Menjaga Kebersihan dan Kesehatan Miss. V

Menjaga Kebersihan dan Kesehatan Miss. V

sumber gambar: bibliotika.com

Hai, hari ini aku sedang mood menulis tentang Miss. V. Apa itu Miss. V? *Haduh tolong😂.  Ini tulisan khusus buat perempuan yak, yang lelaki silahkan menyingkir. Kecuali jika anda para suami, silahkan perlihatkan ke istri untuk dibaca. 👌

Sebagai perempuan perawatan luar bukan hanya meliputi wajah dan body, tetapi juga meliputi hingga kedaerah Miss. V. Daerah Miss. V adalah organ kewanitaan yang paling penting dirawat. Mengabaikan perawatan Miss. V akan menyebabkan keputihan yang jika tak diatasi akan menyebabkan Penyakit seperti Kanker serviks yang merupakan pembunuh wanita nomor 1 didunia. 

Mencegah tentu lebih baik dari pada mengobati. Seringkali keputihan muncul dikarenakan perawatan Miss. V  yang tidak benar. Lantas, Bagaimana merawatnya?

Well, Perawatan Miss. V sebenarnya tergolong mudah dibanding merawat wajah dan lainnya. Anda tentu tidak perlu pelembab, bb cream hingga minyak rambut apalagi shampoo dan hair tonic 😂. (abaikan, penulis memang gini orangnya) 

Berikut adalah cara-cara merawat Miss. V yang benar. 

1. Bersihkan Miss. V dengan benar

Cara membersihkan Miss. V yang benar adalah dengan membersihkannya dari depan kebelakang. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kontaminasi bakteri jahat dari anus. 

Setelah bersih keringkan Miss. V dengan handuk bersih. Saranku, tidak usah menggunakan tissue karena tissue mungkin saja mengandung pemutih. 

2. Rutin menjaga kekeringan celana dalam

Seringkali kita malas untuk mengeringkan Miss. V dengan handuk karena terkesan ribet dengan mencuci handuknya dan tidak enaknya melihat pemandangan handuk spesial itu (ini kalo aku ya). 

Karena itu aku sering mengganti celana dalam jika sudah dalam kondisi tidak kering. Celana dalam yang basah akan berpotensi menimbulkan jamur. Bahan dari celana dalam juga disarankan adalah katun yang menyerap keringat. 

Sedikit curcol, ketika hamil menginjak usia 7 bulanan aku mulai sering bolak balik BAK. Terkadang, aku malas mengganti celana dalam kemudian tak lama aku keputihan. Seumur hidup baru kali itu aku keputihan seperti itu. Rupanya setelah memeriksakan diri kedokter penyebabnya adalah jamur. Aku disarankan untuk sering mengganti celana dalam dan selalu menjaganya area Miss. V tetap kering. 

So, Why not with Pentyliner? Aku sarankan lebih baik sering mengganti celana dalam dibanding Pentyliner, kecuali pentyliner anda terjamin sehat dan tak mengandung pemutih. Disamping itu pentyliner akan menyebabkan Miss. V sulit bernafas. 

3. Menghindari penggunaan sabun Miss. V

Membersihkan Miss. V cukup hanya dengan air putih (ga perlu dididihkan juga ya😂). Bersih? Oh iya bersih lah asal caranya seperti yang kubahas pada nomor 1.

Tapi malu sama suami kalo bau.. 

Banyak yang nanya gini? Oke kita kompak dulu😆. Aku juga dulu adalah salah satu korban racun iklan di TV. Aku beli pembersih Miss. V karena aku merasa akan membanggakan memiliki Miss. V harum ketika bersuami. Kemudian setelah satu minggu memakainya barulah aku merasa ada yang aneh. Seperti gejala keputihan tapi belum parah. Kemudian aku stop memakainya dan mulai membersihkan Miss. V hanya dengan air putih. Then, its work.. 

Miss.V memang memiliki bau yang khas. Kita tak bisa mengset bau Miss. V harus berbau mawar, melati, anggrek karena Miss. V bukan kebun bunga yah pemirsa😂. Jadi, buat anda yang sudah terlanjur membeli pembersih Miss. V aku sarankan berhenti menggunakannya pada Miss. V karena itu akan menghilangkan passion Miss. V. (abaikan bahasaku yang aneh😅). Percayalah, suami lebih suka Miss. V dengan bau apa adanya. Tetapi, jika Miss V berbau amis dan gatal-gatal mungkin itu salah satu gejala keputihan. Saran saya konsultasikan dengan Dokter jika mengalami ini. 

Mubajir? Belinya mahal? Ya udah, pake aja buat parfum baju,  Wkwkwk.. 😂. Aku sendiri memakai sisanya untuk pembersih toilet supaya toiletku bau kebun sirih. 😅

Bagaimana dengan sirih? Hmm.. Aku tetap percaya bahwa air putih adalah yang terbaik dalam membersihkan Miss. V. Air Sirih biasanya kugunakan hanya setelah selesai menstruasi. 

