Browsed by
Category: Kecantikan

Curcolan Review produk-produk kecantikan

Review Lipcream Zalfa No. 04 (Peachfull)

Review Lipcream Zalfa No. 04 (Peachfull)

Dalam dunia perempuan ya, yang namanya racun lipstik itu enggak ada matinya. Mau masih remaja ataupun udah emak-emak, kalau ada varian lipstik terbaru itu pasti deh ya.. Komentarnya.. “Gimana? Gimana?”

Itu sekarang sih ya, zaman aku waktu masih ebege dulu sih yang namanya anak gadis pakai lipstik masih hal yang memalukan. Kalau ketauan ya.. Pasti ditanyain, “Waah.. Mau nikah kah?” Wkkwwk.. Please, ada yang sama?

Jangankan lipstik ya, lipice yang dulu ngetrend waktu zaman SMA pun kalau dipakai kan bersemu-semu pink gitu dibibir ya. Ada aja yang bilang, “Eh, kamu pakai lipstik?”

Itu sih dulu ya, sekarang? Sejak menjamurnya beauty influencer dan Beauty Blogger, yang namanya memakai lipstik itu adalah hal yang biasa. Biarpun yang memakainya adalah anak ‘EsEmPeh’. Karena pemakaian lipstik sudah beralih fungsi ya. Bukan hanya sebagai make up kecantikan tapi juga penyaluran hobi dan seni.

Halah, openingmu win.. Panjang banget. Oke, mari curcol lagi. Wkwk…

Why Kamu Suka Banget Koleksi Lipstik Win?

Jadi begini, sejak jadi emak-emak aku itu mulai rajin latihan dandan. Waktu remaja? Haha please jangan ditanya. Mungkin ya, karena dandan itu kadang menyenangkan hati dan batin. Apalagi kalau suami bilang, “Cantik”.. Aduh, boleh melayang sebentar..😂

Karena lelaki itu ya mungkin sudah dari sononya diciptakan sebagai makhluk visual. Nah, untuk suamiku sendiri dia tuh paling sukaaa banget kalau melihat bibir aku warnanya cakep. Makanya aku suka koleksi lipstik. Lipstik yang aku pakai tuh paling banyak ya warna dengan sentuhan peach. Karena bibir dan kulit asia aku memang cocok banget ya makai warna begitu.

Sayangnya ya, karena addicted dalam memakai lipstik dan turunannya (like lipcream, liptint, bla bla) akhirnya aku mengalami masalah yang sungguh berat. Kalian tau apa itu?

Bibir aku jadi item.. Bibir aku jadi kering..
Bibir aku emang cakep kalau pakai lipstik.. Tapi pas udah dibersihin malam-malam.. Dan nemenin suami bobok cantik..

Hal yang dilihat suamiku sebelum memejamkan matanya adalah…

Bibirku item.. Huaaaa… Hiks hiks..

Belum lagi kalau disentuh-sentuh agak kering gitu…

Makanya, sejak itu aku mulai cari-cari lipcream aman yang enggak bikin bibir kering dan hitam. Karena aku sudah addicted banget pake lipcream itu. Daaan… I found it.. Lipcream Zalfa..!

Kenapa Membeli Lipcream Zalfa?

Pertama, yes.. Kuakui aku terkena racun dari iparku Fika yang baru saja mengulas review Lipcream Zalfa Pinky Winky di Blognya. Kedua, yes.. Ketua FBB Ruli Retno menawarkan padaku untuk ikut beli Zalfa, katanya.. Lumayan diskonnya daripada cuma beli satu.

Yang namanya emak-emak ya.. Denger ‘harganya lebih murah’ langsung deh tanpa mikir-mikir lagi.. Cuss.. Hahaha..

Jadi, kenapa aku beli Lipcream Zalfa ini? Karena aku tertarik sama kandungannya yang konon bukan cuma warnanya yang cantik, creamy dan pigmented tapi juga ia dapat menutrisi dan merawat bibir, jadi dia bisa bikin bibir lembab dan mengembalikan kelembutan bibir. Selain itu, lipcream ini juga diperkaya antioxidant dan UV Filter.

Keceh! Pikirku.

Hmm, apa sih kandungan utamanya jadi yakin bibir kita bisa tetep oke walau pakai lipcream?

Jadi, dia punya kandungan Argan Oil dan Jojoba Oil.

Argan Oil apaan? Nah, akupun tak tau. Haha.. Sesungguhnya minatku akan bahan-bahan kecantikan tidak terlalu tinggi, apalagi dengan bahasa kimia.. Aku pusing.. 😂

Tapi, untuk memuaskan pembaca baiklah.. Mari kita contek apa kata wikipedia..

“Argan Oil adalah minyak nabati yang dihasilkan dari biji pohon argan (Argania spinosa L.) yang endemik di Maroko. Di Maroko, minyak argan digunakan untuk mencelupkan roti pada saat sarapan atau untuk menyiram couscous atau pasta. Tapi, minyak ini juga dapat digunakan untuk kosmetik.”

Nah, jadi saking meningkatnya popularitas minyak Argan dalam produk kosmetik. Pemerintah Maroko mendorong untuk merencanakan peningkatan produksi minyak ini. Dari sekitar 2.500 ton menjadi 4.000 ton untuk tahun 2020. Oke, nih minyak kayaknya emang bagus ya.

Kalau Jojoba Oil? Nah, kalau makhluk yang satu ini pernah denger sih ya. Ada di produk perawatan bayi. Hehe.

“Jojoba Oil adalah cairan yang diproduksi dalam biji tanaman Simmondsia chinensis (Jojoba), semak, yang berasal dari Arizona selatan, California selatan, dan barat laut Meksiko. Minyak ini menghasilkan sekitar 50% dari berat biji jojoba.”

Itu kata wikipedia ya.. Bukan kataku.. Hahaha..

