Browsed by
Category: Kecantikan

Curcolan Review produk-produk kecantikan

Review DD Cream Wardah (Natural) 

Review DD Cream Wardah (Natural) 

DD cream?

Sejak Kapan?

😂

Oke.. Kali ini posting tulisan saya membahas tentang berbagai uneg-uneg foundation dan tetek bengek cream yang ternyata aku itu udah jauuuuuh ketinggalan dibanding para beauty blogger. Hari gini aku masih nyari BB cream sementara mereka udah lewattt deh BB cream.. Sekarang zamannya DD cream kaleees… 😅

Loh, sejak kapan kamu jadi beauty blogger? Bukannya kamu emak blogger nan ceriwis dan rajin masak? 😛

Terus kenapa? Emak-emak ga boleh cantik? Boleh dong ya.. Saya kan emak muda.. *eh 😂

Oke, cerita dibalik aku beli DD cream ini karena BB cream aku udah abis. Padahal BB Cream Pixy yang tempo hari aku pakai itu termasuk ketegori cocok dikulit aku. Tapi dikala habis sang emak bukannya repurchase malah pengen beli yang lain lagi. 😅

Iya, masalahnya nyoba-nyoba sesuatu yang baru itu sejenis tantangan gitu buat aku. Seperti mengetes kulit sendiri gitu seakan bilang ‘aku cocok ga ya pake ini.. Coba dulu ahh’. Seolah-olah mencoba sesuatu itu seperti sebuah ujian yang diada-adain sendiri. Dan ketika ga cocok pasti bilang “Ya Allah.. Kenapa aku diujii..” 😂

Itulah manusia, tidak pernah merasa puas. Belakangan karena punya komunitas Female Blogger Banjarmasin yang didalamnya memuat beberapa beauty blogger aku jadi kepo untuk konsultasi tentang tutorial skincare dan make up harian. Dan hasil perenungan haul bulanan yang habis aku akhirnya memutuskan membeli Wardah DD Cream.

Jadi, sebenarnya DD cream itu apa? 😗

Apa bedanya dengan BB cream? 😕

Jangan-jangan AA cream dan CC cream ada juga?😌

Tunggu, jangan bilang ada EE cream juga? 😰

Iya, aku pun bertanya hal demikian dengan teman beauty bloggerku yang bernama Rima ditengah malam nan dingin.  *apaan seh 😌

Jadi sebenarnya BB, CC, dan DD cream itu secara umum adalah kombinasi dari foundation, moisturizer, dan sunscreen serta cream perbaikan warna kulit untuk memperbaiki penampilan dari kulit wajah kita. Bedanya apa? Bedanya pada porsi dari masing-masing komposisi. Begituuu…

Dan berikut ini adalah hasil kesimpulan dari bacaan di google dan konsultasi dengan teman saya:

1. AA (Anti Aging) Cream

Sesuai kepanjangannya, AA cream berfungsi untuk mengurangi tanda-tanda penuaan kayak kerutan,  garis halus dan bintik-bintik hitam yang muncul di kulit wajah ketika menginjak usia 25 tahun ke atas. Kandungan utama dari produk ini adalah antioksidan yang berguna untuk melawan tanda-tanda penuaan dini.

2. BB (Blemish Balm/Beauty Balm) Cream

BB Cream adalah bentuk ringan dari foundation dengan rangkaian formula pelembab, SPF dan antioksidant dengan coverage medium.

Baca juga: Review BB cream Pixy

BB cream dapat digunakan sebagai alas bedak dan memiliki kandungan sheer to medium coverage untuk meratakan warna kulit dan menyamarkan noda ringan di kulit.

3. CC (Color Control/Color Correcting/Complextion Care) Cream

Sesuai namanya CC Cream adalah penyempurna BB cream. CC cream ini mengklaim bahwa ia dapat menyempurnakan warna pada wajah. Ia dapat mengatasi masalah kulit wajah seperti warna kulit tidak merata, noda hitam, kemerahan, dan bekas jerawat.

Walau tekstur dari CC Cream lebih ringan, tetapi formula CC cream lebih banyak dibanding BB cream. Ia dapat mencerahkan, menutrisi, memperbaiki tekstur, dan merawat kesehatan kulit. Kandungan SPF pada CC cream juga lebih tinggi dibanding dengan BB cream. Coverage dari CC cream lebih bagus dibanding BB cream.

4. DD (Daily Defense/Dinamic Do all) Cream

DD cream adalah penyempurna dari CC cream dan BB cream. Konon, DD cream dapat dipakai selain diarea wajah atau pada tangan dan kaki. Berbeda dengan BB cream dan CC cream, formula DD cream lebih ringan. Coverage dari DD cream juga lebih tinggi.

DD cream mengandung foundation, primer, brightener, moisturizer, serum, pore-minimiser, serta anti aging. Tidak heran kan kepanjangannya Dinamic Do it All.

