Browsed by
Category: Kecantikan

Curcolan Review produk-produk kecantikan

Scarlett Bodycare Bisa Mencerahkan Kulit? Yay or Nay?

Scarlett Bodycare Bisa Mencerahkan Kulit? Yay or Nay?

“Pandemi begini adalah waktu emas buat emak rumahan agar bisa cerah minimal gak belang kayak zebra lagi..”

Iya, kalau dulu aku suka panas-panasan pas siang hari untuk antar jemput anak sekolah hingga mengaji.. Kini semuanya serba dilakukan di rumah aja.

Bagi cewek zodiak virgo, pasti tau banget kalau dia sudah dalam fase hibernasi. Pastinya dia harus punya target ketika keluar nanti.

Targetku sih simple aja. Semoga pas pandemi berakhir body aku rada cerah dan gak kusam. Tangan dan muka aku gak belang lagi. Haha, sesimple itu ternyata.

Keracunan Produk Bodycare Scarlett karena Endorse Selebgram

Beberapa bulan yang lalu, aku mulai kembali aktif di facebook. Walau masih sedikit malas untuk update status tapi setidaknya aku masih tau kabar-kabar dari teman-temanku. Dan aku pun sekarang memiliki hobi baru di facebook. Yaitu menonton vlog dari berbagai page facebook. Tak terkecuali vlog tentang belajar dandan, tips and trick hingga memasak juga.

Dari rajin scroll di facebook. Kadang muncul berbagai iklan. Dan iklan yang paling menarik perhatianku adalah bodycare dari scarlett. Wah, ini kok sepertinya bagus? Pikirku.

Tak lama, salah seorang teman SMA ku memajang sebuah status di WA story. Ia sudah membeli produk scarlet dan katanya bagus sekali. Baru 2 minggu hasilnya sudah terlihat. Belum lagi wanginya katanya, jadi gak pernah pakai parfum lagi saking wanginya.

Tak mau terlalu lama penasaran, akhirnya akupun memutuskan ikut membeli produk scarlett di shopee. Kebetulan saat itu ada diskon 20%, mana voucher gratis ongkirku masih ada.

4 hari kemudian, produknya sampai di rumah. Aku beli gak banyak sih, cuma produk basic aja. Namanya juga masih coba-coba. Jadi gak dapet box exclusive, hehe. Tapi salut deh bubble wrapnya tebal dan di masukin box lagi. Jadi bener-bener anti tumpah.

Bagaimana Cara Mendapatkan Kulit Cerah, Bersih dan Sehat?

Sebelum lanjut membahas tentang produk scarlett yang udah aku beli, aku mau share dulu tentang informasi penting nih. Yaitu tentang gimana sih cara mendapatkan kulit cerah dan sehat? Apa cukup dengan menggunakan lotion impor dengan harga mahal? Cukup dengan mandi pakai air beras? Atau gosok badan pakai ampas kopi?

Segala hal diatas sebenarnya gak sepenuhnya salah. Akan tetapi, perlu diakui bahwa kalau mau punya kulit sehat dan cantik itu perlu ilmu. Thats basic.

Kenapa aku beli 3 produk bodycare dari scarlet? Gak beli handbodynya aja atau scrubnya aja? Itu karena semuanya penting.

Kalau ingin kulit sehat dan cerah, setidaknya harus rajin exfoliating kulit dengan scrub. Minimal 3 hari sekali. Hal ini agar sel kulit mati yang ada di permukaan kulit hilang. Jadi, kulit bisa menyerap skincare dengan optimal.

Pernah gak mengalami hal begini? Udah rajin pakai handbody tapi kok kulit begini-begini aja? Ya mungkin karena melewati fase scrubbing ini.

Tapi ingat, scrub juga jangan terlalu sering. Apalagi sampai 2 kali sehari. Nanti, kulit akan kehilangan kelembaban alaminya. Lantas gimana supaya kondisi kelembaban kulit stabil?

Cukup mandi pakai sabun saja 2 kali sehari. Makanya aku juga beli shower scrubnya scarlett juga.

Dan untuk memaksimalkan usaha ‘pengen kulit tambah cerah dan gak belang lagi” maka aku juga beli body lotionnya. Body lotion ini yang efek brighteningnya tinggi. Jadi fix ini gak boleh ditinggal kalau mau ikhtiar punya kulit cerah, bersih dan sehat ya!

Nah, selanjutnya mari review satu per satu produk scarlet setelah aku pakai selama 2 minggu.

Review Body Scrub Scarlett

So excited dengan body scrub ini. Karena ini yang pertama kali aku coba diantara ketiga produknya. Maklum, udah lama gak scrubbing.

First, mari bahas packaging. Aku suka dengan designnya yang soft and girly. Dengan nuansa pink dan putih serta kemasan yang enggak gampang tumpah karena di dalamnya ada lapisan aluminium foil yang bisa dibuka tutup juga.

Untuk tekstur aku suka dengan butiran scrub yang sangat halus ini, bisa dilihat di tanganku sendiri scrubnya halus dan tidak bergerindil sama sekali.

Setelah mengusapkan scrub keseluruh tubuh, diamkan selama 2-3 menit. Baru kemudian digosok secara perlahan dan dibilas dengan air. Aku suka sekali dengan scrub ini karena ketika diusapkan tidak membuat kulit terasa sakit. Biasanya, kalau menggunakan body scrub aku selalu menambahkan minyak zaitun. Karena beberapa bagian kulitku tergolong sensitif. Tapi sejak pakai body scrub scarlet, minyak zaitun aku awet dong. Haha

Review Shower Scrub Scarlett

Kan sudah pakai body scrub? Kenapa musti pakai shower scrub juga?

Ya kali, masa setiap mandi pake body scrub mulu. Emak juga punya balita yang suka nangis kejer kalau ditinggal mandi sebentar. Thats why, shower scrub begini penting banget.

Aku pilih beli yang promegrante. Si ungu yang eyecatching sekali dan memberikan efek brightening.

As you can see, ada buliran scrub berwarna biru dan pink yang dapat memaksimalkan saat membersihkan tubuh. Jadi memakai shower scrub ini sudah seperti semi scrubbing. Praktis dan enak.

Meski memiliki scrub halus tapi saat menggosok scrub ini memakai kedua tangan, scrub tersebut langsung berbusa. Dan busanya itu tidak over. Tau kan kalau sabun mandi yang busanya melimpah kadang suka bikin kulit kering? Sabun ini enggak. Alhamdulilah. Dan aku suka sekali dengan wanginya yang soft.

Review Body Lotion Scarlett

Next, ini dia yang paling aku suka dari ketiga produk yang aku beli. Fragrance Brightening Body Lotion-Freshy.

Dari awal produk ini datang, kedua anak perempuanku sudah excited ingin ikut mencoba. Si Pica dapet shower scrub, si Humaira dapet body lotion. Aku kemana? Panik berlari denger suara air mendidih di dapur. Haha.