Dan selanjutnya sebelum kalian liat bagaimana tampilannya di bibir aku, mari kita bahas hal-hal lain seperti.. Packaging, ingredient dsb.. Konon ini merupakan review wajib. Jadi mari ditulis saja. Haha..

Ingredients:

Isodedecane, Cyclopentasiloxane, Dimethicone, Syntetic Wax, MethylMethacrylate Crosspolymer, Disteardimonium Hectorite, C30-45 Alkyl Dimethicone, Trimethylsiloxysilicate, Mica, Sorbitan Sasquioleate, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Euphorbia Cerifera Wax, Vanilla Flavour, Linoleic Acid, Phenoxyethanol, Simmondsia Chinensis Seed Oil, Isopropyl Titanium Trisostearate, Ethylhexylglycerin, Dimethicol Stearate, Isononyl Isononanoate, Tocopherol, Argania Spinosa Kernel Oil, Isopropyl Myristate, Oleic Acid, Cyclotetrasiloxane, Palmitic Acid, Stearic Acid, Polyhydroxystearic Acid, Stearakonium Hectorite, Propylene Carbonate, Linoleic Acid.

Yap itu dia bahannya, mohon dibaca.. Dicermati karena itu nulisnya susah gila.. Haha.. Dan jujur aku gak terlalu ngerti soal ingredient ini. Enggak kayak mba Insommia yang maniak ingredient dan bahas detail banget. Prok prok dah buat beauty blogger satu itu.

Packaging:

Kemasannya warna item dan kalau menurutku sih ya kurang girly, terlalu elegan untuk makhluk se imut aku (dilempar gayung).

Terus, dalemnya tu lipstik kayak dimasukkin ke dalam peti. Aku sih gak betah ya sama packaging macam begini, agak ribet. Habis direview nih kotak mau aku buang aja. Lipstiknya disimpen. Aku memang bukan packaging addict banget. Sayangnya pas mau ditaroh di kumpulan lipcrem lain, tutup lipcream ini warnanya gold. Ya, sama aja kayak punya si poppy dharsono. Jadi sekilas mirip banget, untung peachnya si poppy terlihat lebih menyala ya.

Tekstur dan Warna

Sesuai klaimnya.. Lipcream ini teksturnya soft n creamy banget. Kalau dibandingin sama Lipcream Wardah dan Lipcream Poppy Dharsono, si zalfa ini ga seseret wardah dan enggak sekilat poppy. Maksud aku apa ya, si wardah itu matte banget kan finishingnya. Kalau si poppy itu agak creamy n ga matte banget tapi masih creamy si Zalfa. Tapi creamy nya gak glossy. Cuma terlihat glowing sedikit.

*nganu, kalian ngerti bahasaku? Hahaha..

Nah, untuk warnanya kalian bisa liat di gambar ini ya. Menurutku, kamera hp q termasuk jenis jujur ya. Walau memang butuh bantuan sinar matahari. Tapi siapa sih yang moto gak butuh cahaya? Haha

Pecah gak sih? Transfer gak sih

So far aku makai ini sambil dibawa makan bakso kemarin. Dan warnanya tetap stay banyak, kurangnya dikit aja sih.. Apa karena aku makannya terlalu hati-hati.. 😂

Nah, kalau pecah itu kayaknya enggak ya. Sejauh ini aku memang gak pernah ada masalah pecah-pecah pas makai lipcream. Apalagi lipcream Zalfa ini creamy. Jadi masih oke dan anti pecah.

Difoto sehabis makan berkuah-kuah

Transfer gak?

Nah, kalau masalah transfer kayaknya si Zalfa ini bakal sedikit transfer kalau kita habis makan atau minum. Kalau kita nyantai aja terus minum pakai sedotan transfernya hampir enggak ada. Yah, aman lah ya kalau mau dipakai malam-malam buat kencan sama suami. Wkwk..

Harganya berapa?

Untuk emak-emak yang punya jiwa ngirit kayak aku, harga lipcream ini sih gak bersahabat ya. Harganya tuh normalnya 125.000 satu batang. Dan kalau kita beli 3 bijik jadi 100.000 aja per batang. Kan kan..? Untung aku ada temen buat beli patungan. Haha. Jadi cukup bayar 100.000 aja ya.

Bikin Bibir Kering dan Item gak sih?

Kayaknya enggak. Hihi.
Bibir aku aman pakai ini, enggak kering. Dan soal item? Aku rasa warna bibir aku memang stabil sih selama hamil ini. Tapi dari testimoni teman, memang kayaknya lipcream ini enggak bikin bibir item. Menghapusnya pun gampang banget, cuma pakai Micellar Water udah ilang.

Terus, Waterproff gak? Gak bisa dipakai Wudhu dong!

Nah, kata mba fika kandungan si lipcream Zalfa ini wudhu friendly. Jadi dia enggak waterproff emang. Oke kan, staynya lumayan B tapi wudhu friendly itu oke banget menurutku. Karena jarang banget kan nemu lipcream yang wudhu friendly.

Tapi ya, kalau enggak yakin benar-benar bisa aja lipcreamnya dihapus. Lipcream ini dihapus pakai air biasa pun udah ilang loh. Cius..

Halal?

Kalau masalah ini sih jangan ditanya. Si Zalfa itu produknya halal semua. Jadi aman pake banget.

So far yang aku suka dari Zalfa ini adalah:

– Gak bikin bibir Kering
– Gak bikin bibir Item
– Kandungannya Aman dan Halal
– Wudhu Friendly
– Warna Peach oke dan cocok sama aku

Yang gak aku suka adalah:
– Kemasannya kurang Girly
– Harganya mahal buat aku dan zalfa gak availabe dimana-mana ya.
– Agak Glowing dipakai, aku pecinta Dead Matte.

Nah, sekian deh Review Lipcream Zalfa dari emak-emak pecinta Lipstik. Selamat berdandan ria..! 😆

Review Lip Tint La Tulipe Red Velvet ala Emak-emak

Review Lip Tint La Tulipe Red Velvet ala Emak-emak

“Sepertinya, dua bulanan ini budget make up aku mulai enggak karuan. Udah tau yang mulai habis sunscreen, tapi yang dibeli malah liptint lagi..”

