendidikan, pertanian terpadu, pariwisata dan pengembangan teknologi terpadu. Gunadarma Technopark digadang-gadang menjadi icon sekaligus wujud dari multidisiplin ilmu yang ada di Universitas Gunadarma.

5.Adanya Wadah Pengembangan Bakat

Universitas Gunadarma menyediakan wadah untuk mengembangkan bakat dan minat mahasiswa di bidang ekstrakurikuler atau kegiatan non program formal. Tentunya ini sangat bagus untuk meningkatkan keterampilan dan pengembangan diri mahasiswa.

Ada banyak unit kegiatan di Universitas Gunadarma seperti Unit Kegiatan Olahraga Permainan (sepak bola, hoki, basket, voli, dll), Unit Kegiatan Fotografi, Unit Kegiatan Teater Mahasiswa, Unit Kegiatan Tari, Unit Kegiatan Bela Diri (pencak silat, wushu, karate, taekwondo, dll), dan sebagainya.

Nah, itulah rekomendasi kampus swasta murahdan berkualitasyang bisa kamu pilih. Yuk, kuliah di kampus yang sudah terbukti kualitas dan fasilitasnya!

Surprise Januari 2021: Kalsel Banjir Parah

Surprise Januari 2021: Kalsel Banjir Parah

“Jembatan Pabahanan di Pelaihari ternyata roboh bah.. Arus banjir kali ini luar biasa..”

“Terus gak bisa kesana dong aku..”

“Iya, gak bisa. Rencana kita batal. Apa boleh buat kondisinya begini. Mudahan banjir segera surut.”

“Bakal lama banget dong ya disana.. Huhu..”

Terdiam aku dibuatnya. Kulihat lagi video ambruknya jembatan penghubung provinsi itu berkali-kali. Tidak, ini bukanlah mimpi. Jembatan itu, benar-benar roboh.

Banjir Kalimantan Selatan tahun ini benar-benar luar biasa.

Banjir, Musibah Tak Terduga Kalsel di awal tahun

Aku pikir, banjir tahun ini bakal ‘so so’ aja. Toh, daerah bati-bati itu setiap tahun sih juga banjir. Sudah sangat terkenal kiranya. Banjir selutut, sedada. Setiap tahun siklusnya selalu terulang. Dan enggak ada juga tuh drama mengerikan menyusul dibelakangnya. Karena ibaratnya, orang bati-bati sendiri sudah sangat kenyang makan banjir setiap tahun.

Tapi, banjir kali ini berbeda.

Saat aku memutuskan untuk berkunjung ikut ke tempat orang tuaku di pelaihari, aku tak berpikir dua kali walaupun saat itu musim hujan dan banjir. Toh, ‘biasa aja’ pikirku. Setiap tahun bati-bati juga langganan banjir. Bahkan, aku berencana untuk piknik ke pantai di hari minggunya bersama keluargaku. Mengingat pantai pasti sepi. Maklum, sudah stress tingkat tinggi selama hampir setahun di rumah saja. Jadi bisa ke pelaihari dan tinggal di tempat orang tua adalah sebuah oasis ditengah rasa stress. Tak kusangka, bencana banjir yang diawali dengan terputusnya akses ke bati-bati dan hanya bisa melalui jalan alternatif hanyalah drama pembuka saja.

Esok harinya, aku dikejutkan pada kabar teman-temanku di sosial media. Barabai banjir besar. Aku melihat warung yang terbawa arus banjir di sebuah video. Akupun melihat rumah-rumah pemukiman terendam banjir hingga dada. Teriris hatiku dibuatnya. Daerah sawahan di pelaihari pun tak kalah menyeramkan. Saat itu, daerah bati-bati memiliki nasib sama layaknya barabai. Begitupun beberapa tempat di banjarmasin.

Hari ketiga di Pelaihari aku dikejutkan pada berita mengerikan. Jembatan retak. Dan itu adalah jembatan provinsi. Penghubung antara kota-kota. Akses ‘satu-satunya’ yang sehat untuk ke pelaihari. Saat itu, pengendara dipulangkan. Tidak diperbolehkan melintas. Jangan tanya bagaimana yang bekerja bolak balik antara jembatan itu. Mereka memutar melewati jalan alternatif yang ‘sakit’. Tanah longsor kabarnya mulai menggeronggoti jalan alternatif tersebut.