Nah, untungnya walau si Humaira sudah pencet-pencet body lotion ini tapi isinya tidak keluar. Ketika aku perhatikan, oh.. Ternyata botol lotion ini ada lock unlocknya. Pantes saja tidak keluar isinya meski dipencet. Aku pun langsung tersenyum licik kearah Humaira. *Alhamdulillah lotion emak aman, kataku dalam hati.. Haha

Ketika mencoba lotion ini untuk pertama kali aku langsung merasa senang sekali dengan baunya. Ya ampun. Serasa pakai parfum keseluruh badan. Dan wanginya enak banget. FYI nih, varian body lotion yang freshy ini terbaru loh dari scarlett. Wanginya itu kayak Jo Malone English Pear & Freesia eau de cologne. Tau gak? Pecinta parfum pasti tau dong ya.

Tekstur dari body lotion ini padat dan lembut. Tidak terlalu cair, juga tidak sticky walau tergolong padat. Sebaliknya formulanya mudah meresap dan tidak lengket di kulit.

Aku pakai body lotion ini setiap habis mandi. Dan sejak pakai ini aku enggak pakai parfum lagi dong. Itupun suami nanya loh, “Mama beli parfum apa kok wangi banget.. ?”

“Enggg… beli ini pah. Nanti kalau abis beliin lagi ya.. !”

*eaaa.. 😆

So, Scarlett Bodycare Beneran Bikin Kulit Tambah Cerah dan Gak Belang Lagi Gak?

“Kulit tangan sama mukanya kok beda, jangan-jangan ketebelan pakai make up aja tuh mukanya..”

Sering banget aku dibilang begitu. Hahaha. Padahal ya emang beda warna muka dan kulit. Apalagi aku memang suka naik kendaraan tanpa sarung tangan dan sunscreen.

Kadang suka ngiri sama Humaira, anak bungsuku yang kulitnya udah putih duluan. Walau panas-panasan gak pernah muka dan tangannya belang kek emaknya. Yaelah, iri dengki kok sama anak sendiri? Hahaha

Kalau aku sih nyampur gak jelas. Seperti halnya muka dan tangan. Warnanya beda banget. Apalagi waktu sering antar jemput anak sekolah n ngaji. Sering banget lupa pakai sarung tangan. Akhirnya belang. Hiks.

Keliatan banget loh, bahkan difoto juga kelihatan sekali. Coba deh lihat foto dibawah ini

Bukan karena make up sih belangnya. Memang aslinya bener-bener belang. Karena itu, ketika anak gak sekolah karena pandemi ini aku harus bisa bikin muka dan tangan gak belang lagi.

Selama 2 minggu memakai produk scarlet, perlahan belang tanganku mulai hilang. Kulitku ini problem masalahnya bukan hanya pada belang saja, tapi kulitnya memang rada ‘tipis’. Makanya, keliatan banget kan urat tangannya? Tapi lumayan banget berkurang itemnya sejak pakai scarlet. Efek brighteningnya benar-benar terlihat. Senang banget!

Dan senengnya lagi itu, ketika aku bandingkan warna tangan dan muka.. Warnanya udah sama dong. Yeay!

Receh sih ya? Tapi buatku ini luar biasa loh. Soalnya belang tanganku ini lumayan parah sebelumnya.

Beli Scarlett Lagi? Atau Mau Coba Kelain Hati?

Aku sudah ngebuktiin kalau produk scarlet worked banget buat kulit aku. Belang ditanganku berangsur sama warnanya dengan kulit wajahku. Jadi, kalau sudah cocok dengan satu pruduk.. Kenapa musti coba yang lain?

Semua rangkaian bodycare dari Scarlet ini mengandung Glutathione dan Vitamin E yang bisa mencerahkan, melembabkan, dan menutrisi kulit. FYI, Tidak semua handbody yang mengandung glutathione biasanya cocok untuk kulitku.

Semakin aman rasanya karena produk ini sudah terdaftar di BPOM serta not tested on animals. Ini penting karena gak mau kan produk yang kita pakai ternyata abal dan macam-macam?

Untuk harga satuan produk ini adalah 75.000. Nah, ada paket hematnya juga loh. Lima item harganya 300.000 (dapet box exclusive+free gift)

Kalian bisa order produk ini melalui official storenya di shopee (Scarlett_whitening) atau melalui whatsapp ke 087700163000.

Hari gini masih belang-belang kek zebra? Malu atuh, kan di rumah aja. Yuk, yang rajin lagi perawatan dirinya.. Kulit cerah, hati jadi cerah juga kan.. 🙂

Review Mirabella Kosmetik, Si Budget Friendly dari Martha Tilaar

Review Mirabella Kosmetik, Si Budget Friendly dari Martha Tilaar

“Hari gini masih bingung pilih kosmetik yang pas di kantong? berarti kamu mainnya kurang jauh..”

“Bukannya gitu. Katanya, ada harga ada kualitas. Aku sih udah nyoba ya beli yang harganya cuma segini. Coba deh liat finishingnya dimuka aku. Bedaknya kek cakey banget gini. Dan lipstiknya juga gak pigmented.”

“Makanya kan udah aku bilang, kamu mainnya kurang jauh.. “

Mirabella, Kosmetik Budget Friendly yang Berkualitas

Sudah pada tau belum kalau brand lokal di indonesia sudah sangat bersaing mengeluarkan produk-produk terbaru mereka. Mereka tidak mau ketinggalan dengan inovasi kosmetik jaman now. Misalnya, kalau dulu kita hanya tau bahwa cushion hanyalah produk dari korea. Maka hari gini, sudah banyak produk lokal yang mengeluarkan cushion. 

Inovasi boleh sama ya. Akan tetapi, hanya brand-brand tertentu saja yang bisa bertahan dengan menonjolkan harga serta kualitasnya. Salah satu brand yang menarik perhatianku adalah Mirabella. Sudah hampir satu bulan ini loh aku memakai produk-produk kosmetik dari Mirabella. Dari mulai cushion, two way cake, highlighter, color fix lipstik, hingga lip creamnya. Dengan kualitas yang tergolong bagus, harga dari produk-produk Mirabella ini juga tergolong kosmetik budget friendly alias ramah di kantong. 

Nah, berikut list harga untuk kosmetik Mirabella yang aku miliki:

-Cushion: Rp122.000,00

-Two Way Cake: Rp37.500,00

-Colorfix Lipstik: Rp16.100,00

-Lipcream Matte Expert: Rp51.660,00

-Highlighter: Rp42.500,00

Jika kamu sering mengunjungi berbagai market place maka pasti tau banget kalau produk mirabella itu sering diskon. Seperti bulan oktober ini, banyak diskon pula di shopee. Jadi, harga diatas itu dipotong lagi sama diskon. Duh, makin murah deh. 

Karena memiliki produk Mirabella yang lumayan lengkap ini kemarin aku juga sempat mengikuti #BeautyWithOneTapChallange yang diadakan di instagram. Nah, tak cukup hanya mereviewnya di instagram secara singkat saja. Kali ini aku juga akan menuliskan review lengkapnya di blog. 

