The Glory Versi Ibu-Ibu

The Glory Versi Ibu-Ibu

Ada luka yang membekas, tak bisa sembuh namun merencanakan kesembuhannya.

Ada sakit yang menghantui malam demi malam, tak kunjung bisa terhindar. Namun tak sadar aku kutuki rasa sakit itu perlahan.

Disisi lain drama Korea the Glory.. Ada ibu yang berjuang untuk kemenangan. Dari hal-hal yang pernah menyakitinya.

Mulut-mulut nyinyir itu.

Wajah-wajah meremehkan.

Tawa lepas mentertawakan.

Ini bukanlah kisah tentang pembalasan rasa sakit. Ini adalah kisah bagaimana hati seorang

read more read more

Ngobrolin Tentang YOLO Parenting

Ngobrolin Tentang YOLO Parenting

“Kalau Parenting style versi aku, itu aku namain YOLO Mother”

“YOLO Parenting? Apaan Tuh?”

“Yah.. You Only Live Once. Dalam artian, kalau pekerjaan itu bikin kamu pusing as a mother, gak usah dikerjain. Gak usah maksain apa yang kata orang-orang harus lakukan. Kalau gak suka ya udah.. Tinggalin aja”

-Nikita Willy

Nyinyirin Hidup Nikita Willy as a YOLO Mother dan Lomba

read more read more

Tentang Hubungan Mana yang Perlu diperbaiki

Tentang Hubungan Mana yang Perlu diperbaiki

Ada konten yang selalu terngiang-ngiang dipikiranku sejak bulan ramadhan kemarin. Kalian tau konten tentang apa?

FYI, Aku suka sekali memfollow akun instagram dari para psikolog. Sejauh ini, ada 3 psilokog dan psikiater yang senang aku ikuti. Antara lain adalah wantja, jiemi adrian dan verauli. Ketiganya punya value unik masing-masing. Wantja menjelaskan struktur fenomena psikologis dengan ilustrasi uniknya,

read more read more

5 Privileges Besar Dalam Hidup Aku

5 Privileges Besar Dalam Hidup Aku

Pernah gak kalian merasa iri dengan privilege yang dimiliki oleh orang lain?

Yang mana, hak istimewa tersebut sudah melekat padanya sejak ia dilahirkan. 

Tapi kemudian aku sering berpikir bahwa sebenarnya, setiap individu manusia itu lahir ke dunia dengan privilege besarnya masing-masing. Hanya saja, kadang kita tak menyadari hal itu.

Mengawali rasa syukur, ini adalah tulisan pertamaku di bulan ramadhan

read more read more

Dongeng Penggembala Domba

Dongeng Penggembala Domba

Dahulu kala..di sebuah desa.. Tinggallah seorang anak laki-laki dan orang tuanya. Orang tuanya bekerja sebagai petani. Namun setiap hari mereka juga memelihara Domba. Domba-domba itu adalah milik keluarga mereka. 

Suatu hari sang anak laki-laki ditinggal oleh orang tuanya ke kota. Sang anak dititipkan beberapa domba. Mereka menyuruh sang anak agar menjaga dan memberi makan domba-domba tersebut. 

Sang anak

read more read more

IBX598B146B8E64A