Ada yang sama? 😂

Yes, karena dua bulanan ini aku mulai keracunan sama keluaran liptint dari brand lokal. Tau dong ya aku paling gak nahan sama inovasi dunia perlipstikan ini. Apalagi kalau brand lokal yang ngeluarinnya. Rasanya itu.. Du du du..

Tau alasannya? Yes, aku pecinta brand lokal karena produk brand lokal itu selalu bersahabat dikantong mak emak seperti aku.. (iya, jujur aja akutuh.. Haha). Tau dong yah, dilema emak-emak yang sukanya sama yang murah-murah demi tercapainya kesejahteraan ekonomi rumah tangga luar-dalam (halah).

Jadi, sebulan yang lalu itu aku sudah keracunan sama liptint keluaran dari wardah. Senang dong ya karena hasilnya sesuai dengan yang aku harapkan. Walau masih punya sedikit kekurangan tapi aku tetap suka.

Baca juga: Review Liptint Wardah-01 Red Set Glow

Lalu, karena rasa penasaranku dengan liptint la tulipe.. Sekalian saja hari itu aku mampir melirik-lirik. Niatnya sih melirik saja. Tapi pas liat kemasannya itu…….

“Ya ampuun kamu unyu bangeeet..” (sambil naroh tangan ke pipi layaknya nonton boyband korea zaman abegeh.. Hahahaha)

Serius ekspresinya begitu? Ya enggak dong. Aku kan makhluk introvert. Ya bikin ekspresi datar aja walau aslinya pengen begitu.

Jadi, ceritanya si liptint dari la tulipe ini ada 3 varian. Dan aku tuh bingung antara 2 pilihan. Mau yang orange atau merah ala red velvet begini. Ya, kalian tau dong aku kan biar udah emak-emak tapi masih muda. Jadi, ya masih imut gitu deh.. *silahkan tabok ya..😂

Akhirnya, aku memutuskan beli Red Vetvet karena warnanya lumayan sexy. Oya, bukan red velvet cake loh ya. Kalo itu aku juga bisa bikin sendiri. Gak percaya? Noh, search resepnya di All About Baking.

Yes, blog ini memang super banget gado-gadonya.. Please jangan banyak protes soal niche blog ini. Dari namanya juga jelas ‘shezahome’ yang artinya catat segala evolusi yang terjadi di rumah sheza. Taglinenya aja proyek evolusi mamah muda.. Ya kaaan..

Yuk, sekarang kita bahas aja tentang Review Liptint La Tulipe ala aku:

Packaging

Duh, duh, sejak kapan aku semangat bahas packaging? Haha

Iya, soalnya kalian liat sendiri kan, bentuknya itu imut sekali. Bahkan sejak pertama beli n naroh di kamar, anak aku Pica langsung kepo sama wadah dengan bentuk ice cream ini sambil bertanya, “Mama beliin Farisha Permen Ice Cream kah?”

Sontak dong aku langsung jawab, “ini bukan permen pica, tapi lipstik.”

Dan tau bagaimana reaksinya selanjutnya?

Dia bilang, “Waw.. Bagusnya.. Inget ya ma nanti kalau lipstiknya udah habis jangan dibuang wadahnya. Nanti buat pica bikin mainan..”

Hahaha

Jadi, menurut aku inovasi la tulipe kali ini sukses bikin para perempuan ngelirik n beli lip tint ini. Karena packagingnya itu unik n girly banget.

Bagian aplikator dan penutupnya yang kecil mungil serta kemasannya yg mungil juga (bisa dibayangin lah ya, isinya 6 gr). Bikin lip tint ini terkesan travel friendly banget.

Bagaimana dengan isinya, apakah sebagus kemasannya?

Well, ini dia klaimnya..

“Water Gel Lip Tint yang mudah diaplikasikan, terasa ringan di bibir, tahan lama, dan memberikan hasil akhir yang mengkilap. Mengandung Glycerin untuk menjaga kelembaban bibir.”

Cara pemakaian:

Oleskan di bibir dengan kuas aplikator lalu ratakan ke seluruh area bibir sesuai keinginan dan biarkan mengering.

Ingredients:

Purified water, Glycerin, Butylene Glycol, Acrylates, Copolymer, Sorbitan Sesquioleate, Xanthan Gum Phenoxyethanol, Tetra-sodium EDTA, Methylparaben, Polysorbate 60, Oleth-10, Fragrance, Aluminium Hydroxide, Methyl Methacrylate Cross Polymer, Triethoxycaprylylsilane, Simethicone

(please baca ingredientsnya bener-bener ya. Aku tuh susah nulisnya dan akutuh ga ngerti bahasa kimia begini.. Haha)

Salah satu alasan aku membeli liptint itu adalah bibir aku yang mulai suka mengering akhir-akhir ini. Jadi, aku mulai mengurangi pemakaian lipcream yang agak berat, begitu juga matte lipstik. Klaim liptint kan ‘menjaga kelembaban bibir’ juga ‘membuat tampilan alami dan tahan lama’. Jadi.. Setelah aku coba memakai lip tint la tulipe ini…

1. Warnanya Kece n Sexy

Gambar diatas adalah penampakan saat aku menggunakan lip tint ini secara keseluruhan pada bibir. Warna Red Velvet ini menurutku cukup langka. Ya, aku belum punya type warna begini. Agak berani tapi tetap terkesan elegan. Aku masih pede loh make warna begini di rumah maupun keluar rumah. Tapi, untuk cari aman memang teknik ombre lips keliatan lebih cantik. Seperti gambar dibawah ini.