Review Mirabella BB Cushion-Light Beige

“Long Lasting, Gleam Dewy, Ultra Smooth, Quick Coverage..”

Itulah klaim dari cushion Mirabella ini. Dengan packaging paduan warna ungu dan putih cushion ini menjadi favoritku for the first sight. 

And the second sight? I’m fall in love! 

Maaf ya, bukan ‘lebay’. Tapi selama 2 minggu aku memakai cushion ini terasa sekali bahwa klaim mereka benar-benar terbukti. Hasil akhirnya dewy, teksturnya smooth dan benar-benar quick coverage. Plusnya lagi, cushion ini mengandung UV protection. 

Untuk ketahanan, coverage cushion ini mampu bertahan di kulit wajah normalku selama 4 jam. Itu kalau cuaca stabil dan berangin ya, apalagi kalau di ruangan ber-AC.. Stabil sekali. 

Aku salut dengan Mirabella bisa mengeluarkan produk cushion seapik ini tanpa meninggalkan branding khas Mirabella. Yup, jadi dari dulu menurutku produk martha tilaar ini punya wangi yang khas. Begitupun dengan cushionnya. Wangi itu masih ada. 

Kekurangan cushion ini hanya satu. Yaitu warnanya terlalu light untuk tone kulitku. Mungkin lain kali aku akan membeli warna beige saja, bukan light beige. 

Review Mirabella Two Way Cake UV

Next, mari review Two Way Cake nya. 

Masih dalam nuansa warna ungu. Namun terlihat lebih muda. Packaging ini sedikit flat jika dibandingkan dengan produk cushionnya. Kuharap, suatu hari packaging ini berubah warnanya menjadi ungu-putih layaknya cushion. 

Aku mendapatkan varian 03-Natural Beige dan 02-Golden Beige. Untuk warna kulitku sendiri lebih cocok menggunakan Natural Beige. Karena warna Golden Beige agak kuning di kulitku. 

Alhamdulillah Two Way Cake 03-Natural Beige  benar-benar menstabilkan warna kulitku akibat cushion yang sedikit terang. Aku senang dengan formulanya yang lembut dan halus. Dan lebih senang lagi karena two way cake ini mengandung titanium dioxide yang berfungsi sebagai UV filter. Selain itu juga mengandung Vitamin E dan Jojoba Oil. 

Two way cake ini tidak akan membuat pecah hingga cakey ke wajah kita. Asalkan memakainya dengan benar. Setelah memakai cushion, diamkan sebentar. Kemudian tap tap ringan two way cake di wajah. Jangan menyeret alas bedaknya layaknya memakai loose powder. Cukup tap ringan secukupnya saja ya. 

Review Mirabella Colorfix Lipstik No 73 dan 72

“Long lasting with Matte Finish” 

Itulah klaimnya. Aku sedikit beruntung mendapatkan warna 73 yang jujur saja aku belum punya varian warna ini di rumah. Warna ini sangat soft di bibirku dan yah.. Matte finish. 

Aku juga mendapatkan varian warna 72 yang berwarna orange kemerahan. Untuk No 72 ini menurutku teksturnya sedikit berbeda dengan No 73. Dan finishingnya lebih ke Matte Creamy. 

Lipstik ini mengandung vitamin E dan Licorice Extract yang bisa menjaga kelembaban bibir. 

Sebelum mengoleskan lipstik ini ke bibir, aku sarankan untuk memakai lipbalm sebelumnya ya. Dan akan lebih bagus jika sedikit di tap memakai cushion. Hal ini agar warna dari lipstik ini bisa keluar maksimal, tidak tercampur dengan warna asli bibir yang memiliki gradasi menggelap di pinggirannya. Trik ini juga untuk membuat lipstik lebih coverage. 

Untuk ketahanan, lipstik ini sedikit transfer ketika makan dan minum. Akan tetapi jika tidak ada aktivitas apa-apa, lipstik ini bisa bertahan 2-3 jam. 

Review Mirabella Lip Cream Matte Expert No 02 dan 08

Warna lipcream kesayanganku hampir habis. Dan beruntung sekali aku mendapatkan varian lip cream No 2-Peach. Jujur, lipstik favoritku adalah warna peach. Karena ini sangat cocok dengan bentuk bibir serta kulit wajahku. 

Aku juga mendapatkan lip cream No 8-Plum. Excited sekali dengan warna ini. Jujur ini kedua kalinya aku dapet lip cream dengan warna mode vampire begini. Finishingnya juga suka. Lumayan ya dipakai kalo lagi ‘dark mode’ di rumah. Haha

Aku sendiri sudah mencoba berbagai lipcream. Karena aku termasuk pecinta lipcream. Untuk lipcream Mirabella sendiri sangat friendly denganku. Karena teksturnya tidak kering dan hasilnya tidak deadmatte tapi sedikit glow matte. Cocok untuk kamu yang sudah bosan dengan matte kebanyakan. 

Untuk ketahanan, lipcream ini bisa bertahan hingga 4-5 jam di ruangan sejuk. Akan tetapi ketika dibawa makan dan minum, lipcream ini sedikit pudar. Aku menyarankan untuk memakai lipbalm sebelum memakai maupun reapply lipcream ini. Nah, jika memakai color fix memerlukan tap cushion agar warna maksimal maka lipcream ini tidak membutuhkannya. Karena coveragenya lebih jago dibanding colorfix lipstiknya. 

Review Mirabella Highlighter 01 Rose Gold

“Perfect Glow”

Itulah klaim dari highlighter ini. Jujur, aku baru sekali ini memakai highlighter. Jadi, ya untukku yang baru bermain dengan highlighter, menurutku highlighter ini recommended untuk dicoba. 

Hanya saja, aku tidak memiliki brush highlighter khusus. Saat aku mencoba memakai brush bedak, aku merasa hasilnya kurang maksimal. Jadi, aku mencobanya memakai jariku kemudian mengoleskannya di bagian tulang hidung dan pipi. Hasilnya lebih terlihat. Dan sepertinya, aku bakal ketagihan memakai highlighter. 

Highlighter ini bertahan hingga 2 jam diwajahku yang normal. Untuk pemilik wajah oily, aku tidak menyarankan untuk reapply highlighter saat memudar ya. Akan lebih baik jika reapply two way cake terlebih dahulu baru kemudian memakai highlighter. 

Hasil Make Up Memakai Mirabella Cosmetic

Dan tadaaa.. Inilah hasil akhir make up menggunakan produk Mirabella. Untuk blush on dan eyeliner aku memakai lipcream dari Mirabella. 

Aku senang sekali bisa bertemu dengan kosmetik yang budget friendly dan berkualitas bagus seperti Mirabella. Semua kosmetik ini cocok di kulitku dan tidak ada efek samping. Biasanya, aku sering berjerawat loh kalau memakai kosmetik yang tidak cocok. 

Untuk membersihkan make up sendiri bisa memakai teknik double cleansing ya. Aku menyarankan agar tidak memakai make up seharian penuh. Maksimal 4-5 jam harus dibersihkan. Karena kalau terlalu lama memakai make up, takutnya akan menyumbat pori-pori di wajah. 