Apakah EE Cream juga ada? 

Tenang saja, itu ada loh pemirsa.. 😂

Aku sampai pusing dibuatnya. Bagaimana bisa mereka ‘tega’ memberi nama demikian.. 😅

Oke, kali ini tulisannya ga udah di bold ya.. Asal lalu aja..

EE cream adalah Extra Exfoliating cream. EE cream berfungsi sebagai pelembab kulit sekaligus pembersih wajah dari kotoran dan sel-sel kulit mati yang mengendap di kulit. EE Cream mengandung SPF yang cukup tinggi yang membuat kulit terlindungi dari sinar matahari. Namun, EE cream sebaiknya tidak digunakan sangat sering dan tidak direkomendasikan bagi perempuan yang memiliki kulit tipis atau sensitif. *Yeay.. Bye bye EE cream.. 😂

Kamu ceramah mulu win, kapan review produknya?

Oh iya ya.. Ini post tentang review produk ya? Saya lupa pemirsa.. 😅

Maklum, saya bukan beauty blogger sejati..Hahaha.. Saya pikir pengetahuan diatas berguna sih ya sebelum beli BB, CC ato DD cream. Karena ‘kebutuhan’ wajah kita itu berbeda. Buat kulitnya yang ga punya masalah jerawat, bintik hitam dan bla bla tentu saja memakai BB cream udah cukup. Tapi jika memiliki masalah warna kulit yang kemerahan, bintik hitam dan sebagainya bisaaa bangett pakai CC cream. Dan buat yang sering keluar rumah dengan jangka waktu lama, sering terpapar sinar matahari, punya urat pipi yang kadang terlihat seperti aku.. Kenapa tidak mencoba memakai DD Cream?

Gayamu win kayak working mom aja.. 😛

Hihi.. Iya.. Aku sebenarnya lebih sering dirumah tapi sekali keluar rumah itu kadang lama juga loh. Jadi gapapa deh ya sekali-sekali beli ginian biar muka ga gosong.. 😂

Sebenarnya untuk cewek seperti aku yang ga punya problem jerawat dan sering dirumah, BB cream sudah mencukupi kebutuhan aku. Tapi biarlah, namanya juga keracunan. Hihi.. Tapi belakangan aku sering keluar rumah juga sih. *emak banyak jadwal euy.. Haha..

DD cream wardah with Hi-Grade vitamin C excellent antioxidant help to brightens skin smooth and even skin tone

Demikian tulisan dari cover packaging wardah ini. Dibawahnya lagi tertulis +SPF 30 PA+++

Dibagian samping tertulis “Wardah C-Defence DD cream dengan Hi-grade vitamin C merupakan krim dengan tekstur lembut dan nyaman dikulit. Merupakan kombinasi lightening, tabir surya, dan antioksidant untuk kulit tampak bercahaya. Mengandung vitamin B3 yang membanti membuat kulit tampak lebih cerah. Dilengkapi vitamin E sebagai antioksidant serta Allantoin yang membantu regenerasi alami kulit. SPF 30 membantu memberikan perlindungan optimal terhadap sinar UV. Hasilnya, kulit tampak lebih cerah dan halus dengan rona merata.”

Nah, meski kandungannya sudah lengkap begitu dibawahnya lagi masih tertulis:

PERINGATAN: Jangan terlalu lama terpapar sinar matahari, meskipun memggunakan sediaan tabir surya. 

Haduh, aku baca ginian berasa berdosa banget ngebiarin kulit aku zaman SMA dulu terlalu lama terpapar sinar matahari. Pantesan ya dulu item. Hahaha..

Cara pakainya gimana sih? Apa perlu pake pelembab dulu? Kan kandungannya udah complete? 

Ya, aku dulu juga pernah nanya hal ginian sama Rima, teman beauty bloggerku itu. Kataku berarti simple banget ya langsung pake ini habis mandi trus pake bedak tabur. Mission Complete dah. 😆

Ternyata hidup tidak sesimple itu pemirsa.. 😂

Skincare itu tetap wajib dipakai meski sudah punya BB, CC atau DD cream. Coba yuk kita lihat jawaban dari kemasan DD cream wardah:

Cara pakai: Oleskan merata pada permukaan wajah yang telah dibersihkan. Dapat digunakan langsung atau setelah memakai pelembab.

Hei.. Hei.. Berarti bisa digunakan langsung tanpa pelembab dong? 

Sekali lagi ya.. Hidup itu pilihan.. *loh.. 😅

Maksud aku kalo kita lagi buru-buru dan keluar rumah cuma 30 menit doang kenapa harus buang-buang pelembab? Kita bisa siasatin dengan make pelembab dan BB cream aja supaya hemat. Ato untuk step praktis langsung aja pake DD cream. Tapi kalo anda keluar rumah lama dan butuh foundation kuat.. Ya pake yang lengkap dong yah.. Hehe..