2. Daya Tahan Juara

Daya tahan lip tint ini juara banget. Terlalu juara sih buat aku. Apalagi kalau dibandingin lip tint wardah. Liptint ini kalau dihapus memakai micellar water aja enggak ampuh (aku pakai micellar water ovale). Harus memakai make up remover. Berhubung aku gak punya ya aku gosok-gosok aja nih bibir pake lip scrub, baru deh tu lip tint ilang. Positifnya sih ya nih lip tint di bawa jalan sambil kulineran dia tetap stay. Negatifnya, kalau mau wudhu makan waktu lumayan lama buat ngilanginnya. Heu.

4. Tekstur Menyenangkan

Teksturnya hampir sama dengan liptint wardah. Dia cair dan menyegarkan gitu dibibir. Dan cuma memakan waktu beberapa detik, cairan liptint ini seakan merembes masuk kedalam bibir dan membuat warna tersendiri.

Aku suka sih pakai liptint ini karena bibir aku jadi terkesan ringan dan enggak berat.

5. Wanginya enak

Wanginya itu bener-bener kayak pasta red velvet. Serius, make lip tint ini berasa pengen makan red velvet. Aku sih ya suka lah sama make up bau cake begini. Asal jangan wangi bakso, opor ayam, atau soto lah ya.. Kan aneh. Hahaha

Tapi… Lip tint ini juga menurut aku punya kekurangan yang bikin aku lumayan hiks hiks juga.. Heu..

Lip tint la tulipe ini entah kenapa bikin bibir aku mengelupas, Hiks.

Aku ga tau ya salah pemakaian aku dimana, apa karena aku gak pakai make up remover buat membersihkannya dan suka memakai scrub. Tapi ini lumayan parah ya mengelupasnya. Dan selama 1 minggu aku gak make liptint ini, bibir aku gak mengelupas lagi. Iya, aku kalo ngereview make up jujur aja lah ya, suka-suka aku. Haha

So, repurchase?

Hmm, Aku mau coba beli make up remover dulu. Siapa tau kesalahan mengelupasnya bibir sebenarnya ada pada kesalahanku sendiri dalam tahap membersihkannya. Terus, buat kamu yang pengen beli lip tint ini, aku sarankan untuk punya pembersih make up yang bagus ya. Bukan tipe ngirit kayak aku. Hahaha.

Sekian untuk Review Lip Tint kali ini. Semoga review ala Emak-emak ini bisa membantu.. 💖

Tips Memilih Dress Wanita Buat Kamu yang Punya Badan Kurus dan Tinggi

Tips Memilih Dress Wanita Buat Kamu yang Punya Badan Kurus dan Tinggi

“Kalo badan kayak kamu sih, apa aja pasti masuk. Kamu kan kurus, tinggi plus langsing.”

Aku selalu nyengir kaku setiap kali kata-kata itu diucapkan oleh temanku. Memang, jika berkaca tubuhku tergolong tinggi diatas rata-rata. Namun, kadang kala aku juga sering merasa tidak terlalu percaya diri dengan badanku yang tergolong kurus dan tidak terlalu ‘berisi’. Terkadang, aku merasa seperti angka 1 yang tidak punya kelebihan menonjol jika berfoto bersama teman-temanku.

Ya, Aku merasa sangat ‘flat’ dibanding yang lainnya.

Tapi itu dulu. Kini sejak aku menikah, aku akhirnya memiliki konsultan dalam hal berpenampilan. Ia adalah suamiku sendiri. Ia tak pernah berbohong berlebihan untuk membuatku merasa percaya diri. Jika ada baju yang tidak cocok denganku, ia pasti langsung menegurku. Bahkan, aku selalu membawa suamiku jika berbelanja baju loh. Soalnya, sepertinya dia lebih bisa memilih baju dibandingkan denganku. Haha.

Setelah 6 tahun menikah dengannya. Aku akhirnya sadar bahwa dia suka sekali dengan gaya baju dress wanita. Menurutnya, wanita dengan memakai dress itu terlihat anggun dan cantik. Padahal, waktu remaja dulu aku sangat amat jarang memakai baju model dress. Aku lebih menyukai baju-baju kaos ketat dengan celana jeans. Menurutku, baju kaos ketat dan celana jeans akan membuat tubuhku lebih terlihat berisi. Dan lagi, dulu aku itu sangat anti memakai dress karena terkesan makin terlihat kurus kalau memakai dress. Hmm, ternyata itu salah pemirsa.

Dress untuk wanita adalah pakaian yang sangat anggun. Para lelaki suka dengan wanita yang memakai dress. Memang, untuk bentuk tubuh yang kurus memakai dress akan menjadi PR yang berat. Nah, berikut ada beberapa tips memilih dress wanita buat kamu yang punya badan kurus tapi pengen pakai dress:

1.Pilih Dress Bermotif

Kenapa harus bermotif? Kan motif terkadang ‘norak’ ya?

Eits, jangan bilang norak dulu. Dress dengan motif ini sangat menolong sekali buat kamu yang punya badan kurus. Motif-motif tersebut bisa membuat tubuh kamu terlihat berisi dan cerah.

Kamu bisa menggunakan dress dengan motif horizontal untuk terkesan elegan. Sementara untuk kamu yang punya aura ceria, bisa banget mencoba berbagai motif bunga kekinian.

Kalau aku? Aku suka motif bunga karena lebih terlihat blooming dan ceria. Aura mukaku kan sudah sedikit jutek ya, jadi motif begini menolong sekali. Hihi

source image: mataharimall.com

2. Memakai sabuk

“Aduh, dress yang ini kok cakep banget. Tapi cocok gak ya buat aku yang kurus begini?”

Sering jatuh cinta dengan dress yang memiliki warna dan motif yang menawan? Itu aku banget. Kadang kala dress yang kita inginkan saat mencoba dipakai akan membuat tubuh terlihat biasa sekali atau malah semakin ‘flat’. Terus, gimana ya?

Pakai sabuk aja. Iya, ini work banget. Asal perut kamu benar-benar langsing ya. Kalau buncit di bagian perut PR juga sih (huhu).