Oh ya, buat kamu yang muslim. Dont worry, karena semua produk dari Mirabella itu Halal. Sudah 3x sertifikasi.  

Beberapa produk Mirabella diatas (Two Way Cake, Colorfix 72 dan Lipcream 08) aku peroleh dari Goodie Bag Ulang Tahun Female Blogger of Banjarmasin. Sementara sebagian lainnya (Cushion, Highlighter, Two Way Cake, Lipcream 02 dan Colorfix 73) aku dapatkan sebelum campaign #BeautyWithOneTapChallange dari Mirabella.

Iya Mirabella adalah salah satu sponsor dari Ulang Tahun FBB yang ke-4 ini loh. Keren kan? Tanggal 11 kemarin, kami para member mengadakan kelas online di zoom untuk belajar SEO bersama Mas Irwin serta belajar Optimalisasi Instagram bersama Mas Niko. Acaranya sangat seru, kami dapat insight baru tentang mengoptimalkan SEO di blog serta branding di instagram. 

Semoga setelah ikut kelas tersebut aku bisa mengaplikasikannya di blog shezahome ini ya. Dan.. Hmm, apakah artikel ini sudah SEO friendly teman-teman? Coba ketik ‘Review Mirabella Kosmetik’ di google. Artikelku nomor berapa? Haha. 

Well nomor berapapun itu, untuk kualitas dan harga Mirabella tetap dihati emak-emak penggiat budget murah tapi mau cantik sepertiku. Tetaplah elegan layaknya warna ungu. Selalu berinovasi, dan sukses ya Mirabella! 

Terima kasih FBB dan Mirabella! 

IG: @mirabellacosmetics

Kulit Wajah Cantik dan Sehat di Era Pandemi

Kulit Wajah Cantik dan Sehat di Era Pandemi

“Gak usah pake make up. Toh pake masker juga. Gak ada yang liat muka kita juga kan?”

“Iya, gak usah pake skincare komplit. Toh ditutup masker juga. Kan udah terlindungi jadinya..”

“Mending beli masker-masker cantik ajaa.. Cantik deh jadinya.. “

Emm.. Cantik sih dari luar.. Tapi, sehat gak? 

Pentingnya memakai skincare rutin di era pandemi

Memakai masker kain dengan motif yang cantik-cantik sekarang sudah menjadi trend tersendiri. Akan tetapi, tahukah kalian trend yang lebih jauh terjadi akibat trend mamakai masker cantik ini? 

Yaitu trend malas memakai skincare rutin dan pakai make up. 

Jika ditanya alasannya jawabannya pasti sangat simple. “Kan pake masker juga. Ngapain pakai sunscreen? Ngapain pakai make up? Gak ada yang liat kan? Duh, ngapain pakai double cleansing? Kan gak kotor juga mukanya. Kan pake masker.. Bla bla.. “

Setidaknya, aku juga salah satu penganut ‘tim malas’ itu beberapa waktu lalu. Tim yang ‘mendewakan’ masker. Bukan hanya sebagai pelindung dari virus, tetapi juga pelindung wajah dari semua kekurangannya. Masker seakan diklaim memiliki banyak fungsi di masa pandemi. Tapi sungguh, sekarang aku menyesal atas sikap itu. Hiks

***

Sekitar pertengahan april, aku dikejutkan dengan jerawat di hidungku. Tepat di puncak hidung. Naik-naik ke puncak hidung tinggi-tinggi sekali. *loh kok jadi nyanyi. 

Tapi serius, aku kaget dong. Soalnya kulitku ini cenderung normal dan jarang berjerawat. Walau malas memakai skincare sekalipun kulit wajahku baik-baik saja.

Lalu, kenapa tiba-tiba jerawat jelek itu datang? Pikirku. Setelah aku pikir-pikir lagi. Oh ternyata, hal ini mungkin karena aku tidak melakukan double cleansing ketika habis dari keluar rumah. Aku terlalu malas untuk ke kamar sejenak mengambil kapas dan micellar water. Aku hanya mandi biasa saja sambil mencuci muka dengan facial wash. Akhirnya, jerawat itu muncul. 

Ya salah aku juga sih karena menganggap remeh pentingnya double cleansing. 

Padahal, di masa pandemi begini kemungkinan kulit berjerawat itu jadi 2 kali lipat. Karena masker yang kita pakai menyentuh bagian atas hidung dalam waktu yang cukup lama. Beberapa bakteri jahat bisa saja nongkrong dan kencan dengan komedo sehingga membuahkan jerawat. Ya kan? Nih, jerawat aku buktinya. Hiks

Sejak itu, aku tidak pernah meninggalkan siklus skincare rutin aku. Nah, skincare rutin yang setidaknya harus kita lakukan itu ada 4 yaitu:

Cleansing: Biasakan melakukan double cleansing agar kulit wajah bersih sempurna. Dapat dilakukan dengan milk cleanser dan kapas terlebih dahulu ataupun micellar water. Setelah itu lanjutkan dengan facial wash. 

Toner: Basahi kapas dengan toner lalu tepuk lembut di wajah. Lakukan setelah mengeringkan kulit wajah pasca cleansing. 

Moisturizing: Gunakan moisturizer yang cocok untuk jenis kulit. Aku sendiri menggunakan produk wardah perfect bright. 

Protecting: Jangan lupa selalu pakai sunscreen baik di dalam rumah maupun di luar rumah. Karena sinar UVA dan UVB itu sangat buruk efeknya bagi kulit. 

Nah, di masa pandemi ini jangan ketinggalan untuk selalu memakai skincare rutin diatas ya. Karena saat memakai masker, kulit kita belum tentu terlindungi dan tidak butuh sunscreen. Kulit kita juga harus dibersihkan maksimal untuk mengurangi kemungkinan timbulnya jerawat. 

Pastinya saat pandemi berakhir nanti kita tentu ingin keluar rumah dengan kulit wajah yang sehat bersinar bukan? So, rajin-rajinlah memakai skincare dari sekarang! Jadi, jangan lengah hanya karena masker ya! 

Apakah era new normal juga harus pakai make up? 

Di era new normal ini, ada dua tipe cewek saat keluar rumah. 

Yang satu adalah no make up karena pakai masker. Sedangkan yang satunya adalah selalu pakai make up. 

Aku sendiri bagaimana? 

((Make up’in mata dan alis aja. Kan cuma mata dan alis aja yang keliatan. Hahaha.. 🤣)) 

Tapi serius lah. Masa kalau jalan-jalan sama suami ke wilayah sunyi senyap buat kencan cuma make up’in mata doang? Kan gak asik. Kan gimana mau dapet foto bagus kalau yang di make’up in cuma mata doang? *tuh kan ujung-ujungnya minta fotoin suami ternyata.. 🤭

Thats why.. Aku tim make up! 