*tips hemat ala emak-emak.. Hihi..

Kalau mau hemat langsung aja pake bedak dan daster win.. Repot amat.. 

Itu sih kamu, bukan saya.. 😛

Saya jelas ya, menolak jelek.. Haha.. 😂

Oh iya, wardah DD cream ini ada dua varian yaitu light dan natural. Aku memilih membeli yang natural karena kulitku ini ga putih juga ga item-item amat.

Ketika aku tuang ke tanganku ini creamnya oke banget. Berasa kalau cream ini bakal coverage dengan sudut kekentalan yang pas buat wajah. Cukup 1,5 tetes cukup banget buat diaplikasiin keseluruh wajah. Yuk, kita buka tubenya dan coba tuang kepunggung tanganku.

Abaikan tangan saya yang gersang akibat anti sarung tangan saat siang😂

Yuk, kita lihat bagaimana penampakan before dan after aku pake DD cream ini.

Bisa dilihat ya.. Tonenya lebih tinggi dari kulitku
Mari kita zoom

Aku agak kecewa kayaknya cream ini 1 tone lebih tinggi dibanding kulit mukaku. Tapi so far ga ada sih yang bilang aku ketebelan make bedak. Haha..

Mereka takut aja kalee win.. Mukamu kan udah serem duluan.. 😂

Nah, setelah memakai DD cream ini diamkan dulu sebentar ya. Terus, baru dikasih Bedak Tabur.

Menurut aku DD Cream ini udah lumayan banget Coveragenya. Berasa lebih lah dibanding BB cream. Jadi kalo udah pake bedak tabur ga usah lah ya pake bedak padat lagi. Entar mukamu jadi kayak badut. Hihi..

Habis make DD cream ini jangan pake bedak padat langsung yah. Dijamin mukanya bakal dempul amat. Kalo aku ga berani pake bedak padat kecuali reapply ketika terdesak pengen cantik pas travelling. *lah gayamu win.. 😂

Overall yang aku suka dari DD cream ini adalah:

  • Tahan lama
  • Coverage tinggi
  • Tekstur ringan
  • Harga medium
  • Simple. Kalo make non pelembab no problem buat aku.

Yang ga aku suka dari DD cream ini:

  • Tonenya lebih tinggi dari kulitku, padahal ini sudah milih yang natural.

Repurchase? 

Yes kalo ada varian beige.. 😄

Nah, Sekian review dari aku.. Semoga bermanfaat.. 😊

Punya warna lipstik Menor dan tidak cocok? Coba cara ini agar tak terbuang percuma! 

Punya warna lipstik Menor dan tidak cocok? Coba cara ini agar tak terbuang percuma! 

Lipstik adalah jenis racun yang tak ada habisnya bagi kaum hawa. Bagaimana tidak? Setiap brand selalu mengeluarkan jenis dan warna lipstik terbaru untuk mengupdate passion mereka. Sehingga lipstik jenis apapun memang selalu laris manis dipasaran.

Bagi saya, lipstik adalah pelengkapan utama yang menunjang rasa percaya diri. Rasanya hampa sekali kalau keluar rumah tanpa lipstik. Disamping itu wajahku terlihat lebih pucat dan tidak segar saat tidak memakai lipstik.

Awalnya aku hanya berani memakai jenis lipstik berwarna nude. Hal ini karena jenis warna nude membuat volume bibirku yang agak tebal terlihat lebih tipis. Selain itu, aku kurang percaya diri memakai warna yang lebih tinggi dibanding nude karena membuat wajahku terkesan menor dan lebih tua.

Namun seiring berjalan waktu, warna-warna lipstik semakin bervariasi. Dari warna merah gonjreng, pink, hingga ala vampir. Jujur, sebagai seorang perempuan racun yang paling membuatku bernafsu pada kosmetik adalah lipstik. Maka, beberapa kali aku mulai mencoba berbagai warna selain nude.

Dimulai dari warna pink hingga merah. Awalnya aku pikir wajahku perlu sedikit perubahan supaya tidak monoton kalemnya (kalem?). Ternyata? Ternyata memakai lipstik dengan warna terang itu perlu kekuatan percaya diri lebih tinggi dibanding apapun. 😂

Awalnya, jika sudah terlanjur membeli lipstik dengan warna yang tidak cocok aku langsung saja berniat memberikannya kepada yang lain. Ya, ngapain juga disimpan buat koleksi kalau ujung-ujungnya tak terpakai dan bakal expired.

Ternyata dari 10 lipstik yang aku punya sekarang hampir semuanya terpakai. Karena aku sudah punya warna-warna favorite hasil dari perpaduan warna lipstik yang aku suka dan tidak aku suka.

Oh ya, aku juga pernah review tentang lipstik sebelumnya. Bisa dilihat disini ya..