Nah, buat kamu yang punya perut langsing banget.. Gak ada salahnya mencoba solusi dengan memakai sabuk seperti ini agar tubuh terkesan lebih berisi.

source image: mataharimall.com

3. Memakai Outer

Kurus tapi punya perut buncit? Tapi senang pakai dress?

Yuk, perbaiki penampilan supaya makin cantik dengan memakai outer baik berupa jaket atau cardigan. Memakai outer begini work banget buat perut yang gak langsing amat tapi badan kurus. Seperti aku yang lagi hamil ini contohnya. Hihi.

Selain itu, memakai outer juga merupakan solusi yang pas ketika kita sudah naksir berat dengan dress wanita tanpa lengan. Sering dong pastinya mengalami ini?

source image: mataharimall.com

4. Hindari memakai Dress ketat, Pakailah Dress yang longgar

Terkadang kita sebagai ‘makhluk kurus’ suka sekali memakai pakaian ketat. Niatnya sih supaya terlihat berisi, padahal dress ketat itu tidak cocok buat wanita kurus loh. Apalagi jika kita salah memilih warna.

Dress wanita yang ketat akan membuat penampilan kita terlihat sangat flat dan tidak menawan. Apalagi jika dress tersebut berwarna gelap. Apalagi nih ditambah dengan kulit yang gelap juga. Nah, jadi apa coba? Hihi.

Buat kamu yang punya badan kurus dan tinggi, akan lebih baik jika memakai dress yang longgar dan memiliki design cantik. Seperti dress dibawah ini.

source image: mataharimall.com

5. Jangan terbawa trend, kamu harus punya style sendiri dalam memilih dress

Terakhir yang merupakan solusi terpenting diatas semua solusi diatas adalah kamu tetap harus menjadi dirimu sendiri dalam memilih dress. Kan gak asik banget ya kalau mode pakaian kita selalu berganti sesuai dengan trend yang ada?

Jadilah seseorang yang stylish bukan terbawa trend.

Bagaimana kita tahu bahwa itu merupakan style kita? Yaitu dengan melihat kenyamanan kita dalam memakai dress tersebut. Kalau kita sudah merasa nyaman dan percaya diri maka aura cantik akan terpancar dalam diri kita. Aura positif ini akan membuat orang lain merasa senang saat melihat kita.

Jadi, punya badan kurus tinggi dan flat?

Pede Aja!

Review Cheek & Liptint Wardah No. 01: Red, Set Glow

Review Cheek & Liptint Wardah No. 01: Red, Set Glow

Halo, mungkin semua sudah pada tau ya kalau wardah sudah mengeluarkan varian liptint. Iya, setelah kemarin ikut demam lipcream dari wardah.. sebagai pecinta produk lokal tentunya emak juga harus ikutan tau dan ikut mencoba donk liptint wardah ini.

Meski tergolong ‘masih langka’ dipasaran namun sekitar hampir 1 bulan yang lalu emak udah dapet aja berburu liptint ini. Sebenarnya, bukan berburu lebih tepatnya. Tapi ‘nebeng’ minta ikut belikan sama teman. Hahahaha.

Terus, kenapa baru di-review?

Karena emak sibuk, lelah fisik dan lelah hayati. 😂

Dan alasan terakhir adalah emak masuk golongan makhluk termoody didunia yang mana blognya gak bisa cuma bahas satu tema doang. Apalagi cuma bahas produk kecantikan doang ya. Tapi kalau lipstik sih emak hayuk aja. *lumayan bisa naikin traffic (eeeh).

Jadi, Liptint itu apa? Ada apa dengan demam liptint?

Liptint itu adalah tinta lipstik, jadi kita bisa nulis dibibir gitu.. eh iya? Salah deng.. 😂

Jadi, Liptint itu adalah salah satu produk pewarna bibir yang punya hasil warna tidak terlalu menor jika diaplikasikan pada bibir. Berbeda dengan lipcream, liptint ini cenderung sangat melembabkan.

Liptint ini sedikit berbeda dari lipstik, Liptint hanya akan memberikan sedikit warna pada bibir dan kesan pemakaiannya lebih ringan dibanding lipstik yang lebih berat. So, penggunaan Liptint tentunya akan membuat tampilan bibir lebih natural dibanding lipstik.

Lebih natural? Seperti korea begitu?

Iya.. Seperti artis-artis korea yang kita tonton dramanya itu. Pada heran kan kenapa bibir mereka pada natural look banget keliatannya. Berbeda dengan make up pengantin ala kita yang bibirnya bold gitu. Kalau bibirnya ‘horang koreyah’ kayak baby gitu ya..

Nah, sejak di korea mulai ngetrend banget penggunaan liptint ini maka produk-produk liptint dari korea pun turut menjadi demam booming di indonesia. Sayangnya, harganya tidak terjangkau ya di dompet emak-emak sepertiku. Iya, jujur aja aku itu orangnya.. 😂

Tapi biar begini aku pernah mencoba kok liptint dari korea. Iya, iseng-iseng aja nyoba ‘nyolet’ liptint punya teman aku. Hasilnya emang bagus sih. Berasa cantik natural begitu. Konon merk yang aku coba itu masih medium. Masih banyak merk yang lebih wow hasilnya dan tentunya jauh lebih mahal.

So, wardah ngeluarin liptint juga? Ini kabar bahagia banget lah buat emak ngirit sepertiku. Karena so far.. Produk-produk wardah itu selalu terjangkau didompetku. Dan nilai plusnya lagi, produknya selalu gak mengecewakan.

Apakah Liptint lokal sebagus merk luar?

Berapa brand lokal sih yang sudah mengeluarkan varian liptint?

Yang aku tau sih emina, la tulip, dan wardah.. Kasih tau ya kalau ada yang lain. Hihi

Aku sudah pernah nyoba ‘nyolet’ emina liptint punya teman aku. Sayangnya aku enggak suka warnanya. Iya, sepertinya baik jenis lipstik, lipcream maupun liptint kalau punya hint warna pink pasti enggak cocok di kulit aku. Saat aku coba si emina sih memang bagus, hasilnya natural cumaaa.. Aku gak suka varian warnanya sepertinya gak ada yang pas buat aku.