Karena aku gak pede banget kalau no make up pas di dekat suami. Apalagi kalau keluar rumah. Biarpun sedang pandemi aku selalu berusaha agar nampak cantik. Disamping itu, make up itu merupakan pelindung kedua setelah skincare loh. Yah paling enggak kulit kita tidak terkena debu dan polusi secara langsung kalau memakai make up. 

Nah, Beberapa make up yang aku pakai saat era new normal ini diantaranya adalah:

Foundation

Two Way Cake

Eyeshadow

Eyeliner

Maskara

Pensil alis

Lipstik

Blush on

Beberapa make up diatas aku pakai tipis-tipis supaya tetap terlihat cantik dan tidak menimbulkan bekas make up pada masker. 

Sehat dan cantik di era pandemi bersama Wardah

Berhubung aku termasuk newbie soal memelihara kulit wajah dan memakai make up, maka tanggal 20 September 2020 kemarin aku menyempatkan diri untuk mengikuti Virtual Beauty Class bersama Wardah dan teman-teman dari Female Blogger Banjarmasin. Duh, jujur sejak pandemi corona baru kali ini aku ikut kelas zoom bersama member FBB. Rasanya bagaimana? Senang dong! 

*Walau pada realitanya.. aku mengikuti virtual class ini bersama Humaira, anakku yang masih berumur 19 bulan.. 🤣

Pada virtual class ini aku belajar banyak hal dari Kak Annisa yang merupakan mentor kami saat virtual class. Beliau mengajarkan teknik double cleansing, menggunakan toner yang baik hingga pentingnya penggunaan moisturizer ber-SPF. Dan yang lebih seru lagi adalah.. Kami belajar make up. Yeay! 

Make up bagaimana win? 

*yang jelas bukan make up’in mata aja.. 🤭

Make’up minimalis lah ya! Dan aku sudah prepare perlengkapan make up aku sejak pagi di samping laptop. Senang sekali karena memang sebagian besar make up yang aku miliki dari Wardah. 

Berikut adalah step by step make up minimalisnya:

Foundation dan Concealer

Aku memakai wardah exclusive liquid foundation no. 05 (Coffe Beige). Sebenarnya, aku salah pilih shade saat beli foundation ini di flash sale. Akhirnya, warna foundation ini kegelapan di kulit aku. But no worry.. Aku mencampur foundation ini dengan BB cream wardah yang light sehingga warnanya pas di kulit aku. Selanjutnya, tak lupa memakai concealer di bagian bawah mata dan beberapa jerawat.

Kak Annisa sendiri memakai foundation wardah yang terbaru. Waw, kalau saja beauty class ini tidak berlangsung secara virtual rasanya ingin sekali aku ikut mencoba foundation wardah yang terbaru ini. Karena kulihat saat Kak Annisa mengaplikasikan di wajahnya langsung terlihat soft dan menyatunya. 

Two Way Cake

Bagi pemilik kulit normal to dry maka setelah mengaplikasikan foundation langsung saja memakai two way cake. Namun untuk pemilik kulit berminyak akan lebih baik kalau memakai loose powder terlebih dahulu. Pasalnya, jika langsung memakai two way cake hasilnya akan sedikit berminyak. 

Aku sendiri memilih langsung memakai two way cake. Karena kulitku normal. Aku memakai Wardah lightening powder foundation ber-SPF 15. Hasilnya matte dan sangat long lasting. 

Eyeshadow

Aku memakai seri eyeshadow classic brown dari wardah. Hanya terdiri dari 3 shade. Rasanya ingin sekali mencolek eyeshadow versi lengkap milik Kak Annisa. Jujur aku tidak terlalu bisa rapi dalam mengaplikasikan eyeshadow. Apalagi jika diganggu bayi disampingku. Hiks. 

Sedikit tips nih, bagi yang ingin warna eyeshadow lebih pigmented mungkin bisa mencoba base eyeshadow. Tapi, karena aku bukan tipe yang suka dengan eye shadow yang long lasting aku skip ini.

Eyeliner

Aku memilih menggunakan liquid eyeliner karena tampilannya lebih terlihat jelas. Bagi pemula, bisa menggunakan jenis eyeliner pensil saja ya.

Pensil Alis

Jujur, ini adalah tahapan tersulit. Karena alisku tebal dan berantakan. Kak Annisa pun sharing kalau bagi pemilik alis yang berantakan bisa menggunakan concealer agar terlihat sedikit rapi. 

Dan Alhamdulillah aku bisa sedikit mengaplikasikannya. Senang! Ini ilmu baru. 

Maskara

Inget ya.. Stepnya adalah eyeshadow dulu, lalu eyeliner dan pensil alis. Maskara adalah finishing make up mata yang terakhir. Kalau tidak maka akan berantakan apalagi kalo pake acara *ku menangiiiiiissss

Blush On

Aku mau curhat sedikit deh ya. Kalau blush on Wardah milikku pecah. Siapa lagi pelakunya kalau bukan Humaira. 🤣

Akhirnya, berbekal blush on dari lipstik pallete wardah aku berhasil juga membuat pipi sedikit merona dengan natural look. Sedikit berbeda dengan tutorial Kak Annisa tapi aku senang. 

Lipstik

Aku memakai varian lipcream wardah yang terbaru. Yaitu velvet matte lip mouse no 1. Jujur menurutku ini varian lipcream wardah yang paling oke buat aku. Teksturnya ringan di bibir. Dan hasilnya juga matte finish dan tentunya langsung secara instan menutupi pinggiran bibirku yang sedikit hitam. 

Dan yang paling aku suka sekali dari lipcream ini adalah… dia tidak transfer! Jadi, sangat aman dipakai walaupun memakai masker. Perfect sekali bukan? 

Dan inilah hasil dari beauty virtual class hari itu. Yup, tidak hanya aku yang asik ber make up.. Tapi juga Humaira. Sibuk sekali dia ikut memilah milih kuas make up. Jadi sekalian saja aku make up’i sedikit wajahnya. Haha.

*Jangan khawatir, habis ini make up di wajah Humaira langsung dihapus kok.. 🤭

So, Punya kulit wajah cantik dan sehat di era Pandemi? Kenapa tidak? 

Syaratnya toh tidak muluk-muluk. Rajin-rajinlah memakai skincare, gunakan make up pada timing yang tepat dan jangan lupa selalu memakai masker saat keluar rumah. 

***

Tambahan nih, berhubung indonesia sedang memasuki tahap resesi ekonomi maka kalian juga harus pandai dalam mengatur keuangan ya. Dimulai dari hal sederhana saja. Misalnya dengan menggunakan masker kain yang memiliki 3 lapisan sesuai dengan rekomendasi WHO. Selain hemat budget juga dapat menjaga bumi. 

Dan yang terakhir, pakailah produk lokal. Ini adalah hal yang simple dan sederhana sekali untuk membantu ekonomi indonesia. Dimulai dari skincare dan make up harian misalnya. Produk lokal itu bagus loh, halal juga dan yang paling penting lagi juga ramah di dompet. 🙂 

Kalau aku sih setia jadi #TimWardah sejak dulu. 