Hari keempat di Pelaihari aku shock saat melihat video di sosial media. Jembatan pabahanan ambruk. Roboh disatu bagian. Esok harinya, bagian satunya ikut ambruk. Dan menyisakan jembatan ditengah-tengah yang lengang. Gotong royong para warga membangun jembatan darurat. Esok harinya, jembatan darurat ikut roboh dijatuhi pohon besar. Menyisakan satu bagian yang takut-takut bakal roboh juga.

Para penduduk ramai membangun lagi jembatannya. Pengungsi ramai berbondong-bondong mencari bantuan. Kalian jangan mempertanyakan soal klaster covid yang mungkin bertambah karena pengungsian yang menjadi satu. Apalagi mempertanyakan, “Kok gak pake masker?”

Peduli setan. Kata mereka. Kami hanya butuh makan, tempat berlindung dan hidup. Covid seakan terlihat bagai buih kecil ditengah bencana banjir dan setumpuk masalah lainnya.

Kenapa Banjir Kali Ini Berbeda?

Adakah yang masih mempertanyakan dengan wajah sok polos kenapa banjir kali ini berbeda?

Tentu saja ada. Dia adalah anakku, Pica.

“Orang-orang pada buang sampah sembarangan sih. Makanya banjir.” Kata Pica ‘sok menghakimi’

“Ini bukan soal buang sampah aja Pica. Pica harus tau bahwa bumi ini imunnya sudah dibuat Allah sedemikian kuat. Setumpuk sampah mungkin bisa diobati dengan secuil banjir. Tapi jika paru-paru dunia sudah digeronggoti, maka obatnya tidaklah mudah..”

“Maksudnya ma?”

Aku mencabut rumput di pekarangan rumah Mama. Beruntung ditempat mama merupakan dataran tinggi dan tidak terkena banjir. Lantas memperlihatkan akar rumput itu pada Pica.

“Pica tau, apa fungsi hutan? Apa fungsi pepohonan? Hutan itu punya akar-akar ajaib dari pohon yang bisa menyerap air di musim hujan sehingga menghindari banjir. Ibaratkan akar rumput ini adalah akar pohon. Sudahlah dicabut, digali lagi tanahnya sampai sedalam-dalamnya seluas-luasnya. Kira-kira apakah hutan bisa normal lagi?”

Hutan kalimantan sudah berangsur hilang. Pegunungan meratus adalah pertahanan terakhir. Tapi apa boleh buat, katanya meratuspun harus dikorbankan.

“Kenapa manusia suka menggali-gali hutan?”

“Mereka butuh energi. Butuh batu bara, intan hitam, emas dsb untuk bisa hidup. Listrik berasal dari sana. Sayangnya, manusia tak pernah mengenal rasa ‘cukup’.”

Dan pertanyaanpun beruntun. Tentang bagaimana batu bara bisa menjadi listrik, kenapa batu bara tidak beranak pinak layaknya pohon dsb. Entahlah, dunia ini kadang rumit nak. Buah simalakama ‘kata mereka’. Padahal toh andai saja manusia bisa menyeimbangkan antara nafsu dan realitas mungkin mereka akan kenal apa itu konsep cukup. Sayangnya, katanya kebutuhan manusia itu tidak terbatas. Padahal, bukannya keinginan mereka yang ‘ada-ada saja’? Tidak ada habisnya. Lantas kalau hujan dan banjir salahkan saja orang yang menebang pohon untuk kayu bakar. Atau yang membuang bungkus permen sembarangan. Itu lebih mudah.

Sama halnya dengan tragedi asap yang selalu terjadi setiap tahun. Salahkan saja para petani yang membakar, toh itu lebih mudah.

Maaf, mamak memang bakatnya nyinyir. Tapi semoga yang tersinggung tidak marah mencak-mencak. Lantas membenarkan diri dengan bilang.. “Hei, kalau bukan karena kami ditempat kalian gak akan ada penerangan bla bla.”

Jadi, ada yang punya jawaban lagi untuk kenapa banjir kalsel kali ini berbeda?

Guilty Feeling ditengah Banjir

Rasa-rasanya baru saja aku menulis diawal bulan ini bahwa aku punya banyak guilty feeling di tahun 2020. Entahlah kenapa pula diawal tahun 2021 perasaan itu malah bertambah.

Seperti malam ini, aku merasa ‘stuck’ di rumah mama. Dengan sinyal super lelet dan perasaan ‘ingin pulang’. Rasa cemas, bersalah, bodoh, bertubi-tubi muncul bergitu saja.