Nah, lucky me.. Ternyata varian warna liptint dari wardah salah satunya sepertinya cocok buat aku. Iya, aku optimis banget. Soalnya dia warnanya merah. Yes, pilihanku jatuh pada nomor 01 RED SET, GLOW!

Aku yakin ya, walau hanya dengan harga 45000 saja produk lokal dari wardah ini termasuk bagus. Jujur, aku enggak mengharapkan hasilnya seperti liptint korea banget. Aku mengharapkan masih ada khas tersendiri dari brand lokal.

So.. Bagaimana performa liptint wardah? Yay, or nay?

Perlu ga sih aku bahas packaging dan perintilan lainnya? Sepertinya perlu ya bagi kalian. Baiklah, karena aku ’emak muda yang baik hati, tidak sombong dan rajin menabung’ maka aku akan berbaik hati menulis hal-hal ini. Tolong disimak ya! Jangan langsung scrool up kebawah gak sabar liat hasilnya. 😂

1. Packaging

Kalau pada lipstik dan lipcream wardah memiliki khas dengan warna packaging abu-abu, maka pada liptint kali ini khas abu-abunya udah ilang. Yup, bagian kotaknya terlihat ‘girly banget’ dengan warna-warna cerah. Aku sih suka ya dengan packaging begini. Jadi berasa punya benda spesial di perintilan make up aku yang terbilang sederhana. Hihi.

Aplikatornya gimana?

Btw, gimana cara liat aplikator yang bagus atau enggak ya. Hahaha.

Iya, aku itu selalu bingung liat tulisan para beauty blogger soal aplikator lipcream atau liptint. Kok bagi mereka ngaruh banget ya. Bagi aku biasa aja asal bisa dipake. Jadi aku mesti ngomong apa.. 😂 *tukang review macam apa ini.

Beda halnya sama kuas aplikator buat eyeliner liquid, bagi aku sih itu penting banget dibahas panjang lebar sampai satu halaman poliopun aku doyan. *edisi semangat belajar pakai eyeliner..(halah malah ngalor ngidul)

2. Komposisi

Sebenarnya sih, aku gak terlalu tau ya tentang perkomposisian kosmetik begini. Mana bahan yang nay dan mana yang yay. So, kalau mau tau komposisinya aku tulisin aja ya (lebih tepatnya nyalin dikemasan dengan susah payah). Hargain lah ya.. Haha

Ingredients: Aqua, Octydodecanol, Glycerin, Phytossteryl/Isostrearyl/Cetyl/Stearyl/Behenyl Dimer Dilinoleate, Ethylcellulose, Hydroxyeghyl Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, Behenyl Alcohol, Stearyl Alcogol, Polysorbate 60, Tocopheryl Axwtate, PDG-20 Phytosterol, Phenoxyethanol, Fragrance, Cetyl Alcohol, Phytosterolz, Chlorphenesin, Squalane, Caprylis/Capric Triglyceride, Glyceryl Stearate, Hydrogenated Lecitib, Oenothea Biennis Oil, Olive (Olea Europea) Oil, Prunus Amygdalus Dulcis, Shea Butter (Butyrospermum Parkii), Simmondsia Chinensis (Jojoba) Seed Oil, Allantoin, Ethylhexylglycerin, Sorbitan Isostrearate, Stevioside.

3. Klaim

A healthy blushing cheek and lip without camera filter? Yes, please!

Yah, gitu katanya. Jadi Liptint wardah ini bukan hanya buat bibir ya, tapi juga bisa buat blush on. Multifungsi bukan?

Liptint ini mengklaim bahwa ia bisa:

-Moisturising + Nourishing

-Pigmented and Natural Finish

-Yummy Fruity Aroma

Nah, selama hampir satu bulan memakainya. Begini kesanku..

Pertama, produk ini memang moist buat bibir aku. Dan yes, buat liptint pertamaku produk ini enak dipakai dan jelas enggak bikin bibir kering dan home friendly buat goda-godain suami di rumah. *halah apaan seh

Berikut adalah tampilan aku before dan after pakai produk ini ya..

Atas: before (bare lips), tengah: dot dot, bawah: finishing

Pigmented gak?

Yah, bisa dilihat sendiri ya pinggiran item bibir aku masih kelihatan. But, problem banget gak sih? Menurutku enggak ya kalau kalian mau tampilan yang benar-benar look natural. Sampai nih aku rasa ini dipakai anak SMA masih aman kok.

Kembali kemasalah pigmented? Nay sih menurut aku. Tapi untuk standar pigmented ala remaja Yay banget.

Nah, buat kalian yang bermasalah dengan produk yang kurang pigmented dan tidak bisa menutup pinggiran bibir yang hitam. Ada baiknya jika basic warna bibirnya dikasih lipstik atau lipcream warna pucet. Baru deh ditimpa ombre lips dengan produk ini. Hasilnya? Keceh!

Di foto atas itu aku memakai lipcream wardah No. 03 untuk basic, kemudian di ombre dengan liptint RED ini. Kalian bisa mencobanya kemudian tap tap dengan tangan. Tapii, coba lihat tangan aku? Berbekas merah banget. Yes, buat ditangan aku akui liptint ini lumayan pigmented. Hihi

Satu hal lagi yang aku suka dari liptint ini adalah wanginya buahnya yang segar dan enak. Sensasi memakai liptintnya pun jadi berasa segar loh seperti baru saja memakan buah cherry.

Bagaimana dengan pemakaian liptint di pipi sebagai blush on?

Btw, ada yang masih bingung bagaimana mengaplikasikan blush on cair?

Mamakai blush on cair dalam bentuk liptint maupun lipcream tentu berbeda dengan memakai blush on dalam bentuk tabur. Hasilnya pun juga berbeda. Blush on cair biasanya memiliki tampilan yang lebih terlihat natural dibanding blush on powder.