4. Ganti Pembalut sesering mungkin ketika Menstruasi

Jika anda sedang menstruasi kusarankan mengganti pembalut sesering mungkin. Hal ini berkaitan dengan menjaga area Miss. V agar tidak over lembab. Terlalu lama mengganti pembalut bisa menyebabkan gatal diarea Miss. V

5. Menggunting bulu di area Miss. V 

Gunting bulu disekitar area Miss. V minimal sebulan sekali. Jika anda membiarkannya tumbuh lebat maka akan membuat  Miss. V menjadi lembab terlebih jika Miss. V sering di bersihkan sehingga membuat bulu juga basah (kecuali jika anda rajin membawa hair dryer ketoilet😂). 

Kenapa harus gunting? Kenapa tidak dicukur?

Mencukur lebih rentan menimbulkan iritasi. Saran saya, gunting lebih baik karena tidak menimbulkan iritasi. 

6. Jangan Lupa membersihkan Miss. V selesai berhubungan Intim

Ini benar-benar penting. Usahakan bersihkan Miss. V selesai berhubungan intim karena Miss. V yang tidak dibersihkan akan menyebabkan masuknya mikroba kedalam saluran kemih ketika berhubungan. 

Apa efeknya? Well, aku menulis berdasarkan pengalaman. Aku pernah malas membersihkannya, tidak lama kemudian aku menjadi ingin BAK terus menerus. Tidak pernah begini sebelumnya, seminggu kemudian ada sedikit tetesan darah yang mungkin keluar dari Miss. V lalu perutku terasa sakit. 

Iseng, aku kemudian browsing untuk mencari tau informasinya. Sepertinya aku terkena infeksi saluran kencing. Dan obatnya? Ada yang kedokter kemudian meminum antibiotik ada juga salah satu artikel terpercaya yang menyebutkan obat alaminya hanyalah sering-sering minum air putih dan jangan pernah menahan BAK. Aku menuruti saran dari artikel tersebut dan 3 hari kemudian Miss. V sehat kembali. Aku tak pernah terkena penyakit ini lagi. 

Aku tentu mendapat pelajaran berharga. Jangan pernah  tidak membersihkannya selesai berhubungan. 
Bagaimana jika sudah terlanjur mengalami Keputihan? 

Saat saya mengalami keputihan, saya langsung berkonsultasi dengan kakak saya yang kebetulan adalah Dokter. Dari sanalah saya mendapatkan ilmu ini dan mau berbagi. 

Berikut adalah tips-tips untuk menghilangkan keputihan

1. Jangan Panik, apalagi mencoba-coba produk yang belum terjamin baik

Kebanyakan perempuan memiliki sifat langsung panik dan khawatir berlebihan. Kemudian mencari jalan instan berharap keputihan akan hilang dalam kurun waktu yang singkat. 

Pada akhirnya perempuan pun mencoba pembersih yang konon bisa menghilangkan keputihan hingga sampai mencoba mengobatinya dengan produk yang sedang booming akhir-akhir ini seperti C*y*tal X. 

Mungkin, ada beberapa pembaca disini yang protes dengan keberhasilan produk tersebut. Tapi, maaf saja aku tidak percaya dengan produk diatas. Jadi tidak usah baper ya jika ada konsumen, distributor maupun produsen produk tersebut yang membaca tulisan ini. 

2. Segera periksakan diri ke Dokter

Ada beberapa perempuan disini yang anti dokter? 

Pasti banyak ya perempuan yang anti dokter dan lebih mempercayakan kesehatannya pada konsultan-konsultan produk yang tidak jelas. Izinkan aku untuk sedikit membuka pemahaman kalian. 

Kemana kita lari jika kita tidak tau? 

Kepada orang yang lebih ahli dan jelas lebih tinggi pendidikannya tentang sesuatu yang tidak kita ketahui. 

Kita belajar ilmu, perlu guru. Kita ingin memperdalam agama, perlu guru agama dengan sanad yang jelas. Kita ingin sehat? Perlu dokter dong. 

Kenapa dokter? Kenapa tidak membaca artikel penjual tentang C*ist*l X lantas aplikasikan. Jawabannya karena Dokter lebih tau. 

Tapi malu buka-buka gitu sama dokter

Kalahkan malu dengan keinginan ingin sehat yang besar. Aku sudah beberapa kali mengabaikan rasa maluku yang juga kebangetan ini sebenarnya. Dimulai dari malu bertanya dengan guru, kemudian menyebabkan sok tau tentang ilmu agama padahal belum banyak belajar sampai malu meminta maaf dengan teman. Ya, rasa malu mengajari segalanya. (nyurcol lagi.. Ujung-ujungnya) 

Penyebab keputihan bukan hanya disebabkan jamur. Pada kasusku kebetulan ini disebabkan oleh jamur, kasus lainnya sebenarnya banyak juga yang tidak disebabkan jamur. Siapa yang tau jika tidak diperiksa? Maka, konsultasikan penyakit anda kepada Dokter. 

Yang jelas jangan konsultasikan dengan saya ya. Saya bukan dokter. Saya hanya memberikan informasi berdasarkan pengalaman dan mengutip pesan-pesan dari Kakakku yang kebetulan adalah Dokter. 

Sayangi dan Jagalah dirimu hei perempuan.. 😊

Komentar disini yuk
5 Shares

Komentari dong sista

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IBX598B146B8E64A