Kalian bagaimana? 

Yuk, sharing denganku tentang skincare dan make up kala pandemi di kolom komentar.. 😀

Omo Cupra Silk Facial Mask, Sheet Mask Kekinian yang Bikin Emak Nagih

Omo Cupra Silk Facial Mask, Sheet Mask Kekinian yang Bikin Emak Nagih

“Sejak kapan kamu addict pakai sheetmask win?”

“Sejak nonton drama korea lah”

😂😂😂😂

Tapi serius, dulu aku menganggap makai sheet mask itu ‘B’ aja. Karena selain rata-rata sheet mask harganya mahal, penggunaan sheet mask juga kunilai kurang efisien. Bagaimana tidak? Cuma bisa buat sekali pakai kan? Gerutuku. 

Karena itu, cukup sekali lah aku mencoba pakai sheet mask kekinian. Sisanya aku tetap tim masker bubuk dan masker peel-of. Karena isinya bisa dipakai buat 2-3 kali maskeran. Ya.. Biasalah mamak-mamak ekonomis mah begini kelakuannya. 

Tapi bukan mamak-mamak namanya kalau hidupnya enggak labil. Kemarin-kemarin bilang A, maka bisa saja hari ini bilang B, lalu besoknya lagi bilang C. Karena mamak-mamak ini suka trial and error, jadi jiwa idealismenya kadang kokoh kadang haha hihi.. Tergantung mood dan influence sekitar.. 🤣

Seperti kemarin misal, gara-gara melihat drakor diselingi adegan memakai sheet mask kok tiba-tiba pengen pakai sheet mask lagi. Yah, padahal rerata sheet mask kan mahal ya..! Duh… 

Omo Sheet Mask, terjangkau dengan Harga 16k

Untunglah sekarang ada sheet mask yang harganya bersahabat dikantong para emak. Biasanya kan sheet mask yang aku beli rata-rata harganya 20k. Dan cuma sekali pakai itu.. Udah begitu kadang suka sayang liat essence nya netes-netes pas diambil. Dan pas udah 20 menit di muka.. Essensenya masih ada di sheet masknya.. 

Kok ya berasa sayang gitu kurang efisien.. 

Ya.. Untukku, harga 20k itu bisa buat macam-macam. Bisa buat beli gula 2 kg, beli pelembab muka biasa, bahkan bisa buat beli sunscreen diskonan. Jadi entah kenapa masih merasa sangat sayang kalau hanya untuk dibelikan ke sheet mask. Haha.. Mak Ngirit!

Tapi ketika melihat OMO sheet mask ini dengan harga yang terjangkau plus klaim halalnya aku goyah juga. Dan ternyata ini efisien banget digunakan. Jadi bener-bener enggak sia-sia buang duit 16k buat masker ini. 

Omo Sheet Mask, Masker dengan Essense Melimpah dan Efisien digunakan

Nah, awal aku dapet Omo ini.. Aku langsung pencet bungkusnya, sambil bergumam.. Keknya essence nya mayan banyak nih. Dari pada entar netes-netes n gak efisien kek masker kemarin mending essencenya aku hemat. 

Dan waktu pertama kali membuka aku enggak langsung pakai sheet masknya. Tapi olesin cairan essensenya ke mukaku. Khawatir sedikit mubazir kalau langsung ku pakai. 

Setelah 2-3x mengoles essense diwajah.. Baru deh aku pakai sheet masknya. Dan aku langsung merasakan kalau masknya ini bahannya berbeda. Lebih menyerap essence nya sehingga gak menetes. 

Sekitar 20 menit penggunaan.. Sheet masknya mulai mengering. I guess.. Essencenya masuk ke pori-pori wajah semua.. Seneng banget sih aku.. Berasa efisien dan enggak mubazir aja pakai sheet mask kalau begini.. Biasanya kalau pakai sheet mask itu sisa essence di maskernya aku oles-oles ke badan loh.. Nah, omo ini enggak.. Dia meresap ke kulit wajah. Mungkin karena bahannya beda kali ya sama sheet mask biasa.. 

Emang bahannya apa?

Omo Cupra Silk Mask, Masker korea yang Halal dan Nyaman dipakai. 

Berikut adalah contoh rincian bahan dari Sheet Mask Omo varian Vitamin C

Ingredients:
Water, Glycerin, Niacinamide, PEG/PPF-17/6 Copolymer, Trehalose, Glycereth-26, Sodium Hyaluronate, PEF-60 hydrogenated Castor Oil, Beta-Glucan, Panthenol, Allantoin, Citrus Aurantium Dulcus (Orange) Fruit Extract, Citrus Limon (Lemon) Fruit extract, Calcium Pantothenate, Sodium Ascorbyl Phosphate, Pyridoxine HCl, Maltodextrin, Silica, Sodium Starch Octenylsuccinate, Hydroxyethylcellulose, Carbomer, Triethanolamine, Xanthan Gum, Pentylene Glycol, Caprylyl Glycol, Adipic Acid, Prinis Mime Fruit Extract, Lonicera Japonica (Honeysuckle) Flower Extract, Scutella Baicalensis Root Extract, Tocopheryl Acetate, Disodium EDTA, Fragrance, Butylphenyl Methylpropional, Citronello, Hexyl Cinnamel, Geraniol, Linalool, Limonene, Eugenol. 

Omo sudah bersertifikasi halal. Jadi buat para muslimah pecinta masker korea, masker ini recomended digunakan. No worried! 

Oya, Omo punya lembar sheet yang berbeda dibanding sheetmask lain. Ini yang benar-benar aku rasakan berbeda. Karena baru sekali ini aku memakai sheetmask yang Cupra Fabric. Yang mana bahannya sangat menyerap cairan essensenya. Sehingga saat diaplikasikan juga plek nempel banget di muka. Dan yang paling aku suka gak ada essense yang terbuang. Karena semuanya menyerap ke muka. 

Varian Omo Cupra Silk Mask

Omo punya dua varian, yaitu varian Vitamin C dan Aloe Vera. 3 Hari yang lalu aku baru menggunakan varian Vitamin C. 

Biasanya saat menggunakan skincare yang basicnya vitamin C kulit aku agak sensitif. Saking sensitifnya, pasti besok harinya ada jerawat kecil-kecil bersemi dimuka. Agak super takut terus terang saat menggunakan ini. 

Alhamdulillah, 3 hari ini enggak ada efek samping yang aku rasakan setelah memakai varian vitamin C. Mungkin karena didalamnya ada niacinamide. Aku selalu cocok dengan skincare yang mengandung niacinamide karena efek brighteningnya langsung berasa pada pemakaian pertama. 

Nah, untuk varian Aloe vera adalah sheetmask yang aku pakai pertama kemarin. Aku suka wanginya. Segar sekali. Kebetulan kulitku jenis normal to dry. Jadi memakai varian aloe vera begini terasa sekali menutrisi dan melembabkannya. 

So.. Yang mana yang paling aku suka diantara keduanya? 