“Curcolan Lipstik Part I Wardah Exclusive Matte Lip Cream”

“Curcolan Lipstik Part II Pixy Matte Lipcream”

Sebenarnya aku juga sempat membeli Lipstik Purbasari Hi-Matte Lipcream tapi belum sempat mereview karena sudah badmood dengan warnanya. Saat itu aku membeli No. 04, Zinnia. Sangat tidak cocok di kulit wajahku. Membuatku terlihat lebih tua 10 tahun. 😢

Aku suka dengan varian Purbasari Hi-Matte Lipcream yang No. 01, Vinca. Tapi hanya sempat satu bulan aku memakainya lipstiknya sudah kering dan habis. Belum juga sempat direview. Kenapa? Malas tentunya jawabannya.. Haha..

Dan inilah daftar lipstik yang tidak cocok denganku:

1. Pixy Lipcream 03 (Classic Red)

Jujur aku membeli ini karena racun dari beauty blogger. Aku lupa namanya, yang jelas sama dia cocok. Coba kalo sama aku?

Beginilah..

Mau kemana tanteee… 😝

2. Purbasari Hi-Matte Lipcream No. 04, Zinnia

Aku benar-benar menyesal membeli varian warna yang ini. Wajahku yang imut ini jadi keliatan 10 tahun lebih tua. (emang umurmu berapa win) 😛

3. Pixy Silky Fit Lipstik No. 106 Strawberry Milk Satin

Kalau untuk yang ini sebenarnya aku enggak menyesal lebih tepatnya beruntung dapat ini satu paket sama maskara dan pelentiknya dengan harga diskon. 😆

Aku sangat tidak cocok memakai lipstik yang glossy. Lipstik jenis ini membuat volume bibirku terlihat lebih besar. Tapi kan sayang ya kalo dibuang?

4. Pixy Lipcream 01, Chic Rose

Mungkin jika kalian membaca review lipstik ku sebelumnya kalian akan bilang cocok ya. Tapi sebenarnya itu kurang cocok 😭

Make lipstik ini sama ga pake lipstik ga ada bedanya. Ciusss.. Hiks..

5. Wardah Exclusive Matte Lip Cream No. 10, Pretty Berry

Awal aku membeli ini, aku yakin sekali ini pasti cantik. Ternyata warnanya pucat banget. Sama dengan warna bibirku. Dan anehnya terkesan tua sekali aku memakai ini. Ya, pucat dan tua. Mungkin juga karena jenis kulitku tidak cocok. 

Kenapa dibeli? Ya, karena terkena racun para beauty blogger yang cocok make.. Hihihi.. 

Ya, itulah daftar lipstik yang ‘kecelakaan’ dan sangat amat jarang aku pakai.

Ops, tapi itu tadinya loh.. Sekarang semuanya terpakai. Bahkan kayaknya kalau daftar lipstik kecelakaan itu habis aku mau beli lagi.. Hihi..

Gimana sih caranya supaya memakai jenis lipstik diatas tapi tetap kece? Yuk, intip mix lipstik ala aku dan tutorialnya.. 😄

1. Mix 1: Pixy Lipcream 01, Purbasari Hi-Matte Lipcream No.04, dan Pixy Lipcream 03

Sebut saja ini perpaduan dari semua warna lipstik yang tidak aku sukai. 😂

Tapi kalau di mix cantik ga sih? Yuk, kita liat.. 

Pertama oleskan Pixy Lipcream 01 dibibir. Kemudian oleskan Purbasari Hi-Matte Lipcream dibagian bibir yang agak dalam. Keringkan sebentar lalu oles Pixy Lipcream 03. 

Lumayan lah ya jadinya, bisa kok buat dipakai sehari-hari supaya tetap kece dirumah. 😆

2. Mix 2: Wardah Exclusive Matte Lip Cream 03, Pixy Lipcream 03, dan Purbasari Matte No. 90

Waw, bukannya wardah No. 03 itu bagus? 

Ya, bagus.. Tapi terlalu pucat jika hanya itu yang dipakai. Karena itu biasanya aku mix dengan Pixy 03 dan aku timpa lagi dengan Purbasari No. 90 supaya lebih fresh. 

3. Mix 3: Wardah Lipcream No. 10, Wardah Lipcream No. 04, Pixy Silky Fit Lipstik No. 106

Untuk Mix selanjutnya, aku mengumpulkan varian warna pink agar menciptakan gradasi cantik yang soft dibibir. 

Caranya pertama oleskan wardah lipcream No. 10, Pretty Berry. Kemudian oles bagian agak dalam atau tengah bibir dengan wardah lipcream No. 04, Pink Me. Keringkan sebentar lalu timpa dengan Pixy Silky Fit Lipstik 106, Strawberry Milk Satin. 

Memang untuk jenis bibir sepertiku memakai warna pink sedikit menambah volume bibir. Tapi jika warna pinknya cantik kenapa tidak? Pede aja kali ya.. Hihi.. 