Apalagi saat melihat status teman-temanku yang beberapa adalah relawan banjir. Entahlah rasanya aku ingin ‘ikut terjun’ melalui pintu kemana saja dan mengulurkan tanganku. Itu jauh lebih seru dibanding uring-uringan di rumah bermain bersama anak-anakku. Sudah lama sekali ‘otot ini merasa nganggur’. Perasaan tidak berguna seperti biasa selalu menghampiri.

Seharusnya, kemarin aku tidak ikut ke pelaihari.

Aku meninggalkan suami di banjarmasin untuk keegoisanku bertemu orang tua. Kangen rasanya menjadi ‘anak’ lagi. Tapi aku lupa hal penting bahwasanya aku tidak berada pada level itu lagi. Tugasku sudah berbeda, perasaanku berbeda dibanding saat menjadi anak SMA dulu. Aku kangen membantu suami di rumah. Tak kusangka pekerjaan rumah itu dirindukan juga. Padahal, bukankah itu membosankan win?

Lalu aku melihat Mama dan Ayahku. Seminggu sudah aku mendengarkan curahan hati mereka. Melihat mereka bermain bersama cucu-cucunya.

Mereka sangat senang. Sampai tanpa sadar Mama sudah ‘sekian kali’ bertanya padaku, “Apa gak bisa suamiku bekerja disini saja?”

Dan jawabanku selalu sama lalu disusul dengan ukiran sedih pada wajah Mama.

Jika mengingat hal ini, aku mengubur perasaan bersalahku lagi. Kemudian berkata didalam hati,

“Setahun tidak ke tempat orang tua. Anggaplah seminggu lebih ini bagaikan oasis bagi mereka. Jika melihat mata mereka, aku sadar betapa berharganya diriku ada disini.”

Banjir di Banjarmasin, Kota Seribu Sungai

Saat beberapa kota di kalsel mulai surut banjirnya dan mulai cerah harinya, kota banjarmasin malah terancam banjir karena pasangnya air. Dan sepertinya, aku akan lebih lama lagi di pelaihari.

Kota seribu sungai itu kini benar-benar ‘beribu sungainya’. Disana sini penuh hamparan ‘sungai baru’. Aku tidak bisa membayangkan ditengah air itu mungkin ada biawak dan ular yang berenang dari rawa. Kabar terakhir yang aku tau, bahkan kelotok saja mampir ke spbu untuk mengisi solar. Benar-benar sebuah perubahan di awal tahun.

Dan kuharap itu tidaklah lama. Kabarnya hari kamis air pasang tidak akan meninggi lagi dan berangsur surut. Hari ini, beberapa rumah anggota keluargaku di banjarmasin mulai terendam banjir dibagian dapur. Dan aku bersyukur hingga saat ini rumahku masih aman. Hanya bagian halaman jalan yang terendam penuh dengan banjir. Pegawai PT kami masih bisa bekerja. Tapi dibeberapa daerah lain di banjarmasin, situasinya memprihatinkan.

Dan lagi-lagi aku bermimpi untuk bisa menjadi relawan. Sepertinya mengasyikkan. Apalagi aku kemarin menonton film love in flood. Kok seru andai saja aku bisa ikut naik perahu bersama suami ke jalan-jalan dan bernyanyi ‘row row row your boat’

Abaikan imajinasiku. Aku sedang haus sensasi petualangan. Dan tulisan ini mulai tidak jelas hulu dan hilirnya. Maklum, yang menulis saja kadang tersenyum kadang tergugu. Aneh sekali.

Bencana di awal tahun ini memang benar-benar mengiris hati. Dan kenapa pula itu terjadi disaat hatiku riang ingin piknik. Hatiku ingin istirahat, tapi kemudian disuruh sedih dengan berbagai bencana. Seakan empatiku sedang diuji ditanah lapang. Jika aku menulis untuk mencurahkannya. Kepalaku berjalan kemasa depan. Berpikir, bagaimana kiranya nasib anak cucu di masa depan? Jika toh sekarang saja bencananya sudah sedemikian?

Hai manusia, apakah kamu bekerja keras untuk dirimu sendiri? Atau untuk masa depan anak cucumu? Atau sebenarnya hanya untuk rasa nyamanmu dimasa depan? Lantas kedepannya tidak dipikirkan lagi? Kemudian berdalih bahwa kepintaran manusia dan kemajuan teknologi mungkin akan mengatasi kesalahan-kesalahanmu?

Entahlah. Manusia itu membingungkan. Termasuk diriku.

IBX598B146B8E64A