Tergantung mood dan keadaan kulit sih. Aku lebih suka varian aloe vera kalau merasa kulit wajahku gerah dan kering. Tapi, kalau aku sedang merasa kalai kulitku kusam.. Aku lebih suka pakai yang varian Vitamin C karena efek brighteningnya bikin aku pede buat bare face. Hahaha.. 

Kalian punya pengalaman seru dalam memakai sheetmask? Sheetmask apa favorit kalian? Sharing denganku yuk! 

Apresiasi Mamak Rempong dengan Mandi Parfum Vitalis Body Wash

Apresiasi Mamak Rempong dengan Mandi Parfum Vitalis Body Wash

Sungguh ku lelah..

Baju bersih itu kotor lagi..

Piring bersih itu kotor lagi..

Dan kenapa pula botol kecap ini kehilangan tutupnya?

Siapa pelakunya?

Lihatlah ia yang sedang asyik merangkak dengan riang..

Mengejar seekor kucing, lantas kemudian menarik buntutnya.

Ingin ku marah melihatnya. Tapi dia malah tertawa melihatku. 

Seakan dia berkata.. “Ah, bukankah ini bukan waktunya marah mama?”

Jadi Ibu Rumah Tangga Minim Apresiasi? Benarkah?

Kupandangi wajah Humaira yang ‘cemong’ karena menumpah kecap. Sementara ada 2 helai bulu kucing menempel di pipinya. 

Sungguh, jika anak ini tidak tertawa dan wajahnya tidak lucu.. Ingin sekali aku memarahinya. Tapi senyuman itu sungguh lucu. Humaira memang dalam tahap usia yang lagi lincah-lincahnya. Sehingga, dia memang sering berobservasi sendiri di rumah. 

Bukan hanya di rumah sebenarnya. Dia mulai suka menjelajah luar rumah hingga keluar pagar. Kalau tidak dituruti, dia bisa menangis. Dan kalau dia menangis, yaah.. ‘Its makes me crazy’

Bagiku sendiri, keluar dari rumah bukanlah hal yang menyenangkan. Aku bukan tipe ibu yang pede keluar rumah dalam kondisi ‘menggenaskan’.

Apa definisi menggenaskan itu? 

Bau bawang, bau ASI, belum mandi, tidak memakai lipstik.. Itulah definisi menggenaskan bagiku. Yah, kalau tidak ada yang melihat sih tidak apa-apa. Kalau ada yang melihat? Terlebih tamu penting hingga mama mertua yang tiba-tiba datang? Oh Tidaaak!

Saat-saat seperti itulah kadang ada perasaan insecure dalam diriku. Merasa tidak becus dalam mengurus anak, kemudian mendapat petuah-petuah yang tidak bisa aku terapkan. 

I mean.. Come on..

Aku sudah berusaha keras menjadi Ibu yang ‘Perfect’. Kenapa tidak ada pujian yang menyertainya? Kenapa tidak ada apresiasi? 

Mengurus 2 anak, membersihkan rumah, memasak setiap hari sebanyak 3x sehari dalam menu berbeda, antar jemput anak sekolah.. Antar jemput anak mengaji. Aku rasa waktuku sudah habis disana. Kenapa pula tidak ada apresiasi dari orang sekelilingku.

Padahal, citra itu sudah sedemikian perfect aku buat. Huh

Apresiasi Orang Lain itu Tidak Penting

Sering aku curhat pada suamiku. Mengapa orang lain suka sekali melihat kekurangan? Mengapa sesempurna apapun hal yang aku lakukan.. Selalu ada celah untuk dicela?

“I just try my best.. And I’m so tired..” 

Kalau sudah begini.. Suami biasanya hanya terdiam sambil mengusap rambutku. 

“But, for me.. You are the best..”

“Gombal..”

“Bagiku, mama sudah melakukan yang terbaik. Tidak masalah sama sekali tentang anak yang kurus.. Rumah yang kadang berantakan. Sisi positifnya, Makanan di rumah selalu bergizi dan Mama selalu sempat memakai skincare setiap hari. Tidak banyak perempuan yang bisa begitu..”

“Tapi mereka bilang…”

“Tidak usah pedulikan kata-kata dari orang lain. Berhentilah membangun citra untuk menyenangkan orang lain. Tidak ada gunanya. Orang selalu punya celah untuk mencela. Apresiasi dari orang lain itu tidak penting..”

“Tapi..”

“Yang paling penting adalah.. Orang-orang di rumah ini menyayangi mama.. Semua bilang mama yang terbaik.”

Dan, tidak perlu ditanya lanjutannya. Aku speechless.

Apresiasi Diri Sendiri, Kunci dari Sumber Kebahagiaan

Cerita diatas menyadarkanku akan satu hal. Bahwa, aku harus fokus dengan apresiasi dari keluargaku.. Bukan dari orang lain. Sederhana rumusnya namun itu adalah salah satu hal yang bisa membuatku tetap move on walau kadang mendapatkan cela dari orang sekitar.

Suamiku berkata, bahwa inti dari kekuatan yang ada dalam manusia dimulai dari percaya pada dirinya sendiri. Karena itu, selain apresiasi dari orang yang disayangi.. diri sendiri perlu dibahagiakan dan diapresiasi. Kebahagiaan yang ada pada diri sendiri ini akan menular ke orang di sekitarnya. 

Kenapa sangat penting membahagiakan diri sendiri dulu? Karena, jika diri sendiri saja merasa sedih maka apa jadinya orang yang berada disekitarnya? Terlebih jika sudah berstatus sebagai ibu. Apa jadinya jika Ibu tidak bahagia? Tidak punya me time? Tidak diapresiasi? Ya tentu sekelilingnya juga tidak merasa nyaman dan bahagia.

Setiap orang memiliki cara berbeda untuk mengapresiasi dirinya sendiri. Suamiku misalnya, dia sangat suka mengoleksi hal-hal yang berbau IT. Dia juga sangat senang menonton film action tanpa diganggu. Dan, kesenangannya yang terakhir adalah makan masakan aku juga ibunya. Sesederhana itu.

Aku sendiri memiliki cara berbeda untuk mengapresiasi diri. Kadang, aku membuka berbagai market place untuk memeriksa diskon. Jika dapat barang diskon pada flash sale.. Aku sangaaat bahagia. Hahahaha..

Selain itu, aku juga senang sekali mengoleksi berbagai lipstik dan skincare. Bagiku, merawat diri itu sangat diperlukan. Karena percaya diriku sumbernya dari merasa cantik dan segar. 

Belakangan, aku juga mulai suka mengoleksi parfum dan handbody. Awalnya, aku melakukan ini untuk menyenangkan suami saja. Lama kelamaan, aku jadi ketagihan mengoleksi parfum dan handbody. Bau-bau khas dari parfum dan handbody ini menjadi semacam mood booster dalam keseharianku. 

Vitalis Body Wash, Mood Booster Keseharian Emak-emak untuk Mengapresiasi Diri Sendiri dengan Mandi Parfum

Belakangan, aku tau dengan Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash dari temanku. Katanya, wanginya oke banget kalau dibawa bath tub. Berasa mandi berendam pakai parfum kesayangan katanya. 