4. Mix 4: Wardah Exclusive Matte Lip Cream No. 05 dan Pixy Lipcream No. 03

 

Varian warna wardah yang satu ini memang bukan warna kecelakaan yang aku beli, tapi merupakan warna favoriteku. Entah kenapa memakai wardah No. 05 (Speachless) membuat wajahku terasa lebih putih dan segar. Mungkin karena warnanya fresh dan kalem.

Mix terakhir ini merupakan warna lipstik yang paling sering aku pakai. Menggunakannya mudah sekali, hanya dengan mengoles lipstik wardah lipcream 05 kemudian dikeringkan sebentar. Lalu oles Pixy Lipcream 03 dibagian tengah bibir.

Jadi, menurut kalian mix yang mana yang paling bagus?

Aku paling suka dengan No. 2 dan No. 4.. 😊

Jadi, masih bingung dengan warna lipstik yang tidak cocok? Yuk, coba cara ini! 

Review Ovale Micellar Cleansing Water

Review Ovale Micellar Cleansing Water

Holaaa! 

Kali ini aku mau berbagi informasi tentang produk Micellar Water dari Ovale. Produk ini baru 3 hari yang lalu aku beli.

Sebenarnya awal alasan aku membelinya karena penasaran sih. Kalian tau kan beberapa micellar water mulai ramai promosinya di TV. Waktu itu aku sih cuek aja, toh bisa aja bersihin make up pake sabun muka. Tapi eh tapi.. Kok kebeli juga sih? *inilah yang dinamakan racun.. 😂

Sebelum aku berbicara lebih lanjut ada ga sih yang pemahaman sama kayak aku dan sering bertanya-tanya, “Penting ga sih Micellar Water?” 

Ya, aku banget itu! Soalnya make up aku biasanya cuma modal air dan sabun muka aja buat ngebersihinnya. Memang sih masih nyisa dikit-dikit tapi ga terlalu mengganggu (bagiku) haha.. 

Sebenarnya dari mana sih asal mula sejarah micellar water ini? 

Konon, munculnya Micellar Water ini berawal di Prancis pada akhir tahun ’90-an, saat krisis air bersih melanda kota tersebut. Saat itu, kanal air di seluruh kota Paris terkontaminasi oleh kandungan korosif sehingga tidak dapat diminum atau dikonsumsi, bahkan berdampak buruk terhadap kesehatan tubuh maupun kulit.

Kemudian para peneliti melakukan uji coba menggunakan molekul dari asam lemak, kemudian hasilnya adalah penemuan yang dikenal dengan sebutan Micellar Water.

Sejak itu, Micellar Water mulai Booming! 

Beberapa produsen kosmetik lalu mendapat inspirasi untuk memanfaatkan keadaan unik molekul air yang dikenal dengan istilah micelle tersebut. Ketika sang peneliti menggabungkan air dengan zat yang mengandung fatty-acids esters pada konsentrasi khusus, maka komposisi dari kedua senyawa tersebut dapat bekerja seperti magnet.

Molekulnya bisa diibaratkan seperti kutub utara dan selatan dari sebuah magnet. Bagian kutub utara bersifat hydrophilic, artinya cenderung tertarik dengan kandungan air. Sedangkan bagian kutub selatan memiliki ciri lipophilic, yang berfungsi sebagai pengangkat minyak dan lemak pada wajah.

Jadi, penyebab saya membelinya adalah.. 

Saya suka bermake up, jelas karena saya wanita dan sudah menikah pula.. Haha.. Make up itu wajib hukumnya dipakai setiap hari bagi saya. 

Sekedar curcol sejak demam lipcream diindonesia, saya ini hoby sekali memakai jenis lipcream. Lipcream itu kan susah banget ya buat dibersihin. Nempelnya betaaah banget dan waterproof pulaa.. 

Nah, sebelum aku beli micellar water ini cara aku ngebersihinnya adalah dengan memakai pasta gigi.. 😅

It’s Work but… I don’t know, is that really truly clean? 😂

Maklum, ini semua karena emak satu ini punya skill menghemat yang lumayan ekstrem. Mungkin lain waktu saya bakal curcol tentang pengeluaran saya dalam sebulan. *kapan ya..janji aja dulu😅

Saya memiliki firasat kuat bahwa bibir saya yang mulai menghitam ini karena diri saya sendiri yang kurang bersih saat membersihkan lipstik. Mungkin saat saya tidur zat kimianya pun masih menempel dan merusak kecantikanku.. 😭

*HOEK
Karena itu saya berkata, “Maybe I really Need U… Micellar Water” 

Karena micellar water termasuk dalam kategori makeup remover, beda ya dengan air biasa yang kita kenal yang hanya berfungsi untuk membersihkan kulit saja tapi tidak dapat mengangkat noda kimia seperti makeup. 