Untuk yang baru pertama kali mencoba menggunakan liptint atau lipcream sebagai blush on tentu akan merasa canggung dan kikuk (seperti emak dulu..hihi). Tapi jangan khawatir, kalau udah bisa malah kecanduan loh.

Pertama, pakai foundation pada wajah. Aku sendiri sangat jarang menggunakan foundation ya. Karena mahal. Hihi. Aku lebih suka menggunakan DD Cream dari Wardah. Menurutku, ini sudah bagus sekali sebagai pengganti foundation.

Baca juga: Review DD Cream Wardah shade Natural

Setelah selesai menggunakan foundation, buat titik-titik kecil sekitar daerah yang ingin kita buat ‘blush’. Kalau aku, lebih suka dengan posisi blush on dibawah mata dibanding di sekitar pipi. Kemudian, ratakan dengan jari tangan dengan posisi memutar keatas.

Dan berikut adalah tampilannya yaa..

Ops, tidak seimbang ya blush on kiri dan kanan? Gakpapa mak, sengaja. Sekalian mau tanya, kalian tim kiri atau tim kanan? 😂

Gambar diatas adalah foto hanya dengan DD cream dan Liptint wardah. Menurutku, ini sudah natural look banget. Kalau menggunakan bedak tabur setelahnya akan lebih bagus lagi. Bisa dilihat before dan after penggunaan liptint untuk blush on ini ya..

Kiri: Hanya Memakai DD Cream
Kanan: Memakai DD Cream, Blush on liptint wardah dan Bedak Tabur.

Bagaimana? Kece juga kan liptint wardah dijadikan blush on? 😍

Kesimpulannya

Menurutku kelebihan dari liptint wardah adalah:

-Moist banget di bibir dan gak bikin kering

-Kemasan sangat travel friendly

-Pigmented oke untuk harian di rumah (ala emak-emak dan remaja sekolahan)

-Wangi enak dan berasa segar saat memakai.

-Harga ramah di kantong, cuma 45000.

Namun, menurutku liptint ini juga punya kekurangan yaitu:

-Kurang Pigmented untuk dipakai diluaran

-Daya tahan tidak begitu lama

So, Repurchase?

Aku sih yes.. Selama tidak ada produk lokal yang menyaingi dengan varian warna lebih keceh. Hehe.

Tertarik pengen beli produk ini juga? Saranku, untuk kulit nanggung putihnya ada baiknya memakai No. 01 ini. Ini warna aman dan hasilnya tcakep!

Kelihatan Tua Walau Usia Masih Muda? Jangan Perparah Dengan Hal Ini Ya!

Kelihatan Tua Walau Usia Masih Muda? Jangan Perparah Dengan Hal Ini Ya!

“Umur belum menginjak 30 tahun, tapi kok suamiku terlihat lebih muda ya? padahal masih lebih tua dia deh 3 tahun..”

Familiar dengan kata-kata diatas? Tentu saja ya, apalagi buat para kalangan emak-emak yang sudah punya anak satu, dua bahkan tiga. Konon, para perempuan memang lebih cepat tua dibanding laki-laki apalagi jika sudah menikah. Beberapa faktor yang menyebabkannya antara lain karena perempuan yang sudah menjadi ’emak’ memiliki beban kerja dengan tuntutan stress yang lebih tinggi. Ya, memikirkan keuangan rumah tangga, memikirkan anggaran sekolah anak, kredit rumah, biaya hidup membuatnya mengabaikan perawatan untuk dirinya sendiri.

Padahal.. Setiap wanita pasti sangat ingin menghindari penuaan dini, iya kan?

Karena penuaan dini bikin kita para kaum ’emak-emak’ menjadi gak percaya diri. Baik itu di lingkungan sosial maupun di mata suami sendiri.

Apa? Belum merasa tuaaa?

Coba deh, raba wajah kita sendiri. Sambil ‘ngaca’ dengan wajah ‘bare face’ di ruangan terang dan jujur ya… (Memang ada ruangan gak jujur? Ada kok, kalau cahayanya ‘over’ kalian bakal ngerasa masih terlalu cantik walau bare face. Bahaya tuh.. 😂)

Nah, sudah diraba dan berkaca dengan benar? Kalo kalian merasa wajah kalian udah mulai keliatan berkerut, terasa kasar, dan ada garis halus di sekitar dahi atau bibir. Itu artinya kalian udah mulai tua ya (oke, sepertinya aku belum.. 😂✌).

Hati-hati! Jangan sampai kita mengalami yang namanya penuaan dini!

Nah, seandainya kalian udah ngalamin beberapa tanda penuaan dini kaya yang udah aku sebutin di awal. Sebaiknya hindari hal-hal dibawah ini supaya wajah kita enggak mengalami penuaan dini.

1. Gonta-Ganti Produk Kecantikan

Siapa sih yang kadang merasa frustasi karena tak kunjung mendapatkan wajah yang mulus dan cerah?

Lalu kita berusaha terus untuk beli produk dan menggantinya secara terus menerus, lagi.. Lagi.. Dan lagi..

Padahal, seringnya gonta-ganti produk kecantikan itu ‘enggak baik’, catet. Kenapa? karena bikin kulit kita enggak mampu beradaptasi, dan beresiko menimbulkan iritasi.

2. Menggunakan Banyak Produk di Satu Waktu

Siapa yang tiap hari gak bisa lepas dari make up?

Makeup itu emang penting, aku sih yes (gaya mas anang.. 😂). Tapi, bukan berarti kita setiap hari harus menggunakan makeup yang berlebihan dengan banyak produk yang diaplikasikan setiap hari baii di rumah maupun di luar rumah.

Kenapa? Karena hal ini kalau dibiarkan bisa menimbulkan tanda-tanda penuaan dini di wajah. Wajah kita tidak dapat merasakan pori-pori yang bebas dikarenakan selalu tertutup make up. Hal ini dapat menyebabkan komedo dan jerawat loh dan akhirnya, tidak dapat benar-benar melakukan perawatan dengan skincare. Jadi, kalau mau makeup alangkah lebih baiknya gunakan makeup yang ringan-ringan saja. Kecuali untuk acara-acara tertentu, baru deh kita boleh menggunakan makeup yang agak berlebihan dan menyesuaikan dengan acara.