“Lebay banget..” Kataku tertawa

“Halah serius.. Pecinta parfum harus nyoba deh ini..enak banget berasa rileks..”

Iseng, akupun mencoba 3 varian dari Vitalis Body Wash ini. Dan satu persatu aku coba saat mandi.

Anyway, setelah mencoba ketiganya dalam jangka waktu 5 hari, akhirnya aku benar-benar merasakan kesegaran dalam level harum yang berbeda. Dan manfaat yang diberikan tiap varian pun berbeda pula.

Menurutku, Vitalis Body Wash ini memiliki 7 Keunggulan. Diantaranya adalah:

1. Kemasan yang Aman dan Praktis

Kemasan Vitalis tidak mudah tumpah. Selain itu membukanya juga sangat praktis. Packaging yang demikian membuatnya cukup travel friendly.

Ya ya, aku punya pengalaman membawa body wash botolan ketika bepergian. Kalian tau? Ternyata sepanjang perjalanan sabun itu bocor ditutupnya sehingga segala bawaanku jadi terkena sabun tersebut. Kalau kemasan vitalis ini Insya Allah tidak begitu.h

2. Menutrisi dan Melembabkan

Nah, ketiga varian vitalis body wash ini memiliki kelebihan masing-masing. Terutama soal menutrisinya. Karena masing-masing memiliki kandungan yang berbeda.

White glow mengandung susu dan ekstrak licorice untuk menekan peradangan sehingga membantu memperbaiki kondisi hiperpigmentasi kulit.

Soft Beauty mengandung vitamin E dan ekstrak avocado yang  bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan kelembaban alami kulit.

Fresh Dazzle mengandung ekstrak green tea dan Yuzu Orange. Kedua zat ini merupakan antioksidan alami  untuk mengurangi resiko penuaan dini akibat radikal bebas dan paparan sinar matahari.

Untuk manfaat ini, aku lebih cocok dan sering menggunakan varian white glow. Karena aku sangat butuh skincare yang dapat memperbaiki hiperpigmentasi dibeberapa bagian kulitku.

3. Aroma Parfum yang Mewah dan Elegan

Nah, ini dia fungsi Vitalis Body Wash yang super berbeda dibanding dengan sabun lainnya. 

Wanginya itu bikin hidup jadi banyakkk semangatnya. Jadi berasa tiap hari merasakan jenis apresiasi yang berbeda. Yaa.. Wangi-wangi itu memang bisa membangkitkan mood booster harianku.

Fresh Dazzle dengan aroma Bergamot plus Floral Bouquet yang feminine elegan dan Musk Amber yang menawan.

Soft Beauty dengan aroma Fruity Aldehydic, dikombinasikan dengan wangi Rose & Violet dan manisnya aroma Tonka Bean & Sandalwood.

White Glow diperkaya aroma fruity dari perpaduan segarnya Cherry & Raspberry, disusul dengan wangi Marshmallow & Gardenia yang lembut dan elegan juga dperkaya dengan kombinasi Woody & Suede.

Untuk soal wangi, aku suka banget dengan varian soft beauty. Wanginya lembut banget. Dan wanginya juga super lengket. Coba deh mandi sebelum tidur dan dekai suami. Pastinya dia akan mengira kita habis pakai parfum. 

“Mama beli Parfum baru lagi?”

“Enggak kok pah.. Cuma pakai sabun baru..”

Eaaa..

4. Tersedia dalam Kemasan Refill

PT. Unza Vitalis selaku produsen Body wash Vitalis peduli pada pengurangan sampah plastik. Botol-botol kemasan sabun cairnya bisa dimanfaatkan untuk isi ulang. Jadi tak perlu dibuang. Tinggal membeli kemasan isi ulang untuk dituang. 

Aku sendiri lebih suka beli isi ulang sebenarnya. Nanti, kalau ketiga botol ini sudah habis. Aku akan beli isi ulangnya saja. Selain lebih hemat juga ini lebih mengurangi sampah.

5. Busa Melimpah dan Membuat Badan Kesat

Hal lain yang paling aku suka dari vitalis body wash ini adalah busanya yang super berlimpah. Biasanya, kalau sabun dengan busa berlimoah itu akan menyisakan rasa lengket di kulit. Tapi bagaimana dengan Vitalis? Oooh.. Ternyata tidak lengket dikulit. Dan itu benar-benar kabar yang menyenangkan.

6. Halal MUI

Penting gak sih sabun harus halal?

Menurutku penting ya. Karena sabun termasuk perlengkapan dalam bersuci. Jadi, penting sekali memastikan sabun sudah halal. Begitupun dengan skincare dan hal lainnya.

Nah, untungnya vitalis body wash ini sudah halal MUI. 

7. Harga Terjangkau

Untuk emak yang masuk dalam kategori ‘irit’ sepertiku. Sangat penting mengetahui harga sebelum memutuskan membeli produk.

Untungnya, harga dari Vitalis Body Wash ini terjangkau. Untuk kemasan botol 200 ml rata-rata harganya sekitar 14-18ribu rupiah. Ini tergantung lokasi kota dan toko. Kadang, sabun ini sering dijual dengan harga promo juga.  Untuk kemasan refill 450 ml rata-rata dijual dari 18-21 ribu.

Waktu yang tepat untuk Mandi Parfum dengan berbagai varian dari Vitalis Body Wash

Diantara 3 varian, mana yang paling aku suka?

Hmm…Di atas aku sudah menyebutkan bahwa untuk efek nutrisinya aku lebih suka white glow, sementara untuk aromanya aku lebih suka dengan soft beauty.

Tapi untuk urusan busa.. Ketiganya memiliki busa yang melimpah dan tidak lengket dibadan. 

Akhirnya, Aku memakai ketiganya berdasarkan kondisi saja sih. Contoh kondisi itu aku pisahkan seperti ini.

Soft Beauty dipakai ketika

-Merayu suami (halah)

-Untuk relaksasi pikiran ketika habis di judge mak-emak lain 

-Dipakai sebelum memakai baju berwarna ungu dan magenta

White Glow dipakai ketika:

-Usai kelelahan jalan-jalan

-Sangat efektif sensasinya jika sambil bernyanyi lagu kesukaan dikamar mandi (haha)

-Dipakai sebelum memakai baju berwarna merah muda dan putih

Fresh Dazzle dipakai ketika

-Usai super capek nginem di rumah

-Habis marah-marah juga efektif dipakai supaya tidak cepat tua 

-Dipakai sebelum memakai baju berwarna hijau, biru dan kuning

Kok ngaco banget sih kondisi memakainya?

Yaa.. namanya juga mandi untuk ‘mood booster emak-emak’. Jadi, setiap varian itu memiliki fungsi yang spesial pula.. Bukankah begitu?

Kalian punya ide lain untuk apresiasi diri sendiri di rumah? Sharing yuk!

IBX598B146B8E64A