Kamu nyurcol mulu kapan review produknya? 

Ya beginilah kalau sang penulis bukan Beauty Blogger, dia lebih suka menulis hal dibalik penting tidaknya serta latar belakang micellar water yang bagi orang lain itu sih mungkin.. “How Boring” 😅

Tapi bagiku yang boring itu adalah menjelaskan produk itu. Dari packaging yang sebenarnya aku no problem banget look-nya mau kayak gimana. Haha.. 

Kenapa beli Ovale? 

Karena aku liat-liat dibanding Micellar Water lain ovale ini cukup terjangkau harganya. Selain itu, kulitku cenderung cocok menggunakan produk pembersih dari ovale. Aku sering memakai berbagai cleansernya dan itu cocok sekali. 

Ovale Micellar Cleansing Water ini mengandung ekstrak Magnolia. Magnolia bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit. Kandungan magnolia dapat membuat kulit menjadi lembut, bersih, cerah, dan halus.

Oke lah, bisa liat komposisi lebih lanjutnya ya.. 

Bagaimana cara memakainya? 

Cukup tuangkan Ovale Micellar Cleansing Water pada kapas kemudian usapkan pada wajah. 

Teksturnya Bagaimana? 

Apa penting ya bahas tekstur buat Micellar water.. 😂

Tekstur cair lah.. Ga lengket dan yang aku suka ngeluarin sedikit dikapas itu bisa dipake bolak balik jadi hemat beibb… Haha

Hasilnya? 

Wuih.. Emang benar-benar bersih loh mata dan bibir aku pake ini. Keset dan ga ada noda lagi sedikit pun. Tapi saran aku habis membersihkan wajah pake ini barsihkan lagi ya pake facial foam supaya lebih fresh dan segar.. 😘

Over All yang aku suka produk ini adalah:

1. Harganya terjangkau, hanya 17.500 saja

2. Baunya minimalis

3. Benar-benar bekerja dalam membersihkan make up biasa hingga maskara dan lipcream. 

Hampir tidak ada yang tidak aku suka dari produk ini. Mungkin juga karena aku ga pernah beli micellar water merk lain kali ya.. Haha.. 

Tapi buat emak rumahan dengan budget perawatan terbatas dan hoby memakai make up untuk menyenangkan suami, produk ini wajib dicoba! 

Repurchase? Yes! 


Taukah kamu? Bahan-bahan sisa di dapur ini bermanfaat untuk kecantikan

Taukah kamu? Bahan-bahan sisa di dapur ini bermanfaat untuk kecantikan

Siapa sih perempuan yang ga kepengen tampil cantik? Muka mulus bebas jerawat? Sehat? Awet muda? 

Pastinya pengen deh ya! Apalagi kalo udah punya suami, harus tetap bisa merawat diri walau budget pas-pasan buat masalah dapur doang. Hihi

“Ya mana bisa laaah.. Kalo mau istri cantik itu dimodalin.. Kesalon.. Beli ini..itu..”

Ada yang berpikir demikian? Eeeh.. Itu egois namanya buu.. Karena ga semua suami itu terlahir kaya dan ditakdirin kaya buat kita.. Dan ga semua perempuan itu ditakdirkan buat make fasilitas mahal untuk menunjang kecantikannya. 

Kalau diingat masa awal nikah, agak kasian sama muka sendiri. Make pelembab aja cuma setengah ujung jari sekali sehari. Bedak minta jatah si bayi, ah boro-boro beli make up. Lipstik aja kalo habis saya kerik pake lidi.. 😂

*saya serius loh

Apa saya protes ke suami? Ga laah.. Cukup tahu diri bahwa masa awal pernikahan adalah masa perjuangan! Bukan masa pemborosan.. Solusi kalo pengen cantik ya berusaha dengan bahan seadanya. 

Cantik tanpa mahal itu bisa banget loh. Asal syarat utamanya harus ‘rajin’. Rajin didapur saja bisa banget buat muka kita tetap sehat dan cantik. Karena sesungguhnya didalam kulkas saja tersimpan segalanyaaa.. 😅

Nah, lucunya kita para wanita ini sering ga sadar kalo yang namanya cantik itu murah. Bahkan dengan bahan ‘sisa memasak’ saja bisa merawat kecantikan. Bahan apa aja sih? Yuk, intip.. 

1. Jeruk Nipis

Jeruk nipis adalah stok buah wajib yang harus ada dikulkas. Karena selain untuk bahan penghilang amis pada lauk, jeruk nipis juga kaya akan manfaat lainnya. 

Setelah memeras air jeruk nipis secukupnya pada bahan makanan. Jeruk nipis biasanya aku gunakan sebagai pembersih muka dipagi hari dengan menggosokkannya kearea muka. 