3. Sering Lupa Membersihkan Muka

Nah, Kebiasaan malas mencuci wajah itu jangan dibiasain ya. Aktivitas kita sepanjang hari pasti menyebabkan banyak banget kotoran, minyak, debu yang menempel di wajah. Dan bakal menutupi pori-pori wajah kalian. Hal inilah yang akan membuat jerawat dan keriput muncul.

Tau gak sih.. Membersihkan wajah dengan beberapa produk sekaligus pun ga bakal menunjukkan hasil yang baik. Karena hal ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Jadi, akan lebih baik jika kita memilih salah satu produk pembersih saja kalau ingin menghilangkan make up.

Kalau aku pakai apa ya? Ssst.. Aku pakai produk pembersih wajah yang lagi happening banget sekarang, yes.. itu adalah micellar water. Tau gak sih kalau Micellar water bisa membersihkan wajah dari sisa makeup dengan maksimal, dan tanpa dibilas.

Setiap habis makeup, aku pasti selalu bersihin wajah pake micellar water andalan aku. Kebetulan aku memakai produk micellar water dari ovale.

Aku pernah review produk ini sebelumnya di blog aku. Dan sampai sekarang, produk ini ter-love banget. Kalian bisa baca berbagai ingredients dari produk ini dan kesan pemakaian aku ditulisan sebelumnya ya.

Baca juga: Review Ovale Micellar Water

Ovale sendiri terdiri dari dua varian yang berbahan alami, yaitu ekstrak bunga magnolia dan ekstrak teh hijau, Ovale Micellar Water mampu membersihkan makeup dalam sekejap! Aku bisa lebih irit kapas pake ini (biasalah, mak emak kan memang harus serba ngirit kan ya.. Hihi) .

Oh iya, untuk harga jangan khawatir ya, Ovale Micellar Water ini bisa kita dapetin dengan harga 30ribuan untuk ukuran 200ml, dan 16ribuan untuk yang ukuran 100ml. ekonomis banget, kan?

4. Hindari rokok

Kalau ini sih, sudah tidak diragukan lagi bakal bikin kita cepat tua (dan cepat mati.. 😅). Kenapa? Karena ternyata kandungan zat aditif dalam rokok bisa membuat tampilan wajah kita lebih tua dari umur aslinya loh! Zat ini bisa memicu tumbuhnya radikal bebas dalam tubuh yang bisa merusak sel-sel tubuh. Selain menyumbat sel-sel kulit, menghisap rokok juga bisa membuat otot wajah jadi gak kencang seperti seharusnya. Bayangin deh kalau kita merokok setiap hari? Otot wajah kita bisa ketarik terus dan wajah bisa terlihat kendur. Menghisap rokok konon juga dapat menyebabkan bibir menghitam. Iya, lihat saja para perokok. Bibirnya rata-rata pasti hitam kan?

Maka dari itu, lebih baik menghindar deh dari rokok. Karena kalau kita sudah kecanduan, bukan cuma wajah kita yang bisa kelihatan tua, tapi kesehatan tubuh kita juga terancam.

Baca juga: Suara Ibu: “Rokok harus mahal demi kesejahteraan rumah tangga.”

5. Hindari pola makan tak sehat

Buat kalian yang masih punya pola makan enggak sehat, lebih baik stop dari sekarang ya. Orang-orang yang jarang mengonsumsi buah dan sayuran biasanya akan rentan terkena masalah kulit. Iya, tidak terkecuali seperti penuaan dini yang bisa membuat penampilan kita jadi kurang menarik.

Kita bisa mulai dengan membiasakan diri mengonsumsi buah dan sayuran secara rutin. Buah dan sayur dikenal memiliki banyak nutrisi dan vitamin yang bermanfaat untuk kesehatan kulit.

6. Kurangi asupan gula

Sudah tau belum kalau mengurangi konsumsi gula dalam bentuk apapun bisa jadi jalan untuk mengatasi kulit wajah yang terlihat tua loh! Iya, kadang kita sering ‘ngeles’ kalau konsumsi manis-manis bakal buat kita terlihat makin manis. Haha.. *gosip macam mana pula ini.. 😂

Memang, kalau kita sudah terbiasa dengan makan manis dan minum manis, pasti akan sulit untuk mempraktekannya. Iya, gula enggak bisa kita pisahin dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Bahkan katanya kan gula pengganti vetsin dalam masakan. Hayo, Siapa yang suka oseng sayur pakai tambahan gula?

Tapi tau enggak sih kalau kita mengonsumsi gula dalam jumlah banyak itu bisa menimbulkan glikasi? Glikasi adalah proses penggumpalan lemak dan protein dengan glukosa. Proses ini bisa membuat fungsi organ tubuh jadi gak maksimal karena jaringan dalam tubuh jadi kaku dan bisa memicu proses pengerutan kulit. Nah, akhirnya mau enggak mau dampaknya bisa sampai ke wajah yaitu berupa munculnya kerutan dan garis halus (kata siapa makan manis bisa bikin muka tambah manis.. 😂). Nah, kita enggak mau kan itu terjadi? Makanya, yuk mulai atur asupan gula kita agar gula enggak berlebihan dan memicu masalah bagi diri kita.

Nah, sekarang kita sudah tau kan hal apa saja yang bikin penuaan dini bakal tambah parah selain beban pikiran emak yang kadang bikin stress? So, Kalau kalian peduli dengan diri sendiri, yuk mulai sekarang dirawat baik-baik wajahnya. Jangan sampe kalian malu foto bareng temen atau suami sendiri karena keliatan paling ‘berumur’ sendiri, padahal sih ya sama yang lain kan masih satu angkatan. ✌

IBX598B146B8E64A