Selain itu, air jeruk nipis juga bermanfaat untuk menghilangkan ketombe. Caranya, sebelum keramas kita oleskan air jeruk nipis pada kulit kepala selama 20 menit. Lalu pakai shampoo dan bilas. Ini bikin kulit kepalamu terasa sejuk dan bersih. 

2. Ampas Teh Hijau

Seperti kita tau bahwa teh hijau kaya akan manfaat karena antioksidantnya yang tinggi. Aku dan keluarga juga sekarang konsumsi teh hijau untuk menjaga kesehatan tubuh. 

Tapi, tahukan anda bahwa ampas teh hijau juga dapat digunakan sebagai masker? 

Aku rutin menggunakannya selama 3 hari sekali. Karena ini bagus sekali untuk kulit aku. Selama memakai teh hijau wajahku terasa lebih fresh dan nyaman. Konon teh hijau juga dapat membuat awet muda. 

Alasan lain aku memakai masker teh hijau karena ini bikin kulit aku yang cenderung berminyak diarea T lebih lembab. Teh hijau juga cocok untuk jenis kulit yang kering dan berjerawat. 

3. Air Cucian Beras

Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa air cucian beras punya banyak manfaat. 

Konon orang zaman dahulu memanfaatkan air cucian beras untuk mencuci muka pada pagi hari agar wajah ‘putih’ dan bersih. 

Bagaimana? Tinggal dibilaskan saja di wajah setelah kita mencuci beras. Diamkan beberapa menit hingga air meresap. 

Hei hei.. Wajah aku kok ga putih-putih make ini? 

Buat kamu yang cenderung tergoda dengan kata-kata whitening, saran aku ga usah banyak berharap. Karena putih itu sekarang bisa dikamuflase pake kamera.. 😛 hahahha

*becanda ding

4. Ragi Roti

Ragi roti? Apaan? Lo serius win?  😂

Ya eya lah serius. Kalo enggak ngapain ditulis.. 😛

Ragi Roti ini biasanya bentuk pasarannya seperti merk fermipan ini nih. 

Nah, terus diapain? 

*Dijadiin bedak dingin buat bikin pipi lo makin melebarrrrr…. Hahahha.. 

Bukan ya! Ini ragi roti bagus banget buat dijadiin toner. Bikin muka kenyel kenyel menyejukkan. Bisa lihat tutorial cara bikinnya di Blog Mba Fika ya.. 

5. Es Batu

Suami sering pulang kerumah minta bikinin minuman es terus masih ada banyak es nyisa? 

Cuci esnya.. Lalu gosokin kehidung kamu yang berkomedo itu supaya pori-porinya mengecil.. Hihihi.. 

Es Batu juga bermanfaat untuk mengurangi gatal dikulit loh.. 

6. Timun

Salah satu jenis masker alami yang paling sering aku pakai adalah timun. Karena efek dari buah timun menyejukkan wajah dan membuatnya kenyal. Timun merupakan buah yang kaya akan vitamin E. Bagiku, masker timun terbukti ampuh untuk masalah kulit seperti mengecilkan pori-pori, menghilangkan kantung mata, serta mengancangkan kulit wajah. 

Cara memakai masker timun pun cukup sederhana. Cukup parut timun lalu sedikit diperah dan tempelkan diwajah. Diamkan 15 menit dan bilas. 

7. Madu 

Seperti yang kita tahu madu kaya akan antioksidant dan anti inflamasi yang cocok dipakai untuk kulit normal hingga cenderung berjerawat.

Tapi, aku sendiri agak kurang suka memakai madu karena aku lebih suka masker yang memberi efek menyegarkan. So far, biasanya madu aku pakai untuk campuran masker timun maupun teh hijau. Aku tidak pernah memakai madu saja sebagai masker. 

Demikian beberapa bahan dapur yang sering tersedia dikulkas ‘Shezahome’ untuk perawatan cantik sang emak dirumah. Anda tertarik untuk mencoba? Yuk, langsung intip kulkas anda… 😊

Sumber gambar 

Nude Make Up Collaboration by Female Blogger Banjarmasin 

Nude Make Up Collaboration by Female Blogger Banjarmasin 

Jreng-jreeeng!!! 

Jangan silau ya liat foto-foto para wanita-wanita cantik dan keceh ini.. Hihihi.. 

Sekedar informasi bahwa nomor 1, 2 dan 4 dari kiri kekanan udah sold out.. 😂

*kagak ada yang nanyaaaa.. 

Siapa sih kami?

Perkenalkan, kami ini adalah komunitas Female Blogger yang berdomisili di banjarmasin dan lagi pengen sharing tentang make up dengan tema nude. Kenapa nude? Karena kami menolak tua.. Hahaha.. (ha? kami? Kamu aja kalee win..) 

Kenalan dulu ya, dari kiri atas ada aku, mba dina dan eny. Dan dibawahnya ada mba Leha, Aya dan Rima. 

Berhubung ini blog aku jadi aku kasih tau cerita dibalik make up aku aja yaa.. 

Yuk kita liat gambar besarnya.. 

Okeh, pas aku liat-liat bener-bener foto ini agak bingung juga kenapa didaerah pipi kok ad persegi panjang pink gitu ya. Ya ampun, inilah kalo emak-emak amatir ga bisa make blush on.. 😂

Tapi ini udah kamera maksimal loh ya (maksud aku yang keliatan mirip aslinya). Bisa dilihat kumis tipis aku juga masih nongol dikamera yang menandakan foto ini no edit dan pake kamera depan Xiaomi mi4c dan mengandalkan cahaya matahari dari jendela. So far, foto ini yang terlihat jelas make upnya. Sementara dari sisi lain bisa liat sendiri ya.. 

Apaan tuh titik hitam dibawah hidung? 

Itu tahi lalat.. 😛 jangan tanya pake apaan lagi karena udah dari sononya begitu.. 😂

Berikut detail dari make up saya:

Wajah:

  • BB cream Pixy (Beige) 
  • Loose Powder Marck (cream) 
  • Two way cake wardah Light Feel 03 (Sheer Pink) 
  • Blush On wardah C

    Alis:

    • Viva Eyebrow Pencil (Black) 

    Mata:

    • Eyeliner: Viva Eyebrow Pencil (Black) 
    • Mascara Pixy Waterproof (Black) 
    • Eyeshadow: Wardah Nude Colours Eyeshadow Classic
    • Pelentik Bulu Mata

    Lipstik:

    Untuk lipstik aku pakai Korean minimalis style, bisa liat tutotial disini:

    • Wardah Exclusive Matte Lip Cream (03.See U Latte) for basic
    • Wardah Exclusive Matte Lip Cream (05.Speachless) for inside
    • Purbasari Hi-Matte Lipcream (01.Vinca) for mix

    Make up ini so far adalah yang paling cocok buat tipikal emak-emak yang ‘menolak tua’ seperti saya. Saya udah komitmen berani tampil ngejreng ketika udah punya anak dua dan umur sudah 30an. Mungkin saat itu muka saya bakal agak pucat kalo make tema nude. *ngayal dulu😅

    FAQ tentang make up ini? Untuk lebih tau step by step pemakaian make up aku dengan detail bisa liat disini ya.. Untuk pertanyaan selanjutnya aku karang-karang aja lah ya..

    1. Apakah make up ini tidak memakai shading

    Jawab:

    Tidak, saya tidak mengerti masalah shading dan tidak berani belajar karena takut ga cocok dengan muka saya. Bisa dilihat dari penampakan depan hidung saya aslinya biasa aja. Cuman dari angle samping aja keliatan mancung. 😅

    2. Apa memang hanya memakai pensil viva untuk bagian alis? 

    Jawab:

    Iya, karena alis saya dari sananya aslinya memang tebal. Cuman agak sedikit menipis diujung gara-gara tukang cukur alis pas acara kawinan akhirnya pake kamuflase pensil alis supaya merata. 

    3. Mengapa memakai benda yang sama untuk eyeliner dan pensil alis? 

    Jawab:

    As u see.. Mata aku udah lumayan galak. Sehingga penggunaan eyeliner liquid jelas tidak sesuai dengan kondisi mata aku. Jadi, pake apa adanya aja lah supaya ga dikira 🐼

    4. Blush on kamu aslinya rata ga sih? 

    Jawab:

    Ga tau juga, kayaknya ga rata.. 😂

    5. Kok banyak amat olesan lipstiknya? 

    Jawab:

    Karena aku suka sekali dengan lipstik. Dan bagi aku ga asik kalo cuman satu warna buat gradasi bibir. Kalian tau kan warna asli bibir kita itu didalem memerah dan diluarnya menggelap. Sehingga bagi aku agak kelihatan boneka banget kalo warna bibir ga ada gradasinya. Karena itu aku pilih warna soft dari see u latte wardah untuk basic dan warna orange dari Speachless wardah dibagian agak dalam. Kemudian untuk kesan natural aku satukan kedua warna tersebut dengan vinca dari purbasari. Memang dari foto warnanya terlihat sama karena memang ketiga warnanya mirip-mirip.. ✌

    Oke, sekian cerita make up dengan tema nude untuk kali ini. Sebenarnya agak ga pede ikutan make up collaboration ini karena niche blog aku lebih mengarah kepada ‘All about Housewife and Mom’. Bisa dillihat aku sering posting resep makanan, parenting, dan nyurcol sedikit masalah psikologi. Dan tentang Beauty? Percayalah bukan berarti emak ga mau cantik.. Tapi masih dalam tahap belajar. 

    “Karena tanpa menulis aku takkan pernah bisa benar-benar belajar..”

    (Aswinda Utari) 



     

    IBX598B146